Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Melitus -Penyebab penyakit diabetes melitus yang utama adalah gaya hidup dan pola makan yang salah. Yaitu gaya hidup dengan pola makan yang banyak namun tidak seimbang, sedikit aktifitas, jarang berolahraga dan lain-lain. Dengan terganggunya sistem produksi hormon insulin pada organ pangkreas, seluruh makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terjadi penumpukan gula atau glukosa dalam darah.

Penyakit diabetes melitus atau lebih dikenal dengan istilah penyakit kencing manis mempunyai beberapa faktor pemicu penyakit tersebut, antara lain:

  1. Penyakit dan infeksi pada pankreas

Infeksi mikroorganisme dan virus pada pankreas juga dapat menyebabkan radang pankreas yang otomatis akan menyebabkan fungsi pankreas turun sehingga tidak ada sekresi hormon-hormon untuk proses metabolisme tubuh termasuk insulin. Penyakit seperti kolesterol tinggi dan dislipidemia dapat meningkatkan resiko terkema penyakit diabetes melitus.

  1. Pola hidup

Pola hidup juga sangat mempengaruhi faktor penyebab penyakit diabetes melitus. Jika orang malas berolah raga memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena penyakit diabetes melitus karena olah raga berfungsi untuk membakar kalori yang berlebihan di dalam tubuh. Kalori yang tertimbun di dalam tubuh merupakan faktor utama penyebab diabetes mellitus selain disfungsi pankreas.

  1. Pola makan

Makan secara berlebihan dan melebihi jumlah kadar kalori yang dibutuhkan oleh tubuh dapat memacu timbulnya diabetes mellitus. konsumsi makan yang berlebihan dan tidak diimbangi dengan sekresi insulin dalam jumlah yang memadai dapat menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan pastinya akan menyebabkan penyakit diabetes melitus.

  1. Obesitas (kegemukan)
Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Orang gemuk dengan berat badan lebih dari 90 kg cenderung memiliki peluang lebih besar untuk terkena penyakit diabetes militus. Sembilan dari sepuluh orang gemuk berpotensi untuk terserang diabetes mellitus.

  1. Faktor genetis

Penyakit diabetes melitus dapat diwariskan dari orang tua kepada anak. Gen penyebab penyakit diabetes melitus akan dibawa oleh anak jika orang tuanya menderita diabetes mellitus. Pewarisan gen ini dapat sampai ke cucunya bahkan cicit walaupun resikonya sangat kecil.

Ada beberapa terapi pola hidup yang bisa dilakukan untuk pencegahan penyakit diabetes melitus. Berikut beberapa pola terapi bagi penderita diabetes :

1. Tidak makan pada malam hari

Pada malam hari, penderita penyakit diabetes melitus dianjurkan berpuasa. Karena, makan malam cuma menghasilkan energi yang tidak digunakan untuk beraktifitas.

2. Tidak makan makanan yang mengandung glukosa

Penderita penyakit gula darah diperbolehkan makan buah, roti, nasi putih dan makanan lain. Namun harus dikurangi kadar jumlahnya. Saat ini dipasaran telah tersedia berbagai makanan alternatif. Pasar yang kreatif menyediakan berbagai makanan alternatif untuk penderita penyakit gula darah. Mulai dari gula, minyak, roti, susu, sirup dan sebagainya.

3. Memperbanyak aktifitas dan olahraga

Olahraga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Banyak penyakit akan muncul jika seseorang malas berolahraga. Olah raga menjaga kebugaran, dan kecantikan. Orang gemuk lebih rawan terserang penyakit. Kegemukan dapat diatasi salah satunya dengan rajin berolahraga. Bagi penderita kencing manis, olah raga dapat membantu pembakaran dalam tubuh, yang akan mengurangi penumpukan glukosa dalam tubuh.

4. Turunkan berat badan

Banyak penderita penyakit gula darah mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Dalam hal ini, pencegahan diabetes bisa bergantung pada penurunan berat badan. Setiap kg turunnya berat badan dapat meningkatkan kesehatan kita. Sebuah penelitian melaporkan bahwa. orang dewasa yang kegemukan mengurangi risiko diabetes sebesar 16 persen untuk setiap kilogram berat badan yang hilang. Juga, mereka dapat mengurangi risiko diabetes hampir 60 persen dalam tiga tahun jika menurunkan berat badan 5 sampai 10 persen berat badan awal serta berolahraga teratur.

5. Mencegah diabetes dengan pola makan

Pada dasarnya, menurut para ahli, penderita penyakit diabetes melitus tetap boleh makan makanan apa pun, namun dengan aturan tertentu. Mencegah diabetes dengan pola makan mengenal aturan 3 J yang perlu diperhatikan yaitu : jadwal, jumlah dan, jenis.

Jadwal. Masalah utama penderita penyakit diabetes melitus adalah akumulasi glukosa dalam darah akibat jadwal makan yang kurang tepat. Karenanya, penderita diabetes dianjurkan mengatur jadwal makan. Yaitu, dibagi menjadi 6 waktu makan. Tiga untuk makan besar (pagi, siang dan malam hari) dan tiga waktu makan ringan diantara waktu tersebut.

Jumlah. Jagalah jumlah makanan atau porsi yang di makan. Makan cukup dengan porsi kecil tapi rutin. Prinsipnya adalah total kebutuhan kalori untuk satu waktu makan cukup hingga masuk jadwal makan berikutnya. Contoh satu porsi kecil sarapan mencukupi kalori hingga jadwal makan ringan berikutnya misalnya jam 10 pagi.

Jenis. Berhati-hatilah dalam memilih menu makanan. Beberapa jenis makanan bisa menaikan kadar gula darah dengan mudah. Misalnya makanan sumber karbohidrat seperti nasi, mie, roti dan produk olahan gandum lainnya. Makanlah hanya dalam porsi kecil saja atau bila perlu dihindari. Jenis makanan yang disarankan adalah makanan yang kaya serat seperti sayuran dan buah.

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*