Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus – Penderita diabetes melitus haruslah selalu mengontrol kadar gula darah/glukosa secara teratur, menjaga pola makan, mengatur berat badan dan melakukan cek up secara rutin. Pola hidup seperti itu sangat perlu untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes melitus. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol pada pasien penyakit diabetes melitus akan menyebabkan berbagai komplikasi diabetes melitus, baik yang bersifat akut maupun yang kronik. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi para pasien untuk memantau kadar glukosa darahnya secara rutin.

Penderita penyakit diabetes harus menjaga kestabilan kadar gula darah agar komplikasi diabetes melitus tidak terjadi. Komplikasi diabetes melitus sangat mungkin menyerang organ-organ tubuh di bawah ini.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Kulit

Komplikasi diabetes melitus biasanya menyerang kulit. Infeksi yang disebabkan oleh jamur dan bakteri adalah hal utama pada komplikasi diabetes yang menyerang kulit. Rasa gatal juga sering timbul akibat adanya penyakit gula dan hal-hal ini diakibatkan oleh adanya sirkulasi darah yang buruk. Komplikasi penyakit diabetes yang menyerang kulit atau yang biasa disebut diabetes dermopathy ditandai dengan adanya bercak merah kecoklatan pada kulit. Komplikasi penyakit diabetes ini biasanya terjadi pada mereka yang telah mengidap diabetes selama 10 hingga 20 tahun.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Tulang

Tahukah Anda bahwa kepadatan tulang dapat dipengaruhi oleh adanya penyakit gula tipe 1? Tidak hanya kepadatan tulang, resiko terjadinya fraktur atau patah tulang juga sangat tinggi bagi penderita penyakit diabetes. Sedangkan penyakit diabetes tipe 2 sepertinya terhindar dari adanya osteoporosis. Untuk mencegah terjadinya pengurangan kepadatan tulang, penderita penyakit diabetes tipe 1 dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin D atau diet yang tinggi kalsium.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Mata

Kadar gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan kerusakan pada organ mata. Kadar gula darah yang kerap kali berubah-ubah dapat menyebabkan masalah keseimbangan cairan pada lensa mata. Lensa mata bisa saja menyerap terlalu banyak cairan yang dapat membuat mata membesar dan membuat penglihatan menjadi kabur. Saraf mata dan pembuluh darah yang mengirimkan darah ke retina juga dapat rusak akibat adanya diabetes. Selain glaukoma dan katarak, diabetes juga dapat menyebabkan kebutaan.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Ginjal

Ketika insulin tidak diproduksi maka glukosa tidak akan diubah menjadi glikogen sebagai energi, hasilnya adalah glukosa akan terus beredar di pembuluh darah. Sebagai alat filter dalam tubuh, ginjal berfungsi untuk menyaring terlalu banyak darah. Gula dalam darah yang terlalu banyak tentu saja memperkeras kerja ginjal. Kerja keras ginjal yang terus menerus dapat membuat ginjal berhenti untuk bekerja suatu saat nanti.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Tekanan darah

Diabetes dapat mengakibatkan masalah pada jantung yang disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi. Resiko terhadap stroke menjadi dua kali lipat dalam lima tahun sejak seseorang divonis mengidap diabetes mellitus tipe 2. Diabetes menyebabkan terjadinya sirkulasi darah yang buruk sehingga mempengaruhi tekanan darah dan gangguan pada jantung.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Kaki

Pasti Anda sering mendengar bahwa seorang penderita diabetes harus diamputasi kakinya. Infeksi pada kaki sering kali membuat para penderita diabetes terpaksa merelakan kakinya. Infeksi pada kaki ini disebabkan oleh adanya sirkulasi darah yang buruk. Aliran darah ke kaki sering kali terganggu yang akhirnya menimbulkan penyakit pembuluh darah perifer pada kaki. Pembuluh darah ini menyempit karena adanya timbunan lemak. Namun, penderita diabetes tidak dapat merasakan sakit atau panas akibat penyempitan ini. Yang terjadi adalah infeksi telah berkembang tanpa disadari oleh penderita.

Sebaiknya Anda mengunjungi dokter sebanyak dua sampai empat kali setahun. Jika Anda menggunakan insulin atau butuh bantuan menyeimbangkan kadar gula darah Anda, mungkin Anda harus mengunjungi lebih sering. Kemudian lakukan juga pemeriksaan fisik dan mata tahunan. Anda sebaiknya periksa mata, saraf, dan kerusakan ginjal, dan komplikasi lain untuk menghilangkan kemungkinan komplikasi diabetes melitus. Perlu juga ke dokter gigi dua kali setahun serta pastikan untuk memberitahu semua penyedia layanan kesehatan Anda bahwa Anda memiliki penyakit diabetes.

Komplikasi Diabetes Melitus

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*