Komplikasi Diabetes Gestasional

Komplikasi Diabetes Gestasional

Komplikasi Diabetes Gestasional

Komplikasi Diabetes Gestasional pada ibu dan janin nampaknya membawa dampak buruk bagi janin dan ibu hamil. Berbagai resiko serius untuk setiap bayi yang lahir dari rahim ibu penderita diabetes gestasional ketika mereka tidak mengetahui keadaan dirinya.

Sebagian besar masalah yang terjadi pada janin akibat kadar glukosa darah tinggi pada ibu selama masa kehamilan. Hal ini berlaku untuk wanita yang memiliki riwayat medis diabetes melitus atau diabetes gestasional ini karena risiko Komplikasi Diabetes Gestasional terkait penyakit ini mencakup cacat lahir bawaan hingga kematian dari janin.

 

  1. Kematian dini janin

Salah satu dampak yang paling serius yang berhubungan dengan Komplikasi Diabetes Gestasional adalah diabetes ketoasidosis. Ketoasidosis pada ibu diabetes gestasional merupakan peningkatan keasaman darah yang disebabkan oleh kadar glukosa darah yang tinggi. Dampaknya, tingkat kematian dini janin meningkat sebesar 50% dari Komplikasi Diabetes Gestasional ini karena fungsi sistem enzim janin tidak dapat hidup di lingkungan asam yang tinggi.

 

  1. Cacat Bawaan

Komplikasi Diabetes Gestasional selain kematian dini janin adalah risiko cacat lahir bawaan. Risiko ini terjadi pada 5-10% dari seluruh kehamilan dimana diabetes gestasional adalah faktor utama. Penelitian medis telah menunjukkan bahwa peningkatan risiko cacat lahir bawaan disebabkan oleh banyak faktor seperti kadar gula darah tinggi selama awal kehamilan. Minimnya pengetahuan tentang kontrol kehamilan dapat memengaruhi proses pembelahan sel saat pembuahan. Pada tahap pembuahan, semua organ janin terbentuk hanya dalam hitungan menit. Jika ibu mengalami ketoasidosis gestasional maka ini akan memengaruhi pembentukan organ janin sehingga mengakibatkan cacat bawaan lahir seperti Spina Bifida(cacat tulang belakang), munculnya lubang dijantung, hingga bibir sumbing.

 

  1. Bayi lahir besar (makrosomia)

Komplikasi Diabetes Gestasional berikutnya menyebabkan makrosomia atau bayi lahir besar yang merupakan pertumbuhan abnormal akibat penyimpanan lemak berlebihan pada janin. Makrosomia disebabkan jumlah besar glukosa dari ibu diabetes gestasional melintasi plasenta menyebabkan pankreas janin memproduksi insulin dalam volume besar. Pasokan lebih dari insulin menyebabkan hiperinsulinisme dan hiperglikemia yang merupakan faktor utama pada bayi makrosomia. Bayi yang menderita kondisi ini tidak dapat dilahirkan dengan normal karena ukurannya yang besar sehingga operasi cesar harus dilakukan. Kadang bayi dengan terpaksa dilahirkan lebih awal (kelahiran prematur).

 

  1. Bayi lahir kecil (pembatasan pertumbuhan intrauterin)

Kebalikan dari makrosomia, bayi lahir kecil dapat terjadi pada janin dari ibu dengan Komplikasi Diabetes Gestasional. Pembatasan pertumbuan intrauterin adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh perubahan dalam sistem pembuluh darah ibu dan menyebabkan bayi lahir kecil. Ada perubahan vaskular pada aliran darah ke janin yang membatasi jumlah nutrisi untuk makanan janin.

 

  1. Sindrom gangguan pernapasan

Komplikasi Diabetes Gestasional akibat Komplikasi Diabetes Gestasionalkadar insulin janin tinggi (hiperinsulinemia) juga berkontribusi terhadap sindrom gangguan pernapasan dimana enzim yang dibutuhkan untuk produksi surfaktan mengalami hambatan. Surfaktan adalah lapisan yang melapisi paru-paru dan memungkinkan bayi untuk bernapas ketika mereka lahir.

 

  1. Polycythemia

Resiko untuk bayi yang lahir akibat Komplikasi Diabetes Gestasional adalah polycythemia dimana banyak sel darah merah diproduksi. Kondisi ini mengakibatkan ketidakmampuan darah ibu untuk melepas oksigen sehingga berefek pada kemampuan hati janin untuk memetabolisme bilirubin yang sedang disintesis akibat sel darah merah yang diproduksi secara berlebihan.

 

  1. Distosia bahu

Komplikasi Diabetes Gestasional yang juga terjadi yaitu distosia bahu. Kondisi ini terjadi dimana bahu bayi terjebak dalam panggul setelah kepala saat kelahiran. Janin juga terikat tali pusar sehingga bidan dan perawat harus menggunakan intervensi tambahan untuk melahirkan bayi dengan cepat dan aman.

 

  1. Hipoglikemia neonatal

Ini adalah suatu kondisi dimana kadar gula darah bayi terlalu rendah setelah lahir. Jika tidak diobati, Komplikasi Diabetes Gestasional ini dapat menyebabkan kerusakan otak bayi dan menyebabkan keterlambatan perkembangan tubuh dan keterlambatan berpikir anak.

 

  1. Hiperbilirubinemia dan hipokalsemia

Hipokalsemia adalah suatu kondisi bayi yang terlalu sedikit kalsium dalam darah yang disebabkan gangguan fungsi hormon paratinoid. Hiperbilirubinemia adalah bayi warna kuning yang terdeteksi secara klinis pada bayi baru lahir ketika tingkat serum bilirubin lebih besar dari 85 umol/L, biasanya menimpa pada bayi prematur. Keduanya merupakan salah satu Komplikasi Diabetes Gestasional yang beresiko pada janin.

 

 

Komplikasi Diabetes Gestasional

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*