Gejala Diabetes Melitus Pada Wanita

Gejala Diabetes Melitus Pada Wanita

 

Gejala Diabetes MelitusGejala diabetes melitus pada wanita memang tidak jauh berbeda dengan gejala diabetes yang dialami para pria. Apalagi penyakit kencing manis ini memang tidak melihat jenis kelamin ataupun usia. Baik pria maupun wanita berapapun usianya memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mengalami penyakit ini. Namun ada jenis diabetes yang hanya dialami saat perempuan sedang mengandung. Ada yang setelah mengandung, diabetes yang dialami juga berakhir namun ada pula yang masih berlanjut. Hal ini bisa dikarenakan bagaimana pola gaya hidup yang dilakukan.

Gejala Diabetes Melitus Pada WanitaBerikut gejala diabetes melitus pada wanita :

  1. Berat badan naik atau turun

Diabetes sangat mempengaruhi perubahan berat badan seseorang secara drastis, baik kenaikan maupun penurunan. Perubahan berat badan yang fluktuatif merupakan gejala diabetes melitus pada wanita. Meski demikian, berat badan yang naik dan turun juga bisa disebabkan oleh penyakit lain atau infeksi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Namun harus diingat, beberapa wanita mungkin mengalami penurunan berat badan karena hilangnya nafsu makan, sementara yang lain akan mengalami kenaikan berat badan karena diet yang ekstrim.

  1. Rasa haus yang ekstrim

Gejala diabetes melitus lainnya pada wanita adalah munculnya rasa haus yang yang ekstrim. Rasa haus tersebut tidak pernah terpuaskan meski sudah minum berkali-kali. Inilah yang terjadi ketika seorang wanita yang mengalami diabetes. Wanita yang diduga terkena diabetes harus meminum banyak air untuk memuaskan dahaganya. Bahkan, ia tidak merasa lapar dan yang ia inginkan hanyalah air dan air. Meminum air sebenarnya tidaklah buruk namun jika anda merasa haus terus menerus, patut dicurigai bahwa itu gejala umum diabetes.

  1. Kelelahan

Merasa sering kelelahan adalah gejala diabetes melitus yang sangat umum terjadi pada wanita. Rasa letih tersebut tak kunjung sembuh dan membuat anda merasa lemah dan tak berenergi sepanjang hari. Inilah tanda yang sering muncul ketika wanita terkena diabetes. Meskipun kelelahan bisa disebabkan berbagai alasan, ada baiknya jika anda segera berkonsultasi ke dokter untuk kepastian diagnosanya. Selain dapat membuat anda tidak mampu melakukan pekerjaan fisik untuk jangka waktu yang panjang, kelelahan juga dapat menyebabkan stres dan ketegangan.

  1. Sering buang air kecil

Kegiatan buang air kecil memang sangat diperlukan untuk membuang racun yang tidak diinginkan dari tubuh. Tubuh melakukan proses detoksifikasi melalui aktivitas buang air kecil. Tapi apa jadinya jika anda harus buang air kecil hampir setiap jam atau lebih? Ini patut diwaspadai karena bisa menjadi gejala diabetes melitus yang tidak boleh diabaikan.

Sering buang air kecil terjadi ketika ada ketidakseimbangan kadar gula darah dalam tubuh. Sering buang air kecil tidak baik karena menyebabkan situasi tidak nyaman dan kehilangan energi. Oleh karena itu, jika anda menghadapi masalah ini, anda harus segera menemui dokter.

  1. Penyembuhan luka

Gejala diabetes melitus yaitu penyembuhan bagi wanita yang ditengarai menderita diabetes, penyembuhan luka dapat berlangsung lama dari biasanya. Jika luka tidak sembuh dalam waktu yang lama, itu bisa menjadi tanda dini diabetes yang tidak boleh diabaikan.

  1. Depresi

Gejala diabetes melitus pada wanita yaitu depresi .Depresi atau stres juga bisa memicu munculnya penyakit diabetes. Tingkat depresi yang tinggi akan mempengaruhi kadar gula darah dan metabolisme insulin. Jika Anda sering mengalami depresi atau stres, maka risiko terkena diabetes juga akan semakin besar.

 

Gejala Diabetes Melitus Pada Wanita

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*