Gejala Diabetes Insipidus

Gejala Diabetes Insipidus

Gejala Diabetes Insipidus– Diabetes Insipidus adalah suatu kelainan dimana terdapat kekurangan hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus yang berlebihan (polidipsi) dan pengeluaran sejumlah besar air kemih yang sangat encer (poliuri).

Diabetes insipidus terjadi akibat penurunan pembentukan hormon antidiuretik (vasopresin), yaitu hormon yang secara alami mencegah pembentukan air kemih yang terlalu banyak.

Hormon ini unik, karena dibuat di hipotalamus lalu disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior.

Diabetes insipidus juga bisa terjadi jika kadar hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak memberikan respon yang normal terhadap hormon ini (keadaan ini disebut diabetes insipidus nefrogenik).

Gejala Diabetes Insipidus– Penyakit diabetes insipidus ini merupakan kelainan penyakit yang disebabkan oleh kurangnya hormon antidiuretik pada penderita. Kekurangan hormon ini mengakibatkan penderita sering mengalami rasa haus yang berlebihan atau yang sering juga disebut polidipsi.

Selain itu penderita juga akan mengalami kencing dengan air seni yang sangat encer atau poliuri. Hormon antidiuretik atau vasopresin ini merupakan jenis hormon yang mampu mencegah produksi utin berlebihan secara alamiah. Gejala Diabetes Insipidus– Hormon jenis ini dihasilkan tubuh dalam hipotalamus kemudian disimpan dan dilepaskan ke seluruh aliran darah dalam tubuh oleh hipofisa posterior. Dalam suatu kondisi tertentu, kadar hormon antidiuretik ini dalam kondisi yang normal, tetapi ginjal tidak melakukan respon secara baik. Hal ini yang menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya diabetes insipidus.

Gejala Diabetes Insipidus

Gejala Diabetes Insipidus

Gejala Diabetes Insipidus- Anda mungkin sering buang air kecil, bahkan di malam hari, yang dapat mengganggu tidur atau, pada kesempatan, menyebabkan mengompol. Karena ekskresi volume urin abnormal besar encer, Anda dapat dengan cepat mengalami dehidrasi jika Anda tidak minum cukup air. Gejala Diabetes Insipidus- Anak-anak dengan diabetes insipidus mungkin mudah marah atau lesu dan mungkin memiliki demam , muntah , atau diare . Dalam bentuk klinis signifikan, diabetes insipidus adalah penyakit langka.

 

Buang air kecil yang berlebihan dan haus yang ekstrim (terutama untuk air dingin dan kadang-kadang air es atau es) adalah khas untuk DI. Gejala diabetes insipidus cukup mirip dengan yang tidak diobati diabetes mellitus , dengan perbedaan bahwa urin tidak mengandung glukosa dan tidak ada hiperglikemia (peningkatan glukosa darah ).

Gejala Diabetes Insipidus- Penglihatan kabur adalah langka. Tanda-tanda dehidrasi juga dapat muncul pada beberapa individu karena tubuh tidak dapat menghemat banyak (jika ada) air yang dibutuhkan masuk

Gejala Diabetes Insipidus- Para kencing ekstrim berlanjut sepanjang hari dan malam. Pada anak-anak, DI dapat mengganggu nafsu makan, makan, berat badan, dan pertumbuhan juga.

Mereka mungkin hadir dengan demam, muntah, atau diare. Dewasa dengan Gejala Diabetes Insipidus tidak diobati dapat tetap sehat selama beberapa dekade asalkan cukup air dikonsumsi untuk mengimbangi kerugian kemih. Namun, ada risiko terus menerus dehidrasi dan kehilangan kalium.

Penyebab Diabetes insipidus

  • Hormonal
  • Operasi
  • Infertilitas
  • Kanker
  • Trauma Fisik

 

Gejala dan Tanda Diabetes insipidus

  • Demam (Ditemukan dalam Beberapa Kasus)
  • Kelemahan – Otot
  • Sembelit
  • Kekeringan – Kulit
  • Wajah Pucat – Air seni
  • Sering Buang Air Kecil
  • Peningkatan Rasa Haus (Berlebihan)
  • Muntah (Ditemukan dalam Beberapa Kasus)
  • Diare (Ditemukan dalam Beberapa Kasus)
  • Dehidrasi

Pencegahan Gejala Diabetes Insipidus

a.    Lakukan lebih banyak aktivitas fisik

b.    Dapatkan banyak serat dalam makanan

c.    Makanlah kacang-kacangan dan biji-bijian

d.    Turunkan berat badan

e.    Perbanyak minum produk susu rendah lemak

f.     Kurangi lemak hewani

g.    Kurangi konsumsi gula

h.     Berhenti merokok

i.      Hindari lemak trans

j.      Dapatkan dukungan

Gejala Diabetes insipidus diobati dengan mengatasi penyebabnya.Vasopresin atau desmopresin asetat (dimodifikasi dari hormon antidiuretik) bisa diberikan sebagai obat semprot hidung beberapa kali sehari untuk mempertahankan pengeluaran air kemih yang normal. Terlalu banyak mengkonsumsi obat ini bisa menyebabkan penimbunan cairan, pembengkakan dan gangguan lainnya.

Suntikan hormon antidiuretik diberikan kepada penderita yang akan menjalani pembedahan atau penderita yang tidak sadarkan diri.

Kadang diabetes insipidus bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti klorpropamid, karbamazepin, klofibrat dan berbagai diuretik (tiazid). Tetapi obat-obat ini tidak mungkin meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat.

 

Gejala Diabetes Insipidus

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*