Gejala Diabetes Basah

Gejala Diabetes Basah

Gejala Diabetes Basah

Diabetes basah adalah istilah yang dikenakan pada diabetes golongan 2 yang berada di fase lanjut. Diabetes ini biasanya terjadi pada orang-orang lanjut usia. Penyebabnya adalah kadar gula darah yang sangat tinggi dan biasanya jauh berada di atas kadar gula darah penderita diabetes kering.

 

Gejala Diabetes Basah

Gejala Diabetes Basah sebenarnya hampir mirip dengan gejala dan tanda diabetes kering. Hal yang membedakan memang fase dan juga keadaan fisik. Untuk lebih jelasnya, akan diuraikan semua Gejala Diabetes Basah.

Gejala Diabetes Basah dan kering yang mempunyai kesamaan diantaranya adalah :

  • adanya peningkatan rasa lapar;
  • peningkatan rasa haus dan seringnya buang air kecil;
  • mulut kering akibat dehidrasi;
  • napas berbau buah; penglihatan yang kabur;
  • pegal otot akibat dehidrasi;
  • sensitif;
  • sakit kepala akibat gula darah, penglihatan yang kabur, dan tekanan darah tinggi;
  • gatal-gatal;
  • penurunan berat badan yang drastis akibat dehidrasi dan pembakaran lemak terus menerus.

 

Gejala Diabetes Basah yang hanya terjadi pada diabetes basah :

  • Gejala Diabetes Basah adanya infeksi pada jaringan kulit, jaringan saraf, dan jaringan otot.
  • Gejala Diabetes Basah adanya infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Clostridium perfringens atau Bacillus fusiformis.
  • Gejala Diabetes Basah terdapatnya infeksi yang biasanya hanya terjadi pada daerah yang lembab, seperti mulut, usus, paru-paru, serviks, dan juga vulva.
  • Gejala Diabetes Basah dan adanya infeksi yang banyak terjadi di daerah kaki.

 

Gejala Diabetes Basah yang paling mudah terdeteksi adalah adanya infeksi yang sebenarnya berawal dari luka. Karena kadar gula darah yang tinggi, luka menjadi susah sembuh. Keadaan ini membuat bakteri hinggap dan akhirnya tumbuh berkembang sehingga infeksi bertambah parah. Jika dibiarkan, keadaan ini bisa berujung pada kebusukan sehingga bagian tersebut harus diamputasi (dipotong). Waspadai apabila mengalami gejala dan tanda-tanda diabetes, segera lakukan pemeriksaan sebelum mengalami diabetes yang lebih parah.

 

Penyebab Diabetes Basah

Gangguan diabetes basah dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti :

  • Sering mengkonsumsi makanan maupun minuman yang terlalu manis
  • Kurang istirahat
  • Kurang berolahraga
  • Obesitas
  • Tekanan darah tinggi
  • Stress
  • Kebiasaan merokok dan konsumsi bahaya alkohol
  • Penggunaan pil kontasepsi dalam jangka waktu yang panjang

 

Pencegahan Diabetes Basah

  1. Mengontrol kadar gula dalam darah

Untuk memastikan bahwa kita tidak terjangkit penyakit diabetes basah, sebaiknya segera melakukan pengontrolan kadar gula sejak dini secara rutin. Jika diketahui kadar gula kita melebihi angka normal yaitu diatas 150 mg/ dl, sebaiknya kita segera berkonsultasi dengan dokter bagaimana upaya yang harus kita lakukan untuk menurunkan kadar gula tersebut.

  1. Melakukan kegiatan fisik dengan berolahraga secara teratur

Kurang gerak dapat memicu peningkatan resiko penyakit gula basah, yaitu dapat meningkatkan penyebab darah tinggi dan obesitas yang nantinya dapat mengganggu sistem metabolik dalam tubuh yang pada akhirnya dapat berakibat pada terjangkitnya diabetes. Centers for disease contro and prevention menyarankan untuk melakukan latihan aerobik selama +/- 2.5 jam setiap minggunya bagi orang-orang dewasa.

  1. Mendapatkan istirahat yang cukup

Kurang beristirahat atau kurang tidur dapat menyebabkan bertambahnya nafsu makan seseorang. Hal ini dapat memicu timbulnya bahaya obesitas yang menjadi salah satu penyebab diabetes. Selain itu kurang tidur juga dapat menyebabkan beberapa kondisi lain seperti menurunnya konsentrasi, maupun semangat. Para ahli kesehatan sangat menyarankan agar kita dapat menjaga pola istirahat kita dengan mendapatkan tidur yang cukup yaitu sekitar 7 hingga 8 jam tiap harinya.

  1. Menghindari stress

Salah satu cara untuk terhindar dari diabetes adalah dengan menghindari penyebab stress. Stress bisa ditandai dengan timbulnya perasaan marah-marah, takut, frustasi, maupun depresi yang berlebihan.

  1. Menjaga pola makan

Pola makan yang buruk menjadi salah satu faktor penyebab diabetes, seperti terlalu sering mengkonsumsi makanan maupun minuman junk food, maupun makanan atau minuman yang manis, makanan yang banyak mengandung lemak, maupun kalori.  Sebaiknya mengkonsumsi makanan kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, maupun biji-bijian.

 

Gejala Diabetes Basah

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*