Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

Diabetes MelitusDiabetes Melitus, atau biasa hanya disebut dengan diabetes, adalah kondisi kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah, baik itu karena menurunnya produksi insulin, karena resistensi tubuh terhadap insulin, atau kombinasi keduanya.

Diabetes Melitus Tipe 2 adalah kondisi medis yang ditandai dengan ketidakcukupan atau gangguan fungsi insulin. Insulin adalah suatu hormon yang mengatur ambilan glukosa, sumber energi yang penting untuk tubuh. Tanpa insulin, glukosa tidak dapat memasuki sel dan tetap berada di dalam aliran darah, menyebabkan kadar glukosa darah tinggi. Penyebab gejala, seperti peningkatan rasa haus dan berkemih, rasa lelah dan kehilangan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Diabetes melitus tipe 2 sering ditemukan pada orang-orang yang kelebihan berat badan karena kadar lemak yang tinggi, terutama pada daerah perut, diketahui menyebabkan tubuh menjadi resisten terhadap efek insulin (resistensi insulin). Oleh karena itu, meskipun insulin ada, tubuh tidak mampu berespon terhadap insulin tersebut secara adekuat. Tidak seperti diabetes tipe 1, yang dapat dikendalikan dengan injeksi insulin ke dalam tubuh secara teratur, penderita diabetes melitus tipe 2 biasanya tidak memerlukan injeksi insulin tetapi harus menurunkan berat badan mereka untuk memperbaiki resistensi insulin. Perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, menghindari minum alkohol, mempertahankan diet sehat dan menghindari makan terlalu banyak makanan bergula, sangat penting untuk mengendalikan diabetes tipe 2. Apabila diabetes melitus tidak terkendali, hal ini dapat menyebabkan komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa, seperti stroke, serangan jantung dan penyakit jantung koroner.

Gejala diabetes melitus tipe 2 antara lain:

  • Rasa haus yang berlebih,
  • Buang air kecil lebih sering (frekuensi terbangun dari tidur untuk berkemih saat malam hari menjadi lebih sering dari biasanya),
  • Banyak makan,
  • Penurunan berat badan tiba-tiba tanpa sebab yang jelas

Cara Mengobati Diabetes Tipe 2

Super Lutein atau s-lutena obat penyakit diabetes melitus merupakan hasil karya negara Jepang sebuah penemuan baru didunia pengobatan herbal dan sangat baik untuk pengobatan diabetes melitus. Lebih dari 1.8 juta orang yang mengkonsumsi Super lutein telah merasakan khasiatnya dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itulah tidak mengherankan jika super Lutein mendapatkan predikat sebagai suplemen no.1 dunia saat ini.

Proses pembuatan Super Lutein obat penyakit diabetes melitus sangat jauh berbeda dengan suplemen-suplemen lain pada umumnya. Ia dibuat melalui proses yang tidak terpengaruh oleh udara sehingga fungsi anti oksidannya tidak berkurang sama sekali, Sebab 300 jenis bahan dalam Super Lutein dibuat dalam bentuk cair yang dimasukkan ke dalam kapsul kristal khas dengan teknologi “kristalisasi” (teknologi terkini di Jepang dan AS). Hal ini sangat jauh berbeda dengan suplemen lainnya yang sangat rentan teroksidasi dengan udara (oksigen).

Super Lutein obat penyakit diabetes melitus dibuat dari ekstrak berbagai macam sayur-sayuran berwarna hijau & cerah yang terdiri dari 6 jenis caroteniod yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, dan juga mengandung vitamin E, vitamin B, dan DHA. Super Lutein merupakan pilihan tepat dan terbaik bagi masyarakat modern untuk menjaga keseimbangan nutrisi setiap hari. Kini Super Lutein makanan kesehatan yang mendominasi di negeri Jepang.

Telah terbukti dari banyak kesaksian orang tua yang anaknya mengalami peningkatan prestasi yang signifikan di sekolah setelah mereka mengkonsumsi S Lutena. Setelah 20 menit dikonsumsi, S.Lutena akan diserap oleh sistem pencernaan. Setelah 40 menit, S.Lutena akan diserap oleh mata. Konsumsi 3 kapsul S.Lutena setara dengan 5 porsi sayuran & 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna (merah, kuning, oranye, hijau gelap). Ayo pesan sekarang juga ! Jangan sampai menyesal !

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*