Diabetes Insipidus Dan Gejalanya

Diabetes Insipidus Dan Gejalanya

 

Diabetes Insipidus -Penyakit diabetes insipidus adalah kondisi tubuh yang tidak dapat mengontrol penggunaan cairan, yang menyebabkan penderitanya merasa selalu sangat haus dan selalu harus buang air kecil. Hal ini dapat memicu dehidrasi. Diabetes insipidus dan diabetes mellitus merupakan dua penyakit yang berbeda dan tidak terkait. Walaupun kedua penyakit ini memiliki gejala yang sama yaitu polyuria (produksi urin yang berlebihan), namun pada penderita diabetes insipidus tidak mengandung glukosa.

Diabetes Insipidus Dan Gejalanya

Diabetes Insipidus Dan Gejalanya

Ada 2 jenis diabetes insipidus

  1. Diabetes insipidus sentral. Penyebabnya adalah terjadi kekurangan produksi hormon ADH .
  2. Diabetes insipidus nefrogenis. Penyebabnya adalah ginjal tidak peka atau tidak memberikan respon pada hormon anti-diuretik. Hal ini mengakibatkan urin menjadi sangat encer dan keluar dalam jumlah yang cukup banyak.

Gejala Diabetes Insipidus

Setelah Anda memahami apa itu diabetes insipidus dan kedua jenis penyakit diabetes insipidus beserta penyebabnya dengan baik, perhatikan dengan baik gejala penyakit diabetes insipidus di bawah ini:

1. Mual dan pusing.

Tidak terikat pada satu jenis penyakit tertentu, mual dan pusing bisa menjadi tanda nyata jika tubuh Anda tengah berusaha untuk melawan penyakit. Bila gejala ini sering terjadi tanpa henti selama beberapa hari, Anda perlu melakukan sesi konsultasi dengan dokter.

2. Sering buang air kecil.

Sudah dijelaskan sebelumnya secara medis mengapa, pasien diabetes insipidus sering bolak balik toilet untuk buang air kecil, namun tidak selalu gejala ini berkaitan dengan penyakit diabetes insipidus, oleh karena itu disarankan untuk melakukan serangkaian tes urin agar lebih jelas apa penyakit yang tengah Anda derita.

3. Minum berlebihan.

Bila dalam satu hari Anda bisa menghabiskan air putih sebanyak 2 liter maka itu masih bisa disebut dengan istilah normal, namun bagaimana bila konsumsi air putih Anda melebihi batas normal, perlu dicari tahu apa sebenarnya alasan dibalik kebiasaan tersebut.

 Penyebab Diabetes Insipidus

Berikut penyebab Diabetes Insipidus yang perlu Anda ketahui agar bisa lebih waspada terhadap penyakit yang sering menyebabkan rasa haus ini:

  • Terjadi kelainan fungsi pada hipotalamus sehingga menghasilkan terlalu sedikit hormon ADH.
  • Kelenjar hipofisa gagal melepaskan hormon ADH ke dalam aliran darah.
  • Kerusakan pada hipotalamus ataupun kelenjar hipofisa karena pembedahan.
  • Terjadi cedera otak, khususnya pada bagian dasar tengkorak yang mengalami patah tulang.
  • Sarkoidos atau tuberkulosis.
  • Tumor
  • Terjadi penyumbatan arteri menuju otak atau sering disebut aneurisma.
  • Beberapa bentuk meningitis.

Untuk mengetahui apakah seseorang menderita penyakit diabetes insipidus atau tidak, penderita harus menjalani tes pemeriksaan yang cukup panjang dan berat.Biasanya, seseorang yang diduga terkena penyakit ini akan ditandai dengan mengeluarkan urin yang berlebihan. Tes yang dilakukan untuk mendiagnosis orang yang terkena diabetes insipidus dikenal dengan nama Water Deprivation Test. Di dalam tes tersebut, orang yang diduga terkena diabetes insipidus tidak boleh minum selama beberapa jam sampai berat badan pasien turun lima persen. Tentu saja tes ini cukup sulit untuk dilakukan apalagi harus menahan haus hingga berat badan pasien turun. Jika berat badan turun, tekanan darah juga akan ikut turun dan mengakibatkan denyut jantung meningkat. Jika seseorang tidak minum untuk jangka waktu yang cukup lama , juga biasanya akan mengalami dehidrasi.

Setelah berat badan pasien turun, dokter kemudian akan memberikan hormon antidiurektik yang diberikan dengan cara diinjeksikan, Fungsi hormon ini untuk membuat produksi air kemih terhambat sehingga pasien tidak akan terlalu sering buang air kecil. Pemberian hormon diharapkan mampu mengurangi frekuensi buang air kecil. Jika pasien setelah diberi hormon antidiurektik tersebut tekanan darahnya menjadi normal dan denyut janyungnya juga normal, maka itu pertanda baik karena hormon tersebut berarti bekerja efektik di dalam tubuh untuk menghambat pembentukan air seni sehingga pasien uang menderita penyakit diabetes insipidus tidak terlalu sering buang air kecil lagi.

Cegah diabetes insipidus dengan mengonsumsi Super Lutein S-Lutena. Suplemen kesehatan dari Jepang yang terbuat dari buah dan sayur kaya vitamin yang diolah secara modern. S-Lutena sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Jangan ragu untuk memesan sekarang juga. Jangan sampai kehabisan.

 

 

Diabetes Insipidus Dan Gejalanya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*