Pencegahan Diabetes Melitus Adalah

Pencegahan Diabetes Melitus Adalah

 

Pencegahan Diabetes Melitus – Diabetes adalah suatu penyakit, dimana tubuh penderitanya tidak bisa secara otomatis mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Pada tubuh yang sehat, pankreas melepas hormon insulin yang bertugas mengangkut gula melalui darah ke otot-otot dan jaringan lain untuk memasok energi.

Diabetes merupakan gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh. Penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh yang tak mampu menggunakan insuin secaa efektif, sehingga terjadilah kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.

Penting bagi semua orang untuk tahu gejala awal penyakit diabetes, baik untuk yang berisiko maupun yang dalam keadaan sehat saja. Usia muda maupun tua dapat mengalami penyakit ini. Apalagi dengan banyaknya terlihat penderita Penyakit Diabetes dalam umur yang masih muda. Gejala Penyakit Diabetes : Beberapa gejala klasik penderita diabetes mellitus antara lain: sering buang air kecil, sering merasa haus dan lapar, serta badan lemas dan sering mengantuk.

Pencegahan Diabetes Melitus orang-orang yang berisiko pada prinsipnya adalah dengan mengubah gaya hidup yang meliputi olah raga, penurunan berat badan, dan pengaturan pola makan. Berdasarkan analisis terhadap sekelompok orang dengan perubahan gaya hidup intensif, pencegahan diabetes paling berhubungan dengan penurunan berat badan.

Menurut penelitian, penurunan berat badan 5-10% dapat menjadi cara pencegahan diabetes melitus. Dianjurkan pula melakukan pola makan yang sehat, yakni terdiri dari karbohidrat kompleks, mengandung sedikit lemak jenuh dan tinggi serat larut. Asupan kalori ditujukan untuk mencapai berat badan ideal.

Pencegahan Diabetes Melitus , Bagaimana ?

Di bawah ini adalah beberapa cara pencegahan diabetes melitus :

  1. Terapkan pola makan yang baik dan sehat

Pencegahan Diabetes Melitus AdalahJaga diri Anda dari masuknya asupan makanan yang tidak sehat dan beresiko terhadap kesehatan dalam jangka panjang seperti makanan dengan tinggi lemak, makan yang mengandung pengawet, perasa, dan pewarna buatan

  1. Jaga kondisi mental spiritual Anda

Jauhkan dari kondisi stres yang berkepanjangan, jauhi dari sikap suka marah, dan selalu menjalin hubungan dengan Tuhan dengan berbagai Ibadah dalam agama. Kondisi mental spiritual sangat berpengaruh terhadap kesehatan.

  1. Lakukan aktivitas fisik secara rutin

Pencegahan Diabetes Melitus AdalahPencegahan diabetes melitus ini bisa dilakukan dengan olahraga, pekerjaan yang penuh dengan aktifitas fisik seperti berbelanja ke pasar dengan jalan kaki dan lain sebagainya

  1. Jaga berat badan pada batas ideal

Pencegahan Diabetes Melitus AdalahObesitas memiliki faktor resiko yang sangat tinggi untuk seseorang terserang berbagai penyakit berat seperti jantung koroner, kanker, dibetes melitus, dan penyakit berat lainnya.

  1. Jauhi rokok dan minuman beralkohol

Pencegahan diabetes melitus selanjutnya dengan menjauhi rokok dan alkohol. Jika Anda sering meminum alkohol, Anda telah menyiapkan masa depan yang sangat membahayakan terhadap kesehatan Anda. Anda sengat rentan untuk terserang penyakit diabetes dan penyakit berat lainnya dikemudian hari.

  1. Konsumsilah berbagai herbal yang bisa mencegah dibetes melitus

Di alam sekitar banyak tersedia bahan-bahan herbal yang bermanfaat untuk pencegahan diabetes melitus.

  1. Kurangi Makanan Instan

kurangi makanan instan untuk pencegahan diabetes melitus. Dapat dikatakan bahwa makanan instan memang dapat lebih cepat kita santap. Tubuh kita membutuhkan nutrisi yang cukup, sedangkan pada makanan instan kandungan nutrisinya dapat dikatakan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

  1. Konsumsi Buah dan Sayur yang Cukup

Seperti yang anda ketahui, serat yang terdapat pada buah dan sayur dapat bermanfaat untuk melancarkan proses pencernaan dan sebagai pencegahan diabetes melitus.

  1. Makanlah kacang-kacangan dan biji-bijian

Meskipun tidak jelas mengapa, biji-bijian dapat menjadi cara pencegahan diabetes melitus dan membantu menjaga kadar gula darah. Dalam sebuah studi pada lebih dari 83.000 perempuan, konsumsi kacang-kacangan (dan selai kacang) tampaknya menunjukkan beberapa efek perlindungan terhadap pengembangan diabetes. Wanita yang mengonsumsi lebih dari lima porsi satu ounce kacang per minggu menurunkan resiko terkena diabetes dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi kacang sama sekali.

Pencegahan Diabetes Melitus Adalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Melitus -Penyebab penyakit diabetes melitus yang utama adalah gaya hidup dan pola makan yang salah. Yaitu gaya hidup dengan pola makan yang banyak namun tidak seimbang, sedikit aktifitas, jarang berolahraga dan lain-lain. Dengan terganggunya sistem produksi hormon insulin pada organ pangkreas, seluruh makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terjadi penumpukan gula atau glukosa dalam darah.

Penyakit diabetes melitus atau lebih dikenal dengan istilah penyakit kencing manis mempunyai beberapa faktor pemicu penyakit tersebut, antara lain:

  1. Penyakit dan infeksi pada pankreas

Infeksi mikroorganisme dan virus pada pankreas juga dapat menyebabkan radang pankreas yang otomatis akan menyebabkan fungsi pankreas turun sehingga tidak ada sekresi hormon-hormon untuk proses metabolisme tubuh termasuk insulin. Penyakit seperti kolesterol tinggi dan dislipidemia dapat meningkatkan resiko terkema penyakit diabetes melitus.

  1. Pola hidup

Pola hidup juga sangat mempengaruhi faktor penyebab penyakit diabetes melitus. Jika orang malas berolah raga memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena penyakit diabetes melitus karena olah raga berfungsi untuk membakar kalori yang berlebihan di dalam tubuh. Kalori yang tertimbun di dalam tubuh merupakan faktor utama penyebab diabetes mellitus selain disfungsi pankreas.

  1. Pola makan

Makan secara berlebihan dan melebihi jumlah kadar kalori yang dibutuhkan oleh tubuh dapat memacu timbulnya diabetes mellitus. konsumsi makan yang berlebihan dan tidak diimbangi dengan sekresi insulin dalam jumlah yang memadai dapat menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat dan pastinya akan menyebabkan penyakit diabetes melitus.

  1. Obesitas (kegemukan)
Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Orang gemuk dengan berat badan lebih dari 90 kg cenderung memiliki peluang lebih besar untuk terkena penyakit diabetes militus. Sembilan dari sepuluh orang gemuk berpotensi untuk terserang diabetes mellitus.

  1. Faktor genetis

Penyakit diabetes melitus dapat diwariskan dari orang tua kepada anak. Gen penyebab penyakit diabetes melitus akan dibawa oleh anak jika orang tuanya menderita diabetes mellitus. Pewarisan gen ini dapat sampai ke cucunya bahkan cicit walaupun resikonya sangat kecil.

Ada beberapa terapi pola hidup yang bisa dilakukan untuk pencegahan penyakit diabetes melitus. Berikut beberapa pola terapi bagi penderita diabetes :

1. Tidak makan pada malam hari

Pada malam hari, penderita penyakit diabetes melitus dianjurkan berpuasa. Karena, makan malam cuma menghasilkan energi yang tidak digunakan untuk beraktifitas.

2. Tidak makan makanan yang mengandung glukosa

Penderita penyakit gula darah diperbolehkan makan buah, roti, nasi putih dan makanan lain. Namun harus dikurangi kadar jumlahnya. Saat ini dipasaran telah tersedia berbagai makanan alternatif. Pasar yang kreatif menyediakan berbagai makanan alternatif untuk penderita penyakit gula darah. Mulai dari gula, minyak, roti, susu, sirup dan sebagainya.

3. Memperbanyak aktifitas dan olahraga

Olahraga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Banyak penyakit akan muncul jika seseorang malas berolahraga. Olah raga menjaga kebugaran, dan kecantikan. Orang gemuk lebih rawan terserang penyakit. Kegemukan dapat diatasi salah satunya dengan rajin berolahraga. Bagi penderita kencing manis, olah raga dapat membantu pembakaran dalam tubuh, yang akan mengurangi penumpukan glukosa dalam tubuh.

4. Turunkan berat badan

Banyak penderita penyakit gula darah mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Dalam hal ini, pencegahan diabetes bisa bergantung pada penurunan berat badan. Setiap kg turunnya berat badan dapat meningkatkan kesehatan kita. Sebuah penelitian melaporkan bahwa. orang dewasa yang kegemukan mengurangi risiko diabetes sebesar 16 persen untuk setiap kilogram berat badan yang hilang. Juga, mereka dapat mengurangi risiko diabetes hampir 60 persen dalam tiga tahun jika menurunkan berat badan 5 sampai 10 persen berat badan awal serta berolahraga teratur.

5. Mencegah diabetes dengan pola makan

Pada dasarnya, menurut para ahli, penderita penyakit diabetes melitus tetap boleh makan makanan apa pun, namun dengan aturan tertentu. Mencegah diabetes dengan pola makan mengenal aturan 3 J yang perlu diperhatikan yaitu : jadwal, jumlah dan, jenis.

Jadwal. Masalah utama penderita penyakit diabetes melitus adalah akumulasi glukosa dalam darah akibat jadwal makan yang kurang tepat. Karenanya, penderita diabetes dianjurkan mengatur jadwal makan. Yaitu, dibagi menjadi 6 waktu makan. Tiga untuk makan besar (pagi, siang dan malam hari) dan tiga waktu makan ringan diantara waktu tersebut.

Jumlah. Jagalah jumlah makanan atau porsi yang di makan. Makan cukup dengan porsi kecil tapi rutin. Prinsipnya adalah total kebutuhan kalori untuk satu waktu makan cukup hingga masuk jadwal makan berikutnya. Contoh satu porsi kecil sarapan mencukupi kalori hingga jadwal makan ringan berikutnya misalnya jam 10 pagi.

Jenis. Berhati-hatilah dalam memilih menu makanan. Beberapa jenis makanan bisa menaikan kadar gula darah dengan mudah. Misalnya makanan sumber karbohidrat seperti nasi, mie, roti dan produk olahan gandum lainnya. Makanlah hanya dalam porsi kecil saja atau bila perlu dihindari. Jenis makanan yang disarankan adalah makanan yang kaya serat seperti sayuran dan buah.

Penyakit Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1

 

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1Gejala Diabetes Melitus – Diabetes Tipe 1 sering dikategorikan sebagai kelainan terhadap sistem imun/kekebalan tubuh. Hal tersebut dikarenakan pada diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh merusak sel penghasil hormon insulin yang terdapat di pankreas. Sel penghasil insulin yang dimaksud adalah sel beta.

Dalam kondisi normal, sistem kekebalan tubuh akan menyerang dan membentengi tubuh dari bakteri dan substansi-substansi atau virus yang menyusup ke dalam tubuh. Namun pada diabetes tipe 1, tanpa alasan yang pasti, sistem imun menyerang pankreas serta menghancurkan sel beta dan menyebabkan terhambatnya produksi hormon insulin.

Diabetes tipe 1 terjadi saat tubuh kekurangan hormon insulin, sehingga kadar glukosa (gula darah) meningkat hingga di atas normal. Insulin berfungsi untuk menyerap nutrisi dan gula dalam darah, kemudian mensirkulasikannya ke berbagai sel tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi.

Penderita diabetes tipe 1 hanya memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali. Akibatnya glukosa dalam darah semakin meningkat (hiperglikemia) dan sel-sel tubuh tidak mendapatkan asupan energi yang cukup.

Gejala Diabetes Melitus

Berikut gejala diabetes melitus yang harus Anda waspadai :

1. Cepat haus

Polidipsia adalah kondisi dimana seseorang merasakan haus yang berlebihan dan seringkali merupakan gejala diabetes melitus. Terkadang seseorang akan merasa kering di daerah dalam mulut. Namun, gejala diabetes melitus seperti ini tidak berarti seseorang pasti menderita diabetes karena orang yang melakukan aktivitas berat dan cuaca panas juga bisa membuat kita gampang haus. Namun, waspadai jika Anda masih tetap haus bahkan setelah banyak minum. Gampang haus terjadi karena kadar gula berlebih dalam darah menyerap air terus menerus dari jaringan sehingga membuatnya dehidrasi.

2. Banyak buang air kecil

Banyak minum berarti sering juga buang air kecil. Lebih sering buang air dari biasanya dan volume air seni yang abnormal dinamakan poliuria. Orang dewasa normalnya mengekskresikan satu sampai dua liter air seni setiap harinya. Jangan remehkan kondisi selalu ingin buang air kecil, terutama di malam hari karena kemungkinan merupakan gejala diabetes melitus. Dehidrasi parah akibat sering kencing dapat memengaruhi fungsi ginjal.

3. Cepat lapar gejala diabetes melitus

Poliphagia adalah kondisi dimana seseorang mengalami rasa lapar yang berlebih dan merupakan satu dari tiga gejala diabetes melitus. Kurangnya insulin untuk memasukkan gula ke sel membuat otot dan organ melemah dan tubuh kehabisan energi. Otak akan mengira kurang energi itu karena kurang makan sehingga tubuh berusaha meningkatkan asupan makanan dengan mengirimkan sinyal lapar.

4. Penurunan berat badan

Walau nafsu makan meningkat, penderita diabetes dapat mengalami penurunan berat badan, bahkan sangat drastis. Menjelang dewasa, berat badan manusia cenderung stabil dari tahun ke tahun. Turun atau naik 1-2 kilo adalah lazim, tapi berhati-hatilah bila perubahannya sampai 5 persen dari berat badan. Karena kemampuan metabolisme glukosa terganggu, tubuh akan menggunakan apapun lain sebagai ‘bahan bakar’, misalnya otot dan lemak sehingga orang akan tampak kurus.

5. Rasa lelah dan lemah yang tidak biasa

Gejala diabetes melitus yaitu merasa lelah. Kekurangan gula akan menyebabkan kekurangan energi. Kerja tubuh akan melambat dan malah membakar otot atau lemak selama beraktivitas.

6. Pandangan kabur

Gejala diabetes melitus yaitu pandangan kabur. Gula darah yang terlalu tinggi akan mengambil cairan dari tubuh, bahkan cairan dalam lensa mata! Dehidrasi jenis ini akan memengaruhi kemampuan berkonsentrasi dan berakhir pada kehilangan penglihatan total bila tidak dirawat dalam jangka waktu yang lama.

7. Pemulihan luka yang lama atau sering infeksi

Diabetes tipe 2 memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka atau melawan infeksi. Luka yang butuh berminggu-minggu untuk pulih berpotensi terkena infeksi dan membutuhkan pengobatan medis. Bila Anda sering mengalami ini, waspadalah akan penyakit di baliknya, termasuk diabetes.

8. Warna kulit gelap

Berubahnya warna kulit gejala diabetes melitus. Penderita diabetes tipe 2 memiliki bercak gelap, kulit lembek dan lipatan di badannya. Kondisi ini bernama acanthosis nigricans. Biasanya bercak dan lipatan ini terdapat di daerah ketiak dan sekitar leher. Kondisi ini juga menandakan gangguan insulin.

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Ini Penyebabnya !

Diabetes Melitus Ini Penyebabnya !

Diabetes Melitus Ini Penyebabnya !Diabetes Melitus -Penyakit diabetes melitus tidak hanya disebabkan oleh faktor keturunan (genetik), tetapi juga dipengaruhi oleh bebeapa faktor lain yang multi-kompleks, antara lain kebiasaan hidup dan lingkungan. Orang yang tubuhnya membawa gen diabetes, belum tentu akan menderita penyakit gula, karena masih ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini pada seseorang, yaitu antara lain makan yang berlebihan/kegemukan, kurang gerak atau jarang berolahraga dan kehamilan.

Diabetes merupakan gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh. Penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh yang tak mampu menggunakan insuin secaa efektif, sehingga terjadilah kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.

Gejala maupun tanda dari penyakit diabetes melitus yang sering dirasakan diantaranya :

  • Selalu ingin buang air kecil terutama pada waktu malam hari
  • Sering kehausan sehingga banyak minum
  • Mudah lapar dan menyebabkan banyak makan
  • Mudah lelah sehingga menyebabkan sering mengantuk
  • Indra penglihatan mengalami gangguan
  • Sering terasa pusing dan mual
  • Fungsi gerak anggota tubuh terganggu
  • Berat badan menjadi menurun
  • Sering mengalami kesemutan dan gatal gatal pada bagian tangan hingga kaki

Penyebab Diabetes Melitus

Beberapa penyebab diabetes melitus pada umumnya adalah :

Sering Mengkomsumsi Pemanis Buatan

Mengkomsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung pemanis buatan merupakan penyebab diabetes melitus yang paling sering terjadi, pemanis buatan sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia dan bisa membuat kadar gula darah menjadi tinggi.

Keturunan

Faktor penyebab diabetes melitus yang lainnya adalah keturunan, bagi orang tua yang mengalami penyakit diabetes bisa menurunkan pada anaknya. Jadi jika orang tua anda menderita penyakit diabetes anda harus selalu waspada karena kemungkinan besar penyakit ini bisa menurun pada anda.

Kurang tidur

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko penyebab diabetes melitus meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

Malasnya melakukan aktivitas fisik

Melakukan aktivitas disamping bekerja di kantor atau melakoni pekerjaan sehari-hari ternyata tidak selalu membuahkan hasil atau membantu mengurangi kadar gula darah. Aktivitas pendukung lainnya juga diperlukan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah misalnya dengan olahraga ringan yang dapat dilakukan setidaknya 1 minggu sekali. Dengan melakukan olahraga kita dapat mengurangi risiko penyebab diabetes melitus.

Sering stres

Stres merupakan faktor penyebab diabetes melitus. Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

Kecanduan rokok

Penyebab diabetes melitus yaitu rokok. Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup atau lifestyle tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

Pola Makan Yang Buruk

Makanan adalah penyebab diabetes melitus pada umumnya dan makanan adalah sumber dari penyakit tersebut. Bagi anda yang gemar dalam mengkomsumsi makanan yang berlemak tinggi anda harus berhati-hati karena makanan yang mengandung lemak tinggi selain bisa membuat tubuh seseorang menjadi gemuk makanan tersebut juga bisa membuat kadar gula darah didalam tubuh menjadi meningkat dan melebihi batas normalnya sehingga anda bisa terkena penyakit diabetes atau kencing manis.

Diabetes Melitus Ini Penyebabnya !

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

 

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Diabetes MelitusDiabetes Melitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi. Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30 tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya penyakit diabetes mellitus. Kadar gula darah dalam batasan normal adalah antara 70-110mg/liter.

Penyebab Diabetes Melitus

Penyebab diabetes melitus biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan:

  • Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.
  • Pengaruh genetik atau keturunan
  • Terjadinya obesitas
  • Tingginya kadar kortikosteroid
  • Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah
  • Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin

Gejala Diabetes Melitus

Mengenali gejala diabetes melitus tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala-gejala diabetes sering disalah artikan sebagai penyakit flu. Selain itu gejala yang timbul terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang.

Anak dengan diabetes melitus tipe satu biasanya memiliki gejala awal sebagai berikut:

  1. Sering Buang Air Kecil

Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya diabetes, terutama jika sebelumnya anak tak pernah mengompol.

  1. Sering Haus dan Banyak Minum

Karena banyak cairan yang dikeluarkan, anak menjadi gampang haus.

  1. Berat Badan Menurun

Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik.

  1. Mudah lelah

Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa untuk energi.

Solusi Untuk Mengatasi Diabetes Melitus

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Super Lutein atau s-lutena merupakan hasil karya negara Jepang sebuah penemuan baru didunia pengobatan herbal dan sangat baik untuk pengobatan diabetes melitus. Lebih dari 1.8 juta orang yang mengkonsumsi Super lutein telah merasakan khasiatnya dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itulah tidak mengherankan jika super Lutein mendapatkan predikat sebagai suplemen no.1 dunia saat ini.

Proses pembuatan Super Lutein sangat jauh berbeda dengan suplemen-suplemen lain pada umumnya. Ia dibuat melalui proses yang tidak terpengaruh oleh udara sehingga fungsi anti oksidannya tidak berkurang sama sekali, Sebab 300 jenis bahan dalam Super Lutein dibuat dalam bentuk cair yang dimasukkan ke dalam kapsul kristal khas dengan teknologi “kristalisasi” (teknologi terkini di Jepang dan AS). Hal ini sangat jauh berbeda dengan suplemen lainnya yang sangat rentan teroksidasi dengan udara (oksigen).

Super Lutein dibuat dari ekstrak berbagai macam sayur-sayuran berwarna hijau & cerah yang terdiri dari 6 jenis caroteniod yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, dan juga mengandung vitamin E, vitamin B, dan DHA. Super Lutein obat penyakit diabetes merupakan pilihan tepat dan terbaik bagi masyarakat modern untuk menjaga keseimbangan nutrisi setiap hari. Kini Super Lutein makanan kesehatan yang mendominasi di negeri Jepang.

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes Melitus Tipe 1

 

Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes Melitus Tipe 1Diabetes melitus tipe 1 sering dikategorikan sebagai kelainan terhadap sistem imun/kekebalan tubuh. Hal tersebut dikarenakan pada diabetes melitus tipe 1, sistem kekebalan tubuh merusak sel penghasil hormon insulin yang terdapat di pankreas. Sel penghasil insulin yang dimaksud adalah sel beta.

Dalam kondisi normal, sistem kekebalan tubuh akan menyerang dan membentengi tubuh dari bakteri dan substansi-substansi atau virus yang menyusup ke dalam tubuh. Namun pada diabetes melitus tipe 1, tanpa alasan yang pasti, sistem imun menyerang pankreas serta menghancurkan sel beta dan menyebabkan terhambatnya produksi hormon insulin.

Diabetes melitus tipe 1 terjadi saat tubuh kekurangan hormon insulin, sehingga kadar glukosa (gula darah) meningkat hingga di atas normal. Insulin berfungsi untuk menyerap nutrisi dan gula dalam darah, kemudian mensirkulasikannya ke berbagai sel tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi.

Penderita diabetes melitus tipe 1 hanya memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali. Akibatnya glukosa dalam darah semakin meningkat (hiperglikemia) dan sel-sel tubuh tidak mendapatkan asupan energi yang cukup.

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes melitus tipe 1 dapat menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Sering merasa haus
  • Sering merasa lapar, khususnya setelah makan
  • Mulut kering
  • Mual hingga muntah
  • Hilangnya berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Kelelahan (fatigue)
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Luka atau infeksi pada kulit dan saluran kemih
  • Bernapas dengan cepat, dan
  • Sakit perut

Apa yang Menyebabkan Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 1?

Penyebab utama diabetes berhubungan erat dengan hormon insulin. Diabetes melitus tipe 1 disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi hormon insulin. Hormon ini berfungsi untuk memindahkan glukosa dari dalam darah ke sel-sel yang akan mengolahnya menjadi energi. Organ pankreas dalam tubuh penderita diabetes tipe 1 tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Tanpa insulin, sel-sel tubuh akan mengolah lemak dan otot menjadi energi sehingga menyebabkan turunnya berat badan. Ini dapat mengakibatkan kondisi akut yang disebut ketoasidosis diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 1, yaitu saat darah menjadi terlalu asam serta terjadi dehidrasi yang membahayakan. Diabetes melitus tipe 1 disebut dengan kondisi autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel dalam pankreas karena mengira mereka membahayakan tubuh.

Banyak penderita diabetes tipe 1 tetap dapat hidup panjang dan sehat. Kuncinya adalah dengan menjaga kadar glukosa dalam darah tetap berada pada level yang normal. Kondisi tersebut dapat dicapai dengan mengatur pola makan/diet yang sehat, pola hidup sehat, olahraga, dan terapi insulin. Penderita diabetes tipe 1 harus mendapatkan injeksi insulin secara teratur, karena tubuhnya tidak dapat memproduksi insulin secara normal.

Penderita diabetes harus mengecek kadar gula darah darahnya secara teratur, sehingga dapat menentukan pola makan, olahraga dan jumlah insulin yang dibutuhkan.

Komplikasi pada Diabetes Tipe 1

Jika tidak dikontrol dengan baik, diabetes melitus tipe 1 dapat menimbulkan beberapa komplikasi yang lebih serius, seperti:

1. Kerusakan saraf

Kerusakan saraf mengakibatkan gangguan pada sistem sirkulasi darah, khususnya di daerah kaki. Kondisi ini akan menyebabkan luka gores kecil di kaki dengan cepat berubah menjadi luka yang parah dan infeksi. Pada kasus yang serius, kaki yang mengalami infeksi harus segera diamputasi agar luka tidak terus menyebar.

2. Kerusakan retina

Sebagian besar penderita diabetes tipe 1 akan memiliki masalah pada mata. Resiko tersebut akan semakin meningkat setelah 15 tahun menderita diabetes tipe ini. Menjaga level glukosa tetap normal akan menurunkan resiko kerusakan retina.

3. Kerusakan ginjal

Penderita diabetes melitus tipe 1 memiliki resiko mengalami kerusakan ginjal. Resiko ini akan terus meningkat seiring dengan waktu, khususnya setelah menderita diabetes selama 15-25 tahun. Komplikasi ini dapat mengakibatkan kondisi yang lebih serius seperti gagal ginjal atau serangan jantung.

Diabetes Melitus Tipe 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus

 

Cara Mencegah Diabetes Melitus – Diabetes melitus adalah penyakit berupa kelainan metabolik yang mengakibatkan tubuh tidak mampu mengendalikan kadar glukosa dalam darah, sehingga kadar glukosa darah mengalami peningkatan (hiperglikemia) secara berkepanjangan (kronik). Kadar glukosa darah tersebut meningkat akibat dari ketidakmampuan organ tubuh (pankreas) untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah dihasilkan oleh pankreas secara efektif.

Gejala penyakit Diabetes Melitus

  • Mulai sekarng perikasakan diri anda pada dokter dan check apakah gula darah anda ada pada 160 – 180 mg, karena ini akan membuat urin anda tercampur dengan gula. Tingginya kadar gula dalam diri anda merupakan satu Gejala diabetes melitus yang sangat jelas. Jika ini sudah terjadi pada anda sebaiknya anda mulai merawat kesehatan anda agar tidak semakin parah.
  • Terjadinya Polidipsia atau haus berlebihan, anda akan merasakan rasa haus yang berlebihan dari biasanaya. Dan anda juga sering merasakan haus berkali – kali, jika anda mulai menyadari dengan gejala ini segera periksakan.
  • Terjadinya penurunan berat badan. Orang yang kelebihan berat badan memang bsia terserang penyakit ini, namun ketika anda sudah terserang penyakit diabetes melitus ini berat badan anda kan semakin berkurang. Anda harus benar – benar jeli dengan perubahan pada tubuh anda.
  • Selain tiga gejala diatas anda juga akan merasakan mual, pusing dan juga pengelihatan yang kabur jika penyakit ini sudah mulai ada pada diri anda.
Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Diabetes adalah penyakit serius yang kasusnya meroket dalam beberapa tahun terakhir. Jutaan orang di dunia didiagnosis terjangkit diabetes karena gaya hidup tidak sehat dan kurang berolahraga. Sebelum terlambat, berikut adalah 10 cara mencegah diabetes :

1.Mengetahui apa itu diabetes

Sebelum mengetahui cara mencegah diabetes, sangat penting untuk mengetahui apa sebenarnya diabetes itu. Setelah Anda akrab dengan penyakit ini, Anda dapat memulai terapi pencegahan Anda dengan mudah.

2.Mengurangi porsi makan

Mengurangi porsi makan salah satu cara mencegah diabetes. Dengan Mengurangi porsi makan setiap hari bisa menjadi cara terbaik untuk pencegahan penyakit diabetes.

3.Olahraga

Cara mencegah diabetes dengan berolahraga setiap hari membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.

4.Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan cara mencegah diabetes. Berat badan berlebih dapat menjadi memperbesar risiko seseorang terkena diabetes. Jadi, pastikan bahwa Anda dapat menurunkan berat badan dan menjaganya tetap normal.

5.Sarapan sangat penting

Sarapan sebagai caramencegah diabetes. Tidak peduli seberapa bencinya Anda pada sarapan, sangat penting untuk sarapan setiap hari. Hal itu membantu mengurangi risiko terkena diabetes. Makan sarapan yang sehat tidak hanya membantu mengontrol nafsu makan, tetapi juga membantu mengontrol konsumsi kalori.

6.Hindari makanan berlemak

Hindari makanan Junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya.

7.Hindari minuman manis

Soda, minuman ringan atau berperasa dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Semua minuman berpemanis merupakan sumber gula yang tak terlihat, yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

8.Makan banyak sayuran

Daging memang lezat, namun Anda tidak harus memakannya setiap hari, karena dapat menimbulkan risiko diabetes. Dengan demikian, perbanyak konsumsi sayuran setiap hari. Mengkonsumsi sayuran sebagai langkah cara mencegah diabetes.

9.Hindari stres

Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Jadi, kurangi tingkat stres dengan berlatih yoga, meditasi atau latihan pernapasan.

10.Tidur nyenyak

Mendapatkan setidaknya enam jam tidur di malam hari sangat penting untuk cara mencegah diabetes. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh, yang dapat meningkatkan tingkat insulin dan menyebabkan ketidakseimbangan gula darah. Selain itu, tidur yang tidak nyenyak juga bisa membuat nafsu makan menggila.

Inilah sepuluh cara mencegah diabetes melitus. Sebelum terlambat, Anda bisa melakukan pencegahan sejak dini dan memulai gaya hidup sehat.

Cara Mencegah Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

 

Diabetes Melitus -Dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli kedokteran, dikemukan teori baru yang menyatakan bahwa penyakit diabetes mellitus tidak hanya disebabkan oleh faktor keturunan (genetik), tetapi juga dipengaruhi oleh bebeapa faktor lain yang multi-kompleks, antara lain kebiasaan hidup dan lingkungan.

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes melitus tipe 1 berkaitan dengan kerusakan sel beta pulau-pulau Langerhans dalam pankreas. Kondisi ini menyebabkan terhentinya pasokan insulin untuk tubuh, dan belum ada teknologi medis atau obat tertentu yang bisa memperbaiki fungsi pankreas. Kerusakan semacam ini bisa menyerang anak-anak maupun orang dewasa dan bisa terjadi karena faktor genetis. Penderita dibetes tipe 1 selama hidupnya harus menerima suntikan insulin dari luar tubuh.

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes tipe 2 terjadi hanya pada orang dewasa, karena merekalah yang umumnya mengalami obesitas. Apa kaitan obesitas dan diabetes? Penderita diabetes tipe 2 mampu menghasilkan insulin, namun jumlah insulin ini tak mecukupi karena ada komplikasi-komplikasi yang disebabkan oleh obesitas, misalnya tingginya kadar lemak darah, baik kadar kolesterol maupun trigliserida.

Kondisi inilah yang dinamakan resistensi insulin. Pankreas mampu memproduksi insulin, tapi sel tubuh tak bisa menyerap gula darah yang dibutuhkan. Oleh karena itu, terjadilah poliuri (sering buang air kecil dalam volume banyak), polidipsi (sering merasa haus), dan polifagi (sering merasa lemas).

Diabetes Melitus Dan PenyebabnyaGejala Penyakit Diabetes Melitus

Lemahnya fungsi saraf

Salah satu gejala penyakit diabetes melitus ini adalah bisa terjadi lemahnya fungsi pada saraf. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit diabetes ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit diabetes atau kencing manis tidak mudah menyerang pada tubuh atau badan Anda, yang pada intinya penyakit ini, bisa berbahaya, jika telat dalam penanganan atau tindakan.

Lapar yang sangat mudah terjadi secara terus menerus

Salah satu penyakit gejala penyakit diabetes melitus adalah bisa menimbulkan lapar yang mudah terjadi secara terus menerus. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit diabetes atau kencing manis. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah menyerang pada Anda, yang pada intinya penyakit ini, bisa berbahaya, jika telat dalam penanganan atau tindakan.

Buramnya penglihatan

Salah satu penyakit gejala penyakit diabetes melitus adalah buramnya penglihatan terhadap sesuatu apapun. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit diabetes ini terjadi. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini tidak mudah terjadi pada diri Anda, yang pada intinya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Turunnya berat badan

Salah satu penyakit gejala penyakit diabetes melitus selanjutnya adalah bisa menyebabkan turunnya berat badan. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit diabetes atau kencing manis ini datang. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, yang pada intinya penyakit ini, bisa berbahaya, jika tidak segera diatasi atau di tangani dengan tindakan atau penanganan yang tepat dan cepat.

Meningkatnya nafsu makan

Salah satu penyakit gejala penyakit diabetes melitus adalah dengan meningkatnya nafsu makan. Hal inilah yang bisa memicu terjadinya penyakit ini datang dan muncul. Maka dari itu, Anda harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan baik dan benar, agar penyakit ini, tidak mudah menyerang pada diri Anda, yang pada intinya, penyakit ini bisa berbahaya, jika telat dalam penanganan atau tindakan.

Diabetes Melitus Dan Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

 

Cara Mengatasi Diabetes – Diabetes mellitus atau penyakit gula atau kencing manis adalah penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihi normal (hiperglikemia) akibat tubuh kekurangan insulin baik absolut mau pun relatif. Umumnya diabetes mellitus disebabkan oleh rusaknya sebagian kecil atau sebagian besar dari sel-sel betha dari pulau-pulau Langerhans pada pankreas yang berfungsi menghasilkan insulin, akibatnya terjadi kekurangan insulin.

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Penyebab Diabetes Mellitus

Penyebab diabetes biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan:

  • Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.
  • Pengaruh genetik atau keturunan
  • Terjadinya obesitas
  • Tingginya kadar kortikosteroid
  • Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah
  • Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin

Gejala-gejala Umum pada Diabetes

Gejala diabetes melitus bermacam-macam. Di antaranya:

  • Sering merasa haus.
  • Sering kelelahan.
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Berkurangnya massa otot (pada penderita diabetes tipe 1).
  • Turunnya berat badan (pada penderita diabetes tipe 1).

Cara mencegah diabetes melitus yang sederhana:

  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Ketahui riwayat kesehatan keluarga.
  • Tetap aktif secara fisik.
  • Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan.
  • Monitor tekanan darah secara teratur.
  • Tingkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran segar.

Cara Mengatasi Diabetes

Cara mengatasi diabetes, diberitahu bahwa anda penderita diabetes mungkin merasa seperti ada perubahan besar dalam hidup anda, dan tentunya diabetes perlu diperlakukan dengan hati-hati dan mungkin memerlukan perubahan tertentu harus diatur dalam gaya hidup anda. Namun, cara mengatasi diabetes biasanya mudah. Dokter akan mendiskusikan perawatan yang ia merekomendasikan secara rinci dengan anda, tetapi di sini kita menguraikan beberapa perawatan yang tersedia untuk cara mengatasi diabetes.

Dokter akan merencanakan pengobatan yang akan bekerja dengan cara terbaik bagi anda untuk menjaga kadar glukosa darah di normal atau mendekati normal. Ini berarti bahwa anda perlu untuk tetap pada rencana pengobatan ini untuk mendapatkan hasil terbaik. Jika anda mendengar nasihat yang bertentangan dari tempat lain, atau tidak merasa nyaman dengan rencana pengobatan yang ini, penting bahwa anda membicarakan masalah anda dengan dokter sebelum anda membuat perubahan.

Ada berbagai perawatan yang tersedia sebagai cara mengatasi diabetes, yang bervariasi tidak hanya tergantung pada apakah anda telah menderita diabetes tipe1 atau diabetes tipe 2. Mereka penderita dengan diabetes tipe 1 akan menemukan bahwa dokter mereka merekomendasikan beberapa suntikan insulin setiap hari, karena ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi insulin sendiri. Akibatnya rezim pengobatan diabetes tipe 1 sangat ketat dan membutuhkan kerjasama penuh. Anda juga dapat menemukan bahwa dokter merekomendasikan diet dengan makanan tertentu dan aktivitas fisik. Akhirnya, orang-orang dengan diabetes tipe 1 harus memperhatikan kadar glukosa darah mereka, dan karena itu perlu untuk menguji diri beberapa kali setiap hari untuk memastikan bahwa mereka berada pada tingkat yang sehat.

Cara mengatasi diabetes tipe 2, Dokter mungkin malah fokus pada menegakkan diet sehat atau aktivitas fisik secara teratur, terutama jika anda kelebihan berat badan. Mereka dengan diabetes tipe 2 juga perlu memeriksa kadar glukosa darah mereka di rumah untuk memastikan bahwa mereka sehat, dan dalam beberapa kasus akan menggunakan insulin, baik melalui suntikan atau dalam bentuk lisan.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai cara mengatasi Diabetes. Semoga artikel mengenai cara mengatasi Diabetes diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Gestasional

Diabetes Melitus Gestasional

 

Diabetes Melitus – Diabetes Gestasional (atau Diabetes Melitus Gestasional / GDM) adalah salah satu sub-tipe dari diabetes melitus, di mana perempuan yang tak pernah didiagnosis diabetes sebelumnya namun menunjukkan kadar glukosa darah yang tinggi selama kehamilan. Diabetes gestaional merupakan diabetes melitus yang terjadi hanya selama kehamilan dan pulih setelah melahirkan.

Pada wanita hamil, khususnya pada usia kandungan di atas 6 bulan, tingkat glukosa dalam darah akan meningkat melebihi batas normal. Sebagian orang bahkan beranggapan bahwa situasi ini alamiah dialami oleh wanita hamil. Walaupun level glukosa akan kembali normal pasca-melahirkan, diabetes melitus gestasional harus ditangani dengan baik. Jika tidak, maka si ibu akan beresiko mengembangkan diabetes tipe 2 setelah beberapa tahun pasca-kehamilan tersebut.

Diabetes Melitus GestasionalBeberapa faktor resiko dari penyakit diabetes melitus gestasional adalah :

  • Mempunyai riwayat keluarga yang menderita penyakit diabetes sebelumnya
  • Usianya diatas 25 tahun disaat sedang hamil
  • Mempunyai tekanan darah tinggi
  • Mempunyai ukuran berat badan yang berlebih sebelum kehamilan
  • Pernah melahirkan bayi yang lebih dari 4 kg atau makrosomia sebelumnya.

Gejala Diabetes Melitus Gestasional pada Ibu Hamil yang biasanya terjadi adalah :

  • Pandangan menjadi kabur
  • Mengalami kelelahan
  • Sering mengalami infeksi disaat sedang mengalami luka, kulit dan juga vagina
  • Sering mengalami buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Penurunan berat badan meskpun nafsu makan mengalami peningkatan

Biasanya penyakit diabetes melitus gestasional memang tidak pernah menunjukkan gejala apapun, sehingga harus melakukan pemeriksaan tes, dan juga screening untuk semua wanita hamil agar melakukan deteksi pada penyakit ini. Penyakit diabetes melitus gestasional yang terjadi di masa kehamilan baisanya terjadi sekitar 2-5% dari semua kasus kehamilan. Dan untuk penyakit ini biasanya bersifat sementara dan akan mengalami peningkatan atau bahkan menghilangkan pasca melahirkan. Penyakit ini bisa disembuhkan, namun hal yang paling penting dilakukan adalah membutuhkan pengawasan medis yang cocok dan tepat selama masa kehamilan berlangsung.

Namun walaupun penyakit diabetes melitus gestasional ini sifatnya adalah sementara, jika tidak mendapatkan penanganan dengan baik maka akan membahayakan kesehatan janin dan juga si ibu. Resiko yang bisa saja terjadi adalah makrosomia atau berat badan bayi yang berlebihan, penyakit jantung bawaan, mengalami kelainana pada sistem saraf pusat, dan juga mengalami cacat otot rangka. Peningkatan dari hormon insulin janin biasanya akan membantu dalam menghambat produksi dari subfaktan janin dan bisa menyebabkan terjadinya sindrom gangguan pada pernapasan.

Menangani dan Mencegah Diabetes Gestasional

Tujuan dari berbagai proses berikut adalah untuk menjaga level gula darah tetap normal selama kehamilan. Itu untuk memastikan bahwa ibu dan anak di dalam kandungan tetap sehat.

Memeriksa bayi secara rutin

Periksakan kesehatan ibu dan kandungan secara teratur selama kehamilan. Monitor kandungan untuk memeriksa ukuran dan kesehatan janin.Lakukan tes ringan yang tidak menimbulkan stres dan tidak sakit untuk ibu dan bayi, seperti menggunakan mesin elektronik yang dapat mendengar detak jantung si bayi dalam kandungan, sehingga dokter dapat mengetahui apakan keadaan janin sehat.

Pola makan/diet

Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas diet wanita hamil adalah dengan mengkonsumsi berbagai makanan sehat. Periksa setiap label makanan dan konsultasikan dengan dokter untuk menentukan pola diet yang tepat selama kehamilan.Secara umum, wanita yang terdiagnosa diabetes gestasional sebaiknya memperhatikan beberapa poin berikut:

  • Tidak terlalu banyak mengkonsumsi lemak dan protein
  • Penuhi karbohidrat melalui makanan yang mengandung buah dan sayuran, serta karbohidrat kompleks (roti, sereal dan nasi)
  • Kurangi konsumsi makanan yang mengandung banyak gula seperti soft-drink, jus buah, dan lain sebagainya.

Senam kehamilan

Lakukan aktivitas dan olahraga ringan yang baik untuk wanita hamil dan kandungan, seperti senam kehamilan. Hal tersebut sangat berguna untuk keduanya, sekaligus menjaga level glukosa di dalam darah tetap normal.

Diabetes Melitus Gestasional

Posted in Uncategorized | Leave a comment