Mencegah Diabetes Mellitus

Mencegah Diabetes Mellitus

Mencegah Diabetes MellitusMencegah Diabetes Mellitus – Dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli kedokteran, dikemukan teori baru yang menyatakan bahwa penyakit diabetes mellitus tidak hanya disebabkan oleh faktor keturunan (genetik), tetapi juga dipengaruhi oleh bebeapa faktor lain yang multi-kompleks, antara lain kebiasaan hidup dan lingkungan.

Orang yang tubuhnya membawa gen diabetes, belum tentu akan menderita penyakit gula, karena masih ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini pada seseorang, yaitu antara lain makan yang berlebihan/kegemukan, kurang gerak atau jarang berolahraga dan kehamilan.

Salah satu solusi bagi penderita penyakit diabetes yaitu mencegah diabetes mellitus sebagai berikut :

Kurangi minuman manis

Mencegah diabetes mellitus dengan mengurangi minum manis. Minuman yang mengandung zat pemanis adalah sumber gula yang tak terlihat, yang bisa membuat gula darah dalam tubuh meningkat, sehingga dampak dan resiko terkena diabetes akan semakin besar jika Anda sering meminum minuman ini.

Kurangi atau hindari menkonsumsi kopi

Minum kopi juga ada manfaatnya untuk tubuh kita, tapi jika diminum terlalu berlebihan apalagi menggunakan tambahan gula yang banyak dapat memicu meningkatkan gula darah di dalam tubuh. Bagi anda yang menderita diabetes, sangat dianjurkan untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi.

Pertahankan berat badan yang sehat

Mencegah diabetes mellitus dengan menjaga berat badan. Sebagian besar orang yang didiagnosis diabetes (biasanya tipe 2) memiliki berat badan lebih. Kelebihan berat dan lemak tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes basah.

Istirahat Yang cukup

Cukup tidur merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh Anda. selain untuk menjaga kebugaran tubuh, tidur selama 6 jam pada malam hari bisa membantu mencegah diabetes mellitus, sebab jika Anda kurang istirahat akan membuat hormon kortisol di dalam tubuh semakin meningkat, sehingga insulin semakin meningkat dan gula dara menjadi tidak seimbang.

Mengkonsumsi buah dan sayuran

Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah, karena sayuran memiliki nutrisi yang lengkap untuk tubuh, serta sangat berkhasiat untuk menurunkan dan mencegah diabetes mellitus atau gula darah.

Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula

Mencegah diabetes mellitus dengan diet seimbang. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.

Rajin berolah raga

Mencegah diabetes mellitus dengan berolahraga. Olah raga merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh kita, dengan olah raga berat badan Anda akan tetap stabil selain itu olah raga juga mampu menurunkan kadar gula di dalam darah serta dapat membuat insulin lebih sensitivitas. Karena salah satu faktor penyebab munculnya diabetes juga karena kegemukan badan. jadi berolah raga minimal 20 menit sekali dalam sehari untuk menjaga gula darah tetap normal.

Jauhi stres berlebihan

Kadar gula darah juga bisa meningkat jika Anda sedang stres berlebihan. Hindarilah stres berlebihan dengan cara refreshing ke tempat wisata, atau melakukan latihan pernafasan untuk menghilangkan stres untuk mencegah diabetes melitus.

Lakukan pemeriksaan kesehatan

Mencegah diabetes mellitus dengan memeriksakan gula darah. Setiap orang yang berusia diatas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali. Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.

Selain cara mengobati diabetes melitus secara alami diatas, untuk mengobati diabetes secara alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mencegah Diabetes Mellitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

 

Diabetes Melitus Dan PengobatannyaDiabetes Melitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Insulin adalah hormon yang dilepas oleh pangreas, yang merupakan zat utama yang bertanggung jawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang tepat

Dibawah ini adalah beberapa gejala penyakit diabetes melitus yang harus diwaspadai :

  • Penderita ingin buang air kecil terus-menerus. Biasanya dengan jumlah urin yang lebih banyak daripada orang normal.
  • Penderita cepat merasa lelah dan biasanya tidak mampu melakukan pekerjaan berat.
  • Badan lemah, lesu, serta tidak bersemangat, selalu merasa mengantuk dan ingin tidur.
  • Penderita kencing manis berat badannya turun drastis tanpa alasan yang jelas, padahal penderita tidak sedang berdiet.
  • Nafsu makan yang meningkat. Penderita gula darah mudah merasa lapar kapan saja.
  • Selalu merasa haus dan ingin minum air terus, seperti terkena dehidrasi.
  • Nyeri kesemutan pada tangan dan kakinya.
  • Penglihatan terganggu dan mulai rabun.
  • Permukaan kulit mudah terkena infeksi.
  • Ketika penderita diabetes mengalami luka di permukaan kulitnya, biasanya luka tersebut sangat sukar untuk disembuhkan.
  • Gatal-gatal pada permukaan kulit.
  • Gejala diabetes terakhir adalah terjadinya pembengkakan di kaki.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengobati diabetes melitus secara alami adalah mengendalikan berat badan, olah raga dan diet. Tujuan dari pengobatan diabetes tersebut adalah untuk mempertahankan kadar gula darah dalam kisaran yang normal.

Mengobati diabetes melitus secara alami bisa dengan sayuran dan rempah-rempah yang bisa kita dapatkan secara mudah di sekitar kita, penyakit diabetes atau kencing manis akhir-akhir ini banyak di derita oleh kalangan atas atupun bawah, penyakit ini kebanyakan menjangkit orang dewasa. Cara mengobati diabetes secara alami dangan sayuran yang sering kita masak atau bisa juga sebagi lalapan dan dengan rempah-rempah yang mungkin sudah ada di kebun dekat rumah

Buncis

Sayur buncis yang rasanya enak ini ternyata bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal karena zat-zat yang terkandung di dalamnya mampu meningkatkan produksi insulin, mengobati diabetes secara alami.

Mengkudu

Mengobati diabetes melitus secara alami dengan mengkudu. Khasiat mengkudu  dapat memperbaiki reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik caranya ambil 2 buah mengkudu yang sudah matang lalu parut dan peras dengan kain yang bersih dan minumlah sarinya.

Pare

Mengobati diabetes secara alami dengan pare. Pare ini berkhasiat untuk memperbaiki sel beta pankreas caranya 200 g pare lalu kita jus dan minum airnya jangan terlalu sering meminumnya karena kalau terlalu sering minum jus pare bisa menyebabkan diare.

Brotowali

Brotowali berkhasiat menghilangkan rasa sakit dan dapat menurunkan panas caranya ambil 6 cm batang brotowali dan akarnya cuci bersih potong dan rebus dengan air 3 gelas menjadi 2 gelas dan minumlah setelah makan bisa diminum setiap hari kalau masih merasakan sakit dan panasnya belun turun.

Ginseng

Mengobati diabetes melitus  secara alami dengan ginseng. Ginseng ini sudah terkenal dapat meningkatkan stamina khasiat lainnya juga bisa menurunkan kadar gula dalam darah.

Kayu manis

Kayu manis selain sebagai bumbu dapur berkhasiat menghambat radikal bebas yang dapat berbahaya bagi ketahanan tubuh usahakan sering menambahkan kayu manis dalam masakan kita sehari-hari.

Selain cara mengobati diabetes melitus secara alami diatas, untuk mengobati diabetes secara alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Pada Lansia

Diabetes Melitus Pada Lansia

 

Diabetes Melitus Pada LansiaDiabetes Melitus – Sejalan dengan bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh manusia akan menurun. Kondisi ini akan mengakibatkan kerentanan tubuh terhadap serangan penyakit, termasuk diabetes melitus (DM). Pada lansia, sama seperti nonlansia, mengontrol diabetes sangatlah penting agar terhindar dari komplikasi akut (hipoglikemia, dehidrasi ringan) maupun komplikasi kronis (stroke, penyakit jantung koroner, kebutaan, impotensi).

Usia lanjut merupakan masa usia di mana terjadi perubahan-perubahan yang menyebabkan terjadinya kemunduran fungsional pada tubuh. Salah satunya adalah terjadinya penurunan produksi dan pengeluaran hormon yang diatur oleh enzim-enzim yang juga mengalami penurunan pada usia lanjut. Salah satu hormon yang menurun sekresinya pada usia lanjut adalah insulin. Hal ini merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya penyakit diabetes mellitus pada usia lanjut. Namun demikian, beberapa faktor resiko seperti resistensi insulin akibat kurangnya massa otot dan terjadinya perubahan vaskular, kegemukan akibat kurangnya aktivitas fisik yang tidak diimbangi dengan asupan makanan yang adekuat, sering mengkonsumsi obat-obatan, faktor genetik, dan keberadaan penyakit lain yang memperberat diabetes mellitus, juga memegang peran penting.

Penyakit diabetes melitus yang terdapat pada usia lanjut mempunyai gambaran klinis yang bervariasi luas, dari tanpa gejala sampai dengan komplikasi nyata dan kadang-kadang menyerupai penyakit atau perubahan yang biasa ditemui pada usia lanjut. Keluhan umum pasien DM seperti poliuria, polidipsia dan polifagia, pada DM usia lanjut tidak ada. Umumnya pasien datang dengan keluhan akibat komplikasi degeneratif kronik pada pembuluh darah dan saraf. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pada usia lanjut, respon tubuh terhadap berbagai perubahan/gejala penyakit mengalami penurunan. Biasanya yang menyebabkan pasien usia lanjut datang berobat adalah karena gangguan penglihatan karena katarak, rasa kesemutan pada tungkai serta kelemahan otot (neuropati perifer) dan luka pada tungkai yang sukar sembuh dengan pengobatan biasa.

Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2006 menyatakan bahwa separuh dari penderita penyakit diabetes melitus terdeteksi saat pasien berusia > 60 tahun, dengan prevalensi terbesar pada usia > 80 tahun. Diperkirakan, jumlah penderita diabetes akan mencapai 40 juta pada tahun 2050. Selain mengakibatkan semakin rentannya para pasien terhadap serangan penyakit, kemungkinan komplikasi juga akan meningkat. Harus kita ingat pula bahwa pasien dengan diabetes mellitus lebih beresiko mendapat stroke dan gagal jantung, dua penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Diagnosa penyakit diabetes melitus pada pasien lansia juga lebih sulit dan cenderung terlambat ditegakkan karena gejala klasik berupa poliuri (meningkatnya frekuensi berkemih), polidipsi (meningkatnya frekuensi minum), dan polifagi (meningkatnya frekuensi makan) tidak selalu tampak. Beberapa gejala yang tidak khas justru muncul seperti: kelemahan, perubahan tingkah laku, depresi, agitasi, demensia, mudah jatuh dan inkontinensia urin. Maka dari itu, tidak jarang pasien tidak menyadari ketika dirinya sudah menderita diabetes pada tahap yang sudah lanjut.

Mengobati penyakit diabetes melitus pada lansia

Dalam memberikan pengobatan penyakit diabetes melitus pada lansia, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan , yakni :

  • Lansia cenderung kemampuan penglihatannya sudah berkurang sehingga kemungkinan besar tidak bisa membaca dan melihat dosis obat secara benar.
  • Secara mental, lansia tidak bisa minum obat tepat waktu sendirian dan harus dikontrol.
  • Secara fisik, para lansia tidak bisa mengambil obat atau melakukan suntik insulin sendirian.
  • Terlalu banyak obat yang harus diminum juga akan mempengaruhi glukosa darah.
  • Nutrisi yang buruk pada lansia bisa mengakibatkan hipoglikemia.
  • Fungsi ginjal dan hati menurun, sehingga beberapa obat diabetes bisa bertahan lama darah dan glukosa darah bisa turun.

Usia lanjut merupakan masa usia di mana terjadi perubahan-perubahan yang menyebabkan terjadinya kemunduran fungsional pada tubuh. Salah Mengingat hal-hal tersebut, pengobatan apapun termasuk penyakit diabetes pada lansia diperlukan seorang pendamping dan perlu ditangani dengan lebih berhati-hati, misalnya Insulin. Tidak berbeda dengan penderita penyakit diabetes yang lain. Hanya saja pada lansia, perlu ada orang lain yang menyuntikannya dan lebih sering mengontrol glukosa darah. Jam suntik dan jam makannya juga harus lebih banyak diawasi sehingga tidak terjadi kekeliruan.

Diabetes Melitus Pada Lansia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Diabetes Pada Wanita

Ciri Ciri Penyakit Diabetes Pada Wanita

 

Ciri Ciri Penyakit Diabetes Pada Wanita

Ciri Ciri Penyakit Diabetes – Penyakit diabetes atau kencing manis atau diabetes mellitus merupakan kelainan sistem insulin karena berlebihnya kadar glukosa di dalam darah. Ada dua jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Meskipun keduanya masih berhubungan dengan gula darah berlebih, ada perbedaan mendasar yang patut diketahui, mulai dari penyebab, gejala, dan cara pencegahan.

Diabetes tipe 2 lebih banyak diderita oleh orang dewasa dengan awalan usia 35 ke atas. Seiring berjalannya waktu penderita diabetes mellitus tipe 2 tidak melulu kepada orang tua, tetapi anak muda usia 25 bahkan 20 tahuan ke atas pun sudah banyak yang menderita diabetes. Penyebab umum dari diabetes tipe 2 adalah pola makan yang kurang tepat dan tidak teratur disertai jarangnya aktivitas olahraga.

Ciri Ciri Penyakit Diabetes Pada Wanita

Diabetes melitus merupakan penyakit yang memerlukan upaya penanganan yang tepat dan serius. Jika tidak dilakukan penanganan dengan cermat, dampak dari penyakit diabetes melitus dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit serius lainnya antara lain : jantung, stroke, disfungsi ereksi, gagal ginjal dan kerusakan sistem saraf.

Diabetes mellitus tidak serta merta datang menyerang, namun semuanya dimulai perlahan dengan beragam gejala. Sebelum didiagnosa oleh dokter menderita kencing manis, penderita akan melalui fase normal terlebih dahulu, kemudian ke pra-diabetes baru akhirnya dinyatakan sebagai penderita. Maka dari itu, hendaknya kita mewaspadai jika menemukan ciri ciri penyakit diabetes berikut pada diri kita atau anggota keluarga kita:

Ciri ciri orang yang terkena penyakit diabetes melitus, antara lain :

  • Buang air kecil terlalu sering ciri ciri penyakit diabetes
  • Terserang rasa haus yang berkepanjangan ciri ciri penyakit diabetes
  • Berat badan turun tanpa penyebab yang jelas ciri ciri penyakit diabetes
  • Merasa cepat lelah, lemas dan mengantuk
  • Sering mengalami kesemutan di bagian kaki serta tangan.
  • Pandangan menjadi kabur ciri ciri penyakit diabetes
  • Kulit terasa kering dan gatal ciri ciri penyakit diabetes
  • Sering menderita infeksi pada kulit, gusi serta saluran kencing.
  • Apabila mengalami luka berdarah sulit atau butuh waktu lama untuk bisa sembuh.

Ciri ciri penyakit diabetes melitus lainnya yang dapat diungkapkan adalah tidak adanya pertumbuhan rambut di daerah distal, kuku-kuku yang menebal, lesi-lesi kulit nekrotik yang berukuran kecil dan daerah cekung karena artrofi jaringan subkutan sebagai akibat ulserasi mengarah kepada penyakit arteri kecil yang merupakan ciri khas dari penyakit diabetes melitus. Ciri-ciri dan distribusi lesi yang lambat menyembuh dan riwayat diabetes yang sudah lama mengarah kepada diagnosis tersebut.

Seiring bertambahnya usia dan penyakit diabetes yang terus dijalani dan berkembang. Penyakit diabetes kemudian menunjukkan ciri-ciri penyakit diabetes yang mudah dikenali dan ciri ini sangat ditakuti oleh banyak penderita diabetes.

Ciri ciri penyakit diabetes melitus yang banyak ditakuti oleh para penderita diabetes melitus adalah timbulnya luka tau gangren yang menyebabkan bentuk lesi kulit mudah terpapar infeksi dn menimbulkan luka yang melebar dan terkadang timbul bau busuk yang keluar dari luka dan kemudian darah luka penderita penyakit diabetes melitus ini terlihat tidak biasa yakni merah kehitaman dan luka atau gangren yang ditimbulkan dari penyakit diabetes melitus ini umumnya jumlahnya lebih dari satu dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya yang merupakan jaringan tempat dimana terkumpulnya dan akumulasi dari kadar gula darah atau glukosa yang menumpuk.

Ketika menemukan ciri ciri penyakit diabetes tersebut di atas, maka kita patut waspada. Kebanyakan kasus diabetes yang terjadi merupakan akibat dari ketidaktahuan dan ketidakpedulian penderita akan gejala atau ciri-ciri penyakit diabetes awal tersebut, padahal ketika tanda tersebut sudah muncul kita diwajibkan untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat sebelum semuanya terlambat.

Apabila kita menemukan berbagai ciri ciri penyakit diabetes tersebut, maka hal pertama yang mesti dilakukan adalah mengunjungi dan memeriksakan keadaan kita ke dokter. Kita juga harus mulai untuk merubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih baik.

Ciri Ciri Penyakit Diabetes Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Diabetes Dan Pencegahannya

Penyakit Diabetes Dan Pencegahannya

 

Penyakit diabetes merupakan penyakit kronis yang sering muncul dengan tanda ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi insulin. Penyakit diabetes memiliki tanda awal berupa meningkatnya kadar gula yang ada di dalam darah, akibatnya ada gangguan system metabolism dalam tubuh. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan namun anda dapat mengatur kadar gula darah agar tetap terkontrol. Diabetes ini bisa terjadi karena kurangnya insulin, insulin merupakan salah satu zat yang dihasilkan pankreas untuk dapat mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi suatu energy. Beberapa gejala yang umum dialami oleh penderita penyakit diabetes meliputi sering buang air kecil, anda sering merasakan haus dan juga lapar, serta badan anda terasa lemas dan juga ngantuk.

Penyakit Diabetes Dan Pencegahannya

Tipe Penyakit Diabetes Mellitus

  1. Diabetes mellitus tipe 1

Penyakit diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin,dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. Penyakit diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja.

  1. Diabetes mellitus tipe 2

Penyakit diabetes tipe 2 adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas (respon) sell dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.

Penyakit diabetes terjadi akibat gaya hidup anda yang tidak sehat. Agar bisa terhindar dari penyakit diabetes, maka anda harus melakukan beberapa tips dibawah ini, yaitu:

  • Anda harus terus bergerak. Sebab aktivitas fisik yang anda lakukan mampu menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin. Tahukah anda bila olahraga seperti senam aerobic memang dipercaya mampu membantu mengendalikan adanya penyakit diabetes.
  • Beralihlah ke gandum dan juga konsumsilah biji-bijian. Sebab karbohidrat olahan seperti tepung, dan gula dapat meningkatkan resiko terkena diabetes. Roti gandum, seral, dan makanan sejenisnya sangat baik untuk mencegah diabetes karena memperlambat penyerapan karbohidrat.
  • Konsumsilah kayu manis. Dengan mengkonsumsi satu gram kayu manis disetiap harinya dapat mengurangi gula darah.
  • Cobalah untuk konsumsi cuka apel. Jika anda konsumsi dua sendok makan cuka apel setiap harinya, dipercaya dapat menurunkan lonjakan gula darah.
  • Hindarilah meminum minuman yang manis. Jika anda sering minum minuman yang manis yang ada hanya membuat anda rentan terkena penyakit diabetes.
  • Gantilah daging merah dengan kedelai. Daging merah memang termasuk sumber protein, namun hanya akan meningkatkan resiko terkena diabetes. Anda bisa menggantinya dengan makanan yang berbahan kedelai.
  • Ada baiknya anda makan sayuran.

Untuk mengobati dan mencegah penyakit diabetes melitus, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Penyakit Diabetes Dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Dan Mengatasinya

Penyebab Diabetes Dan Mengatasinya

 

Penyebab Diabetes -Dari hasil penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli kedokteran, dikemukan teori baru yang menyatakan bahwa penyakit diabetes mellitus tidak hanya disebabkan oleh faktor keturunan (genetik), tetapi juga dipengaruhi oleh bebeapa faktor lain yang multi-kompleks, antara lain kebiasaan hidup dan lingkungan. Orang yang tubuhnya membawa gen diabetes, belum tentu akan menderita penyakit gula, karena masih ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit ini pada seseorang, yaitu antara lain makan yang berlebihan/kegemukan, kurang gerak atau jarang berolahraga dan kehamilan.

Apa Saja Penyebab Diabetes Di Usia Muda ?

Beberapa penyebab diabetes pada umumnya adalah :

1. Keturunan

Penyebab Diabetes Dan Mengatasinya

Faktor penyebab diabetes yang lainnya adalah keturunan, bagi orang tua yang mengalami penyakit diabetes bisa menurunkan pada anaknya. Jadi jika orang tua anda menderita penyakit diabetes anda harus selalu waspada karena kemungkinan besar penyakit ini bisa menurun pada anda.

2. Stres

Stres merupakan faktor penyebab diabetes. Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

3. Kurang tidur

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko penyebab diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

4. Sering Mengkomsumsi Pemanis Buatan

Mengkomsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung pemanis buatan merupakan penyebab diabetes yang paling sering terjadi, pemanis buatan sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia dan bisa membuat kadar gula darah menjadi tinggi.

5. Malas melakukan aktivitas fisik

Melakukan aktivitas disamping bekerja di kantor atau melakoni pekerjaan sehari-hari ternyata tidak selalu membuahkan hasil atau membantu mengurangi kadar gula darah. Aktivitas pendukung lainnya juga diperlukan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah misalnya dengan olahraga ringan yang dapat dilakukan setidaknya 1 minggu sekali. Dengan melakukan olahraga kita dapat mengurangi risiko penyebab diabetes.

6. Rokok

Penyebab diabetes yaitu rokok. Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup atau lifestyle tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

7. Pola Makan Yang Buruk

Penyebab Diabetes Dan Mengatasinya

Makanan adalah penyebab diabetes pada umumnya dan makanan adalah sumber dari penyakit tersebut. Bagi anda yang gemar dalam mengkomsumsi makanan yang berlemak tinggi anda harus berhati-hati karena makanan yang mengandung lemak tinggi selain bisa membuat tubuh seseorang menjadi gemuk makanan tersebut juga bisa membuat kadar gula darah didalam tubuh menjadi meningkat dan melebihi batas normalnya sehingga anda bisa terkena penyakit diabetes atau kencing manis.

Untuk mengobati dan mencegah diabetes melitus dan hipertensi, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Penyebab Diabetes Dan Mengatasinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Pada Kehamilan

Diabetes Pada Kehamilan

 

Diabetes Pada KehamilanDiabetes pada kehamilan, biasanya  diderita Ibu hamil pada trisemester kedua, dan akan sembuh dengan sendirinya setelah melahirkan si bayi. Belum diketahui dengan pasti penyebab diabetes pada kehamilan. Meskipun makanan-makanan manis bukanlah sebagai penyebab utama dari diabetes ini, tetapi ibu hamil tetap perlu menahan diri untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengonsumsinya, terutama pada makanan yang menggunakan pemanis tambahan seperti gula dan produk sejenis. Sedangkan makanan manis dari buah-buahan tetap bisa dimakan sesuai porsi seimbang. Disarankan pula untuk Ibu hamil melakukan aktivitas-aktivitas sehat, seperti mengatur pola makan, olahraga seperti berenang, jalan kaki dan diet selama masa kehamilannya, sehingga dapat mengurangi resiko penyakit diabetes pada kehamilan.

Orang yang obesitas sebelum dan sewaktu kehamilan, memiliki riwayat keluarga diabetes atau keturunan Asia Tenggara dan Timur Tengah memiliki resiko tinggi untuk terjadinya diabetes gestasional. Kebanyakan wanita dengan diabetes pada kehamilan tidak menunjukkan gejala. Untungnya, sebagian besar kasus diabetes gestasional dapat diatasi dengan perubahan pola makan dan olahraga. Hanya pada sebagian kecil kasus dimana terapi insulin diperlukan untuk mengatasi kondisi ini.

Apa Penyebab Diabetes Pada Kehamilan ?

Diabetes tipe ini disebabkan karena insulin tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Hormon kehamilan dapat menghalangi insulin untuk menjalankan fungsinya. Akibatnya level gula darah/glukosa dalam tubuh menjadi tinggi. Penyebabnya mirip dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Oleh karena itu, diabetes pada kehamilan merupakan sub-tipe dari tipe 2.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menjadikan seseorang rentan terhadap diabetes pada kehamilan:

  • Memiliki sejarah keluarga yang mengidap diabetes
  • Berusia di atas 25 tahun saat hamil
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memiliki berat badan tinggi sebelum hamil
  • Pernah melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4000g (makrosomia) sebelumnya

Gejala Diabetes Pada Kehamilan

  • Pandangan menjadi kabur
  • Mengalami kelelahan
  • Sering mengalami infeksi disaat sedang mengalami luka, kulit dan juga vagina
  • Sering mengalami buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Penurunan berat badan meskpun nafsu makan mengalami peningkatan

Biasanya penyakit diabetes pada kehamilan memang tidak pernah menunjukkan gejala apapun, sehingga harus melakukan pemeriksaan tes, dan juga screening untuk semua wanita hamil agar melakukan deteksi pada penyakit ini. Penyakit diabetes pada kehamilan yang terjadi di masa kehamilan baisanya terjadi sekitar 2-5% dari semua kasus kehamilan. Dan untuk penyakit ini biasanya bersifat sementara dan akan mengalami peningkatan atau bahkan menghilangkan pasca melahirkan. Penyakit ini bisa disembuhkan, namun hal yang paling penting dilakukan adalah membutuhkan pengawasan medis yang cocok dan tepat selama masa kehamilan berlangsung.

Namun walaupun penyakit diabetes pada kehamilan ini sifatnya adalah sementara, jika tidak mendapatkan penanganan dengan baik maka akan membahayakan kesehatan janin dan juga si ibu. Resiko yang bisa saja terjadi adalah makrosomia atau berat badan bayi yang berlebihan, penyakit jantung bawaan, mengalami kelainana pada sistem saraf pusat, dan juga mengalami cacat otot rangka. Peningkatan dari hormon insulin janin biasanya akan membantu dalam menghambat produksi dari subfaktan janin dan bisa menyebabkan terjadinya sindrom gangguan pada pernapasan.

Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan bagi Anda, penderita diabetes pada kehamilan :

Konsumsi makanan berserat

Lebih banyak mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan segar dan sayur-sayuran yang mengandung banyak serat diimbangi dengan asupan air putih yang cukup. Batasi makanan yang berlemak dan biasakan untuk makan dalam porsi yang tidak terlalu besar.

Berolahraga

Olahraga secara rutin dapat membantu tubuh membakar lebih banyak glukosa tanpa tambahan insulin.

Kontrol berat badan

Resiko diabetes pada kehamilan akan meningkat jika berat badan 20% lebih besar dari berat badan ideal. Para ilmuwan dari National Institutes of Health and Harvard University menemukan bahwa wanita yang sebelum hamil mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak hewani dan kolesterol memiliki resiko lebih tinggi terhadap diabetes gestasional dibandingkan dengan wanita hamil yang sebelumnya melakukan diet rendah lemak hewani dan kolesterol.

Pemeriksaan

Screening dilakukan pada usia kehamilan antara minggu ke-24 dan ke-28.

Mengecek kadar gula darah

Dokter akan melakukan tes darah rutin untuk melihat apakah latihan dan rencana diet yang anda lakukan dapat menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Anda mungkin perlu memiliki alat pengecek gula darah di rumah untuk memeriksa gula darah beberapa kali sehari. Dalam beberapa kasus, anda mungkin harus minum obat insulin. Insulin tidak berpengaruh ke dalam tubuh bayi dan tidak berbahaya bagi bayi anda. tetapi anda perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter anda tentang penggunaan insulin.

Diabetes Pada Kehamilan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Mellitus Pencegahan

Diabetes Mellitus Pencegahan

 

Diabetes Mellitus Pencegahan

Diabetes Mellitus Pencegahan

Diabetes Mellitus Pencegahan – Diabetes mellitus atau kencing manis merupakan penyakit yang ditandai oleh meningkatnya kadar gula darah (hiperglisemia) secara terus menerus, terlebih setelah makan. Terdapat tiga jenis diabetes yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan gestational diabetes, namun yang paling sering dijumpai adalah diabetes tipe 2. Diabetes mellitus menempati posisi ke-4 sebagai penyebab kematian manusia di dunia. Diabetes terjadi akibat gaya hidup tidak sehat seperti pola makan yang tidak sehat sehingga menyebabkan obesitas dan malas berolahraga.

Salah satu solusi bagi penderita penyakit diabetes yaitu melakukan diabetes melitus pencegahan sebagai berikut :

Kurangi minuman manis

Diabetes mellitus pencegahan dengan mengurangi minum manis. Minuman yang mengandung zat pemanis adalah sumber gula yang tak terlihat, yang bisa membuat gula darah dalam tubuh meningkat, sehingga dampak dan resiko terkena diabetes akan semakin besar jika Anda sering meminum minuman ini.

Kurangi atau hindari menkonsumsi kopi

Diabetes mellitus pencegahan dengan mengurangi koncumsi kopi. Minum kopi juga ada manfaatnya untuk tubuh kita, tapi jika diminum terlalu berlebihan apalagi menggunakan tambahan gula yang banyak dapat memicu meningkatkan gula darah di dalam tubuh. Bagi anda yang menderita diabetes, sangat dianjurkan untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi.

Pertahankan berat badan yang sehat

Diabetes mellitus pencegahan dengan menjaga berat badan. Sebagian besar orang yang didiagnosis diabetes (biasanya tipe 2) memiliki berat badan lebih. Kelebihan berat dan lemak tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes basah.

Istirahat Yang cukup

Cukup tidur merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh Anda. selain untuk menjaga kebugaran tubuh, tidur selama 6 jam pada malam hari bisa membantu diabetes mellitus pencegahan, sebab jika Anda kurang istirahat akan membuat hormon kortisol di dalam tubuh semakin meningkat, sehingga insulin semakin meningkat dan gula dara menjadi tidak seimbang.

Mengkonsumsi buah dan sayuran

Diabetes mellitus pencegahan dengan mengonsumsi buah dan sayur. Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah, karena sayuran memiliki nutrisi yang lengkap untuk tubuh, serta sangat berkhasiat untuk menurunkan dan mencegah diabetes melitus atau gula darah.

Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula

Diabetes mellitus pencegahan dengan diet seimbang. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.

Rajin berolah raga

Diabetes mellitus pencegahan dengan berolahraga. Olah raga merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh kita, dengan olah raga berat badan Anda akan tetap stabil selain itu olah raga juga mampu menurunkan kadar gula di dalam darah serta dapat membuat insulin lebih sensitivitas. Karena salah satu faktor penyebab munculnya diabetes juga karena kegemukan badan. jadi berolah raga minimal 20 menit sekali dalam sehari untuk menjaga gula darah tetap normal.

Jauhi stres berlebihan

Kadar gula darah juga bisa meningkat jika Anda sedang stres berlebihan. Hindarilah stres berlebihan dengan cara refreshing ke tempat wisata, atau melakukan latihan pernafasan untuk menghilangkan stres untuk diabetes mellitus pencegahan.

Lakukan pemeriksaan kesehatan

Diabetes mellitus pencegahan dengan memeriksakan gula darah. Setiap orang yang berusia diatas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali. Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.

Diabetes Mellitus Pencegahan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus – Penderita diabetes melitus haruslah selalu mengontrol kadar gula darah/glukosa secara teratur, menjaga pola makan, mengatur berat badan dan melakukan cek up secara rutin. Pola hidup seperti itu sangat perlu untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes melitus. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol pada pasien penyakit diabetes melitus akan menyebabkan berbagai komplikasi diabetes melitus, baik yang bersifat akut maupun yang kronik. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi para pasien untuk memantau kadar glukosa darahnya secara rutin.

Penderita penyakit diabetes harus menjaga kestabilan kadar gula darah agar komplikasi diabetes melitus tidak terjadi. Komplikasi diabetes melitus sangat mungkin menyerang organ-organ tubuh di bawah ini.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Kulit

Komplikasi diabetes melitus biasanya menyerang kulit. Infeksi yang disebabkan oleh jamur dan bakteri adalah hal utama pada komplikasi diabetes yang menyerang kulit. Rasa gatal juga sering timbul akibat adanya penyakit gula dan hal-hal ini diakibatkan oleh adanya sirkulasi darah yang buruk. Komplikasi penyakit diabetes yang menyerang kulit atau yang biasa disebut diabetes dermopathy ditandai dengan adanya bercak merah kecoklatan pada kulit. Komplikasi penyakit diabetes ini biasanya terjadi pada mereka yang telah mengidap diabetes selama 10 hingga 20 tahun.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Tulang

Tahukah Anda bahwa kepadatan tulang dapat dipengaruhi oleh adanya penyakit gula tipe 1? Tidak hanya kepadatan tulang, resiko terjadinya fraktur atau patah tulang juga sangat tinggi bagi penderita penyakit diabetes. Sedangkan penyakit diabetes tipe 2 sepertinya terhindar dari adanya osteoporosis. Untuk mencegah terjadinya pengurangan kepadatan tulang, penderita penyakit diabetes tipe 1 dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin D atau diet yang tinggi kalsium.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Mata

Kadar gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan kerusakan pada organ mata. Kadar gula darah yang kerap kali berubah-ubah dapat menyebabkan masalah keseimbangan cairan pada lensa mata. Lensa mata bisa saja menyerap terlalu banyak cairan yang dapat membuat mata membesar dan membuat penglihatan menjadi kabur. Saraf mata dan pembuluh darah yang mengirimkan darah ke retina juga dapat rusak akibat adanya diabetes. Selain glaukoma dan katarak, diabetes juga dapat menyebabkan kebutaan.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Ginjal

Ketika insulin tidak diproduksi maka glukosa tidak akan diubah menjadi glikogen sebagai energi, hasilnya adalah glukosa akan terus beredar di pembuluh darah. Sebagai alat filter dalam tubuh, ginjal berfungsi untuk menyaring terlalu banyak darah. Gula dalam darah yang terlalu banyak tentu saja memperkeras kerja ginjal. Kerja keras ginjal yang terus menerus dapat membuat ginjal berhenti untuk bekerja suatu saat nanti.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Tekanan darah

Diabetes dapat mengakibatkan masalah pada jantung yang disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi. Resiko terhadap stroke menjadi dua kali lipat dalam lima tahun sejak seseorang divonis mengidap diabetes mellitus tipe 2. Diabetes menyebabkan terjadinya sirkulasi darah yang buruk sehingga mempengaruhi tekanan darah dan gangguan pada jantung.

Komplikasi Diabetes Melitus Pada Kaki

Pasti Anda sering mendengar bahwa seorang penderita diabetes harus diamputasi kakinya. Infeksi pada kaki sering kali membuat para penderita diabetes terpaksa merelakan kakinya. Infeksi pada kaki ini disebabkan oleh adanya sirkulasi darah yang buruk. Aliran darah ke kaki sering kali terganggu yang akhirnya menimbulkan penyakit pembuluh darah perifer pada kaki. Pembuluh darah ini menyempit karena adanya timbunan lemak. Namun, penderita diabetes tidak dapat merasakan sakit atau panas akibat penyempitan ini. Yang terjadi adalah infeksi telah berkembang tanpa disadari oleh penderita.

Sebaiknya Anda mengunjungi dokter sebanyak dua sampai empat kali setahun. Jika Anda menggunakan insulin atau butuh bantuan menyeimbangkan kadar gula darah Anda, mungkin Anda harus mengunjungi lebih sering. Kemudian lakukan juga pemeriksaan fisik dan mata tahunan. Anda sebaiknya periksa mata, saraf, dan kerusakan ginjal, dan komplikasi lain untuk menghilangkan kemungkinan komplikasi diabetes melitus. Perlu juga ke dokter gigi dua kali setahun serta pastikan untuk memberitahu semua penyedia layanan kesehatan Anda bahwa Anda memiliki penyakit diabetes.

Komplikasi Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Ciri Ciri Penyakit Diabetes – Kencing manis merupakan salah satu istilah lain dari diabetes. Penyakit ini terjadi karena gangguan kerja yang dialami hormon insulin. Sedikit informasi, hormon insulin adalah hormon yang mengatur metabolisme glukosa di dalam darah. Permasalahan terjadi ketika hormon insulin mengalami gangguan sehingga kadar gula dalam darah meningkat. Meskipun, bisa dikatakan diabetes memang disebabkan oleh gula, meskipun terkadang penyebab utamanya bukan hanya karena gula.

Diabetes melitus merupakan penyakit yang memerlukan upaya penanganan yang tepat dan serius. Jika tidak dilakukan penanganan dengan cermat, dampak dari penyakit diabetes melitus dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit serius lainnya antara lain : jantung, stroke, disfungsi ereksi, gagal ginjal dan kerusakan sistem saraf.

Diabetes mellitus tidak serta merta datang menyerang, namun semuanya dimulai perlahan dengan beragam gejala. Sebelum didiagnosa oleh dokter menderita kencing manis, penderita akan melalui fase normal terlebih dahulu, kemudian ke pra-diabetes baru akhirnya dinyatakan sebagai penderita. Maka dari itu, hendaknya kita mewaspadai jika menemukan ciri ciri penyakit diabetes berikut pada diri kita atau anggota keluarga kita:

Ciri ciri orang yang terkena penyakit diabetes melitus, antara lain :

  • Buang air kecil terlalu sering ciri ciri penyakit diabetes
  • Terserang rasa haus yang berkepanjangan ciri ciri penyakit diabetes
  • Berat badan turun tanpa penyebab yang jelas ciri ciri penyakit diabetes
  • Merasa cepat lelah, lemas dan mengantuk
  • Sering mengalami kesemutan di bagian kaki serta tangan.
  • Pandangan menjadi kabur ciri ciri penyakit diabetes
  • Kulit terasa kering dan gatal ciri ciri penyakit diabetes
  • Sering menderita infeksi pada kulit, gusi serta saluran kencing.
  • Apabila mengalami luka berdarah sulit atau butuh waktu lama untuk bisa sembuh.

Ciri ciri penyakit diabetes melitus lainnya yang dapat diungkapkan adalah tidak adanya pertumbuhan rambut di daerah distal, kuku-kuku yang menebal, lesi-lesi kulit nekrotik yang berukuran kecil dan daerah cekung karena artrofi jaringan subkutan sebagai akibat ulserasi mengarah kepada penyakit arteri kecil yang merupakan ciri khas dari penyakit diabetes melitus. Ciri-ciri dan distribusi lesi yang lambat menyembuh dan riwayat diabetes yang sudah lama mengarah kepada diagnosis tersebut.

Seiring bertambahnya usia dan penyakit diabetes yang terus dijalani dan berkembang. Penyakit diabetes kemudian menunjukkan ciri-ciri penyakit diabetes yang mudah dikenali dan ciri ini sangat ditakuti oleh banyak penderita diabetes.

Ciri ciri penyakit diabetes melitus yang banyak ditakuti oleh para penderita diabetes melitus adalah timbulnya luka tau gangren yang menyebabkan bentuk lesi kulit mudah terpapar infeksi dn menimbulkan luka yang melebar dan terkadang timbul bau busuk yang keluar dari luka dan kemudian darah luka penderita penyakit diabetes melitus ini terlihat tidak biasa yakni merah kehitaman dan luka atau gangren yang ditimbulkan dari penyakit diabetes melitus ini umumnya jumlahnya lebih dari satu dan dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya yang merupakan jaringan tempat dimana terkumpulnya dan akumulasi dari kadar gula darah atau glukosa yang menumpuk.

Ketika menemukan ciri ciri penyakit diabetes tersebut di atas, maka kita patut waspada. Kebanyakan kasus diabetes yang terjadi merupakan akibat dari ketidaktahuan dan ketidakpedulian penderita akan gejala atau ciri-ciri penyakit diabetes awal tersebut, padahal ketika tanda tersebut sudah muncul kita diwajibkan untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat sebelum semuanya terlambat.

Apabila kita menemukan berbagai ciri ciri penyakit diabetes tersebut, maka hal pertama yang mesti dilakukan adalah mengunjungi dan memeriksakan keadaan kita ke dokter. Kita juga harus mulai untuk merubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih baik.

Ciri ciri penyakit diabetes lanjutan yang mengakibatkan komplikasi yaitu :

Ganguan Penglihatan

Gangguan penglihatan terjadi akibat masuknya gula ke dalam aliran darah yang menuju kemata. Jika hal ini terjadi pada pembuluh darah yang menuju keretina maka lama kelamaan retina akan rusak.

Gangguan Pada Ginjal

Gangguan pada ginjal terjadi karena kerja ginjal terlalu berat. Tugas ginjal sebenarnya hanya menyaring zat-zat makanan dan membuang zat-zat racun dari dalam tubuh dalam bentuk urin.

Gangguan Pada Jantung

Gangguan pada jantung terjadi ketika pembuluh darah yang menuju jantung mengalami penyumbatan. Hal ini terjadi karena gula ikut bersama aliran darah.

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment