Obat Diabetes Melitus Tradisional

Obat Diabetes Melitus Tradisional

 

Obat Diabetes Melitus -Bila tidak dikendalikan, penyakit diabetes melitus bisa mencetuskan berbagai komplikasi penyakit yang kronis dan berakibat fatal, di antarnya penyakit jatung, gangguan fungsi ginjal, kebutaan, impotensi, atau pembusukan kaki yang terkadang mengharuskan penderita merelakan kakinya untuk diamputasi.

Mungkin anda dapat mencoba beberapa tumbuhan herbal ini untuk dapat mengobati diabetes yang anda derita, Diabetes termasuk penyakit yang berbahaya karena dapat menimbulkan komplikasi pada organ tubuh lain, seperti penyakit kardiovaskular, gagal ginjal dan kerusakan saraf. Agar lebih baik dan hidup sehat, kita perlu menjaga tubuh dan mencoba pula untuk menjaga tingkat gula darah agar dapat terhindar dari penyakit ini.

Selain cara medis, sejak zaman nenek moyang berbagai ramuan alami telah digunakan untuk mengobati diabetes. Penelitian ilmiah juga menegaskan efektivitas beberapa tumbuh-tumbuhan tertentu untuk menyembuhkan diabetes. Berikut ini adalah beberapa tanaman yang dapat dijadikan obat diabetes melitus :

Obat Diabetes Melitus Tradisional

  1. Fenugreek obat diabetes melitus

Fenugreek merupakan sejenis tanaman biji-bijian yang dapat dijumpaai di Asia dan sering dipergunakan oleh orang India sebagai penyedap masakan. Fenugreek ini mempunyai kemampuan untuk menjaga kadar glukosa dalam darah dan banyak dipergunakan untuk mengobati diabetes.

Fenugreek menurunkan resistensi insulin dan juga mengontrol kadar glukosa darah dengan cara meningkatkan jumlah reseptor insulin didalam sel darah merah. ini akan menaikkan pemanfaatan glukosa pada jaringan perifer hingga dapat mengurangi kadar glukosa didalam darah. Namun begitu tidak boleh dipergunakan oleh yang sedang wanita hamil atau dalam tahap menyusui

  1. Lidah buaya obat diabetes melitus

Lidah buaya banyak dianggap sebagai ‘tanaman penyembuh’. Getah dari lidah buaya dan gelnya sering digunakan secara tradisional untuk menyembuhkan diabetes karena dipercaya dapat membantu mengontrol kadar glukosa dalam darah puasa dan HbA1c.

  1. Kayu manis obat diabetes melitus

Tumbuhan yang satu ini membuat sel-sel lemak dapat lebih mudah diakses insulin dan meningkatkan konversi glukosa menjadi energi. Selain itu tanaman ini juga menghambat pembentukan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh

  1. Bawang obat diabetes melitus

Secara siginifikan dapat menurunkan gula darah. Ekstrak dari bawang dapat mengurangi kadar gula darah selama toleransi glukosa oral dan intravena. Bawang juga mempengaruhi metabolisme hepatik glukosa dan meningkatkan pelepasan insulin, sehingga dapat mencegah perusakan insulin.

  1. Bawang putih obat diabetes melitus

Bawang putih dianggap sebagai salah satu ramuan terbaik untuk menurunkan gula darah dan perbaikan sel-sel pankreas dan untuk merangsang pankreas untuk menghasilkan insulin. Ini telah dibuktikan dalam berbagai penelitian, namun sayang sekali masih banyak yang tidak tahu atau tidak memanfaatkannya.

  1. Kemangi obat diabetes melitus

Penelitian yang telah dilakukan telah menunjukkan bahwa kemangi juga memiliki efek positif pada glukosa setelah makan dan saat puasa. Tanaman ini bisa memfasilitasi proses sekresi insulin.

  1. Daun mangga obat diabetes melitus

Daun Mangga juga diketahui merupakan obat yang efektif pada diabetes . Caranya, cukup rendam daun mangga semalam dalam sebuah secangkir air. kemudian, tiriskan daun dan minum airnya. Hal ini dapat membantu untuk meringankan gejala diabetes.

8.Ginseng Asia obat diabetes melitus

Ginseng Asia umumnya digunakan dalam pengobatan tradisional Cina dan negara-negara asia timir untuk mengobati diabetes. Tanaman ini memiliki efek langsung dalam menurunkan gula dan meningkatkan pelepasan insulin dari pankreas serta meningkatkan kadar reseptor insulin.

9.Sambiloto obat diabetes melitus

Salah satu obat diabetes melitus yang paling dikenal adalah sambiloto. Memiliki kandungan bernama andrografolida yakni sejenis anti-diabetes. Senyawa organik tersebut berfungsi menekan terbentuknya glukosa di dalam darah berubah menjadi asam laktat. Cara penyajiannya bisa dilakukan dengan merebus simplisia sambiloto.

  1. Ekstrak buah manggis obat diabetes melitus

Buah manggis beberapa waktu terakhir ini mulai dikenal karena kandungan senyawa organik bernama xanthones. Senyawa tersebut adalah sejenis antioksidan dan berfungsi untuk meningkatkan sensitivitas insulin serta mengurangi resistensi insulin di dalam tubuh.

 

Obat Diabetes Melitus Tradisional

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Diabetes Gestasional

Penyakit Diabetes Gestasional

 

Penyakit Diabetes -Penyakit diabetes gestasional (atau Diabetes Melitus Gestasional / GDM) adalah salah satu sub-tipe dari penyakit diabetes melitus, di mana perempuan yang tak pernah didiagnosis diabetes sebelumnya namun menunjukkan kadar glukosa darah yang tinggi selama kehamilan. Penyakit diabetes gestaional merupakan penyakit diabetes melitus yang terjadi hanya selama kehamilan dan pulih setelah melahirkan.

Pada wanita hamil, khususnya pada usia kandungan di atas 6 bulan, tingkat glukosa dalam darah akan meningkat melebihi batas normal. Sebagian orang bahkan beranggapan bahwa situasi ini alamiah dialami oleh wanita hamil. Walaupun level glukosa akan kembali normal pasca-melahirkan, diabetes gestasional harus ditangani dengan baik. Jika tidak, maka si ibu akan beresiko mengembangkan diabetes tipe 2 setelah beberapa tahun pasca-kehamilan tersebut.

Penyakit Diabetes GestasionalApa Saja Penyebab dan Gejala Penyakit Diabetes ?

Para peneliti belum tahu persis mengapa beberapa wanita mengalami penyakit diabetes gestasional. Untuk memahami bagaimana diabetes gestasional terjadi, Anda perlu memahami bagaimana kehamilan mempengaruhi kadar glukosa dalam tubuh Anda.

Salah satu faktor yang diyakini sebagai pemicu penyakit diabetes gestasional adalah adanya hormon yang dilepaskan oleh plasenta untuk pertumbuhan janin. Hormon tersebut diduga menghalangi kerja dari insulin di dalam sel-sel tubuh wanita hamil. Hal ini menyebabkan terjadinya resistensi insulin.

Artinya, sel-sel dalam tubuh wanita hamil mengalami kesulitan untuk menggunakan insulin sehingga kadar gula dalam darah akan meningkat dan mempengaruhi produksi dari energi di dalam tubuh.

Dalam kebanyakan kasus, penyakit diabetes gestational umumnya tidak menimbulkan gejala khas sehingga gejala yang muncul seringkali diabaikan. Tapi ada beberapa gejala yang mungkin bisa diperhatikan meliputi:

  • Banyak kencing (poliuria).
  • Banyak minum (polidipsia).
  • Banyak makan (polifagia).
  • Keluhan yang sering dihubungkan dengan diabetes: sering bisulan, gatal-gatal di kulit dan kemaluan, keputihan, cepat lelah, sering mengantuk, dan kesemutan.

Jika beberapa gejala di atas dialami, penting untuk melakukan pemeriksaan dan tes darah secara rutin selama kehamilan. Tes darah yang dilakukan bisa membantu mendeteksi diabetes gestasional dan membantu Anda menghindari komplikasi yang diakibatkannya baik bagi Anda maupun janin Anda.

Menangani dan Mencegah Diabetes Gestasional

Tujuan dari berbagai proses berikut adalah untuk menjaga level gula darah tetap normal selama kehamilan. Itu untuk memastikan bahwa ibu dan anak di dalam kandungan tetap sehat.

1. Memeriksa bayi secara rutin

Periksakan kesehatan ibu dan kandungan secara teratur selama kehamilan. Monitor kandungan untuk memeriksa ukuran dan kesehatan janin.Lakukan tes ringan yang tidak menimbulkan stres dan tidak sakit untuk ibu dan bayi, seperti menggunakan mesin elektronik yang dapat mendengar detak jantung si bayi dalam kandungan, sehingga dokter dapat mengetahui apakan keadaan janin sehat.

2. Pola makan

Cara terbaik untuk meningkatkan kualitas diet wanita hamil adalah dengan mengkonsumsi berbagai makanan sehat. Periksa setiap label makanan dan konsultasikan dengan dokter untuk menentukan pola diet yang tepat selama kehamilan.Secara umum, wanita yang terdiagnosa penyakit diabetes gestasional sebaiknya memperhatikan beberapa poin berikut:

  • Tidak terlalu banyak mengkonsumsi lemak dan protein
  • Penuhi karbohidrat melalui makanan yang mengandung buah dan sayuran, serta karbohidrat kompleks (roti, sereal dan nasi)
  • Kurangi konsumsi makanan yang mengandung banyak gula seperti soft-drink, jus buah, dan lain sebagainya.

3. Melakukan senam kehamilan

Lakukan aktivitas dan olahraga ringan yang baik untuk wanita hamil dan kandungan, seperti senam kehamilan. Hal tersebut sangat berguna untuk keduanya, sekaligus menjaga level glukosa di dalam darah tetap normal.

 

Penyakit Diabetes Gestasional

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Diabetes Sejak Dini

Mencegah Diabetes Sejak Dini

Mencegah Diabetes -Diabetes mellitus adalah penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Hal ini sebenarnya bukan karena parahnya penyakit diabetes yang diderita, namun lebih sering akibat dari komplikasi penyakit diabetes itu sendiri. Karena itulah, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mencegah penyakit diabetes sejak dini. Tujuannya untuk menghindari dan mengurangi risiko terjadinya penyakit diabetes.

Mencegah Diabetes Sejak Dini

Ciri-ciri yang biasa muncul pada penderita diabetes melitus diantaranya adalah :

  • Sering merasakan ingin buang air kecil terutama pada malam hari.
  • Mudah merasakan haus dan banyak minum.
  • Mudah merasakan lapar.
  • Penglihatan sedikit kabur.
  • Mudah lelah dan sering mengantuk.
  • Sering merasakan pusing dan mual.
  • Jika penderita mengalami luka, penyembuhan lukanya buruk.
  • Sering merasakan kesemutan pada tangan dan kaki.
  • Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu.
  • Mengalami disfungsi ereksi pada pasien pria.
  • Mengalami penurunan berat badan.

Bagaimana cara mencegah diabetes sejak dini ?

Sebelum terlambat, berikut adalah beberapa cara mencegah diabetes:

1. Ketahui riwayat kesehatan keluarga.

Kemungkinan seseorang terkena diabetes di kemudian hari akan meningkat jika di dalam keluarga terdapat satu atau lebih anggota yang menderita diabetes.

2. Tetap aktif secara fisik.

Olahraga teratur bisa membantu mencegah diabetes dengan mengontrol berat badan dan meningkatkan aliran darah. Olahraga sangat penting terutama jika secara genetik seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi.

3. Makanlah diet yang seimbang

Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.

4. Lakukan pemeriksaan kesehatan.

Mencegah diabetes dengan melakukan pemeriksaan kesehatan. Setiap orang yang berusia diatas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali. Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.

5. Pertahankan berat badan yang sehat.

Mencegah diabetes sejak dini dengan menjaga berat badan yang sehat. Sebagian besar orang yang didiagnosis diabetes (biasanya tipe 2) memiliki berat badan lebih. Kelebihan berat dan lemak tubuh akan meningkatkan risiko terkena diabetes.

6. Sarapan sangat penting

Tidak peduli seberapa bencinya Anda pada sarapan, sangat penting untuk sarapan setiap hari. Hal itu membantu mencegah diabetes dan mengurangi resiko terkena penyakit diabetes. Makan sarapan yang sehat tidak hanya membantu mengontrol nafsu makan, tetapi juga membantu mengontrol konsumsi kalori.

7. Minum air kelapa segar

Minuman ini sering direkomendasikan oleh para ahli untuk pasien diabetes bila dikonsumsi dalam jumlah tidak terlalu banyak. Air kelapa alami yang kaya elektrolit akan meningkatkan energi dan sodium secara alami.

8. Hindari makanan berlemak

Junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya untuk mencegah diabetes.

9. Hindari minuman manis

Soda, minuman ringan atau berperasa dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Semua minuman berpemanis merupakan sumber gula yang tak terlihat, yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

10. Makan banyak sayuran

Daging memang lezat, namun Anda tidak harus memakannya setiap hari, karena dapat menimbulkan risiko diabetes. Dengan demikian, perbanyak konsumsi sayuran setiap hari. Mereka akan membantu Anda mencegah diabetes.

11. Hindari stress

Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Jadi, kurangi tingkat stres dengan berlatih yoga, meditasi atau latihan pernapasan untuk mencegah diabetes anda.

12. Tidur nyenyak

Mendapatkan setidaknya enam jam tidur di malam hari sangat penting untuk mencegah diabetes. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh, yang dapat meningkatkan tingkat insulin dan menyebabkan ketidakseimbangan gula darah. Selain itu, tidur yang tidak nyenyak juga bisa membuat nafsu makan menggil.

 

Mencegah Diabetes Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes Melitus Tipe 1

 

Diabetes Melitus – Asia Tenggara adalah salah satu wilayah dengan prevalensi tertinggi untuk diabetes tipe 1. Ada sekitar 111.500 anak-anak di bawah 15 tahun yang mengidap diabetes tipe 1 dengan perkiraan 18.000 kasus baru pada tiap tahun.

Diabetes melitus tipe 1 sering dikategorikan sebagai kelainan terhadap sistem imun/ kekebalan tubuh. Hal tersebut dikarenakan pada diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh merusak sel penghasil hormon insulin yang terdapat di pankreas. Sel penghasil insulin yang dimaksud adalah sel beta.

Dalam kondisi normal, sistem kekebalan tubuh akan menyerang dan membentengi tubuh dari bakteri dan substansi-substansi atau virus yang menyusup ke dalam tubuh. Namun pada diabetes tipe 1, tanpa alasan yang pasti, sistem imun menyerang pankreas serta menghancurkan sel beta dan menyebabkan terhambatnya produksi hormon insulin.

Diabetes melitus tipe 1 terjadi saat tubuh kekurangan hormon insulin, sehingga kadar glukosa (gula darah) meningkat hingga di atas normal. Insulin berfungsi untuk menyerap nutrisi dan gula dalam darah, kemudian mensirkulasikannya ke berbagai sel tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi.

Penderita diabetes melitus tipe 1 hanya memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali. Akibatnya glukosa dalam darah semakin meningkat (hiperglikemia) dan sel-sel tubuh tidak mendapatkan asupan energi yang cukup.

Diabetes Melitus Tipe 1Kondisi tersebut dapat menyebabkan:

Dehidrasi

Tingginya kadar gula dalam darah akan meningkatkan frekuensi urinasi (buang air kecil) sebagai reaksi untuk mengurangi kadar gula. Saat gula darah keluar bersama urine, tubuh juga akan kehilangan banyak air, sehingga mengakibatkan dehidrasi.

Kehilangan berat badan

Gula dalam darah (glukosa) merupakan sumber energi bagi tubuh. Glukosa yang terbuang bersama urine juga mengandung banyak nutrisi dan kalori yang diperlukan tubuh manusia. Oleh karena itu penderita diabetes tipe 1 juga akan kehilangan berat badannya secara drastis.

Kerusakan tubuh

Tingginya level gula dalam darah akan menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh. Kondisi ini juga akan merusak pembuluh darah kecil pada mata, ginjal dan jantung. Penderita diabetes beresiko tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.

Penyebab Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes melitus tipe 1 disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi hormon insulin. Hormon ini berfungsi untuk memindahkan glukosa dari dalam darah ke sel-sel yang akan mengolahnya menjadi energi. Organ pankreas dalam tubuh penderita diabetes tipe 1 tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Tanpa insulin, sel-sel tubuh akan mengolah lemak dan otot menjadi energi sehingga menyebabkan turunnya berat badan. Ini dapat mengakibatkan kondisi akut yang disebut ketoasidosis diabetik pada penderita diabetes tipe 1, yaitu saat darah menjadi terlalu asam serta terjadi dehidrasi yang membahayakan.

Komplikasi pada Diabetes Melitus Tipe 1

Jika tidak dikontrol dengan baik, diabetes melitus tipe 1 dapat menimbulkan beberapa komplikasi yang lebih serius, seperti:

  1. Kerusakan Saraf

Kerusakan saraf mengakibatkan gangguan pada sistem sirkulasi darah, khususnya di daerah kaki. Kondisi ini akan menyebabkan luka gores kecil di kaki dengan cepat berubah menjadi luka yang parah dan infeksi. Pada kasus yang serius, kaki yang mengalami infeksi harus segera diamputasi agar luka tidak terus menyebar.

  1. Kerusakan Retina

Sebagian besar penderita diabetes tipe 1 akan memiliki masalah pada mata. Resiko tersebut akan semakin meningkat setelah 15 tahun menderita diabetes tipe ini. Menjaga level glukosa tetap normal akan menurunkan resiko kerusakan retina.

  1. Kerusakan Ginjal

Penderita diabetes melitus tipe 1 memiliki resiko mengalami kerusakan ginjal. Resiko ini akan terus meningkat seiring dengan waktu, khususnya setelah menderita diabetes selama 15-25 tahun. Komplikasi ini dapat mengakibatkan kondisi yang lebih serius seperti gagal ginjal atau serangan jantung.

Banyak penderita diabetes melitus tipe 1 tetap dapat hidup panjang dan sehat. Kuncinya adalah dengan menjaga kadar glukosa dalam darah tetap berada pada level yang normal. Kondisi tersebut dapat dicapai dengan mengatur pola makan/diet yang sehat, pola hidup sehat, olahraga, dan terapi insulin. Penderita diabetes tipe 1 harus mendapatkan injeksi insulin secara teratur, karena tubuhnya tidak dapat memproduksi insulin secara normal.

Penderita diabetes melitus harus mengecek kadar gula darah darahnya secara teratur, sehingga dapat menentukan pola makan, olahraga dan jumlah insulin yang dibutuhkan oleh penderita diabetes melitus tipe 1.

 

Diabetes Melitus Tipe 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dan Obatnya

Diabetes Melitus Dan Obatnya

 

Diabetes MelitusDiabetes melitus adalah penyakit yang mempengaruhi gula darah, hal ini terjadi karena glukosa (gula sederhana) di dalam darah terlalu tinggi. Sehingga tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar atau tidak sempurna. Dalam kinerjanya, makanan setelah cenderung membuat glukosa darah meningkat dan akan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Insulin bergerak membuat gula ke dalam sel untuk diubah menjadi energi atau sebagai cadangan energi. Namun, jika terlalu banyak glukosa dalam darah sulit untuk membuat insulin bekerja dengan baik. Hal ini dapat terjadi biasanya pada orang yang memiliki usia lebih dari 30 tahun atau lebih tua. Dengan kurangnya aktivitas yang mengeluarkan energi dapat menjadi pemicu tumbuhnya penyakit diabetes melitus. Kadar gula darah dalam batasan normal adalah antara 70-110mg/liter.

Bila tidak dikendalikan, penyakit diabetes melitus bisa mencetuskan berbagai komplikasi penyakit yang kronis dan berakibat fatal, di antarnya penyakit jatung, gangguan fungsi ginjal, kebutaan, impotensi, atau pembusukan kaki yang terkadang mengharuskan penderita merelakan kakinya untuk diamputasi.

Diabetes Melitus Dan Obatnya

Penyebab diabetes melitus biasanya karena hasil insuli tidak cukup untuk mengakomodasi kadar gula dan sel-sel tubuh tidak merespon insulin. Dan ini biasanya terjadi karena kandungan lemak yang besar dalam tubuh tidak sempurna karena kurangnya aktivitas setiap hari. Penyebab lainya biasanya dikarenakan:

  • Kurangnya insulin karena virus atau faktor gizi pada saat anak-anak tidak memadai.
  • Pengaruh genetik atau keturunan
  • Terjadinya obesitas
  • Tingginya kadar kortikosteroid
  • Adanya kehamilan yang membuat kurangnya kadar insulin dalam darah
  • Tubuh racun yang mempengaruhi kinerja insulin

Gangguan metabolisme karbohidrat ini menyebabkan tubuh kekurangan energi, itu sebabnya penderita diabetes melitus umumnya terlihat lemah, lemas dan tidak bugar. Adapun gejala umum yang dirasakan oleh penderita diabetes melitus adalah:

  • Banyak kencing terutama pada malam hari
  • Gampang haus dan banyak minum
  • Mudah lapar dan banyak makan
  • Mudah lelah dan sering mengantuk
  • Penglihatan kabur
  • Sering pusing dan mual
  • Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu
  • Berat badan menurun terus
  • Sering kesemutan dan gatal – gatal pada tangan dan kaki

Obat Diabetes Melitus

Berikut obat diabetes melitus yang bisa Anda coba :

1. Daun kemangi

Jika mendengar kata kemangi yang pertama terngiang dipikiran kita adalah makanan lalapan yang disanding dengan ikan lele, serta ditambah nikmatnya sambal yang membakar lidah. Daun kemangi memiliki kandungan yang dapat memproses sekresi insulin pada tubuh,sehingga kadar gula darah anda memiliki tekanan yang normal. Cara yang anda lakukan sangatlah mudah dengan mengolahnya menjadi sambal atau lalapan, namun anda juga harus memperhatikan kebersihan daun kemangi sebelum anda mengkonsumsinya.

2. Buah Mengkudu

Buah yang memiliki bentuk unik ini dapat anda manfaatkan untuk obat diabetes melitus dan juga mencegah datangnya diabetes melitus karena buah ini mengandung banyak sekali akan mineral dan juga nutrisi lainnya yang berguna bagi pertumbuhan hormon insulin anda sehingga resiko terkena diabetes semakin mengecil. Maka dari itu anda dapat mengkonsumsi buah mengkudu setiap hari baik itu dimakan langsung ataupun diolah menjadi banyak jenis seperti jus, dan lain lain.

3. Daun sambiloto

Daun sambiloto juga sangat berkhasiat untuk mengobati gejala diabetes melitus secara alami, karena daun sambiloto memiliki senyawa androgapholide, senyawa ini memang cukup pahit tapi bisa melindungi hati selain itu daun sambiloto juga mampu menurunkan enzim CDK4 yang mampu menekan pertumbuhan sel kanker, selain itu daun sambiloto juga berguna untuk menjaga kekebalan tubuh, maka itu sangat di anjurkan penderita diabetes menggunakan daun sambiloto ini.

4. Fenugreek atau klabet

Anda merasa asing dengan tanaman tersebut? tentu, karena tanaman ini bukan berasal dari negara kita, fenugreek adalah tanaman yang berasal dari India yakni bumbu dapur yang difungsikan untuk menambah cita rasa masakan. Selain digunakan sebagai bumbu masakan ternyata klabet juga dapat mengontrol kadar glukosa darah dan sudah terbukti secara ampuh untuk digunakan sebagai obat diabetes melitus. Jika anda ingin menurunkan kadar diabetes anda, anda dapat segera mengkonsumsinya.

 

Diabetes Melitus Dan Obatnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Diabetes Melitus

Penyakit Diabetes Melitus

 

Penyakit Diabetes MelitusPenyakit diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi yang disebabkan oleh gangguan pada sekresi insulin atau gangguan kerja insulin atau keduanya. Tubuh pasien dengan penyakit diabetes melitus tidak dapat memproduksi atau tidak dapat merespon hormon insulin yang dihasilkan oleh organ pankreas, sehingga kadar gula darah meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang pada pasien tersebut.

Mengenal ciri-ciri penyakit diabetes melitus merupakan salah satu hal penting yang harus diketahui. Seperti yang diketahui diabetes adalah penyakit yang disebabkan karena kadar gula dalam darah semakin meningkat. Akibat yang ditimbulkan oleh penyakit ini juga sangat banyak, dari mulai kerusakan hati, ginjal, bahkan saraf pun bisa menjadi rusak jika terkena penyakit ini. Begitu bahayanya penyakit yang satu ini jadi kita semua harus mengenali bagaimana ciri awal terkena penyakit diabete melitus. Dengan mengenal ciri awalnya, Anda akan bisa langsung melakukan kegiatan penyembuhan ataupun pencegahan pada anggota keluarga yang lain.

Penyakit Diabetes Melitus

Penyakit Diabetes Melitus

Penyakit Diabetes Melitus Dan Ciri Cirinya

Berikut merupakan gejala atau ciri-ciri orang terkena penyakit diabetes melitus yang paling umum terjadi :

  • Banyak kencing (polyuria) terutama pada malam hari.
  • Gampang Haus dan banyak minum (polydipsia).
  • Mudah lapar dan banyak makan (polyphagia).
  • Mudah lelah dan sering mengantuk.
  • Umumnya penderita diabetes akan mengalami gangguan pada penglihatan.
  • Sering pusing dan mual.
  • Apabila terjadi luka pada kulit, sukar untuk kering atau disembuhkan. bahkan ada yang sampai pembusukan.
  • Koordinasi gerak anggota tubuh terganggu.
  • Berat badan yang terus turun.
  • Umumnya terjadi pembengkakan pada kaki penderita penyakit diabetes melitus.
  • Sering merasa gatal-gatal pada permukaan kulit.
  • Sering mengalami kesemutan di beberapa bagian tubuh terutama pada bagian lengan dan kaki.
  • Bagi penderita wanita mengalami penyakit keputihan yang tak kunjung sembuh.
  • Pria dewasa mengalami disfungsi ereksi.

Gejala atau ciri diatas merupakan sebagian gejala yang umum terjadi, jadi ada baiknya untuk dikonsultasikan pada dokter ahli atau cek laboratorium untuk lebih meyakinkan.

Mencegah Penyakit Diabetes Melitus

Salah satu solusi bagi penderita penyakit diabetes melitus yaitu mencegah penyakit diabetes melitus sebagai berikut :

1. Kurangi minuman manis

Mencegah penyakit diabetes melitus dengan mengurangi minum manis. Minuman yang mengandung zat pemanis adalah sumber gula yang tak terlihat, yang bisa membuat gula darah dalam tubuh meningkat, sehingga dampak dan resiko terkena diabetes akan semakin besar jika Anda sering meminum minuman ini.

2. Kurangi atau hindari menkonsumsi kopi

Minum kopi juga ada manfaatnya untuk tubuh kita, tapi jika diminum terlalu berlebihan apalagi menggunakan tambahan gula yang banyak dapat memicu meningkatkan gula darah di dalam tubuh. Bagi anda yang menderita diabetes, sangat dianjurkan untuk meninggalkan kebiasaan minum kopi.

3. Pertahankan berat badan yang sehat

Mencegah penyakit diabetes melitus dengan menjaga berat badan. Sebagian besar orang yang didiagnosis diabetes (biasanya tipe 2) memiliki berat badan lebih. Kelebihan berat dan lemak tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes basah.

4. Istirahat Yang cukup

Cukup tidur merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh Anda. selain untuk menjaga kebugaran tubuh, tidur selama 6 jam pada malam hari bisa membantu mencegah penyakit diabetes melitus, sebab jika Anda kurang istirahat akan membuat hormon kortisol di dalam tubuh semakin meningkat, sehingga insulin semakin meningkat dan gula dara menjadi tidak seimbang.

5. Mengonsumsi buah dan sayuran

Perbanyak mengkonsumsi sayuran dan buah, karena sayuran memiliki nutrisi yang lengkap untuk tubuh, serta sangat berkhasiat untuk menurunkan dan mencegah diabetes melitus atau gula darah.

6. Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula

Mencegah diabetes melitus dengan diet seimbang. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.

7. Rajin berolah raga

Mencegah diabetes melitus dengan berolahraga. Olah raga merupakan hal yang penting untuk kesehatan tubuh kita, dengan olah raga berat badan Anda akan tetap stabil selain itu olah raga juga mampu menurunkan kadar gula di dalam darah serta dapat membuat insulin lebih sensitivitas. Karena salah satu faktor penyebab munculnya diabetes juga karena kegemukan badan. jadi berolah raga minimal 20 menit sekali dalam sehari untuk menjaga gula darah tetap normal.

 

Penyakit Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Diabetes Gejala Dan Pencegahannya

Penyakit Diabetes Gejala Dan Pencegahannya

 

Penyakit Diabetes – Pada tahun 2013, penderita penyakit diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 8,5 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional). Tetapi kurang dari setengah dari mereka yang menyadari kondisinya. Jadi pada umumnya diabetes merupakan penyakit yang banyak menyerang orang Indonesia. Pada tahun 2011, orang dewasa yang mengidap diabetes di Asia Tenggara diperkirakan mencapai 71,4 juta jiwa atau sekitar 8,3% dari total populasi dewasa di wilayah ini.

Orang mengidap penyakit diabetes sebenarnya sudah bisa menunjukkan dan merasakan berbagai gejala awal yang sebenarnya sangat mudah dikenali. Namun karena ketidaktahuan, seringnya penderita mengabaikan berbagai gejala dan tanda penyakit tersebut dan baru sadar setelah kondisinya parah dan sulit untuk ditangani.

Gejala Penyakit Diabetes

Minimalnya ada tiga (3) gelala awal untuk seseorang bisa dicurigai lagi terkena penyakit diabetes. Diantaranya:

1. Poliuri

Yaitu penderita sering buang air kecil dalam jumlah banyak. Kejadiaanya biasanya terjadi pada malam hari. Hal ini terjadi karena kadar gula dalam darah sangat tinggi dan tidak bisa ditoleransi oleh organ ginjal. Akhirnya kadar gula dalam air seni pun jadi pekat dan untuk selanjutnya memaksa ginjal untuk menarik air dalam jumlah banyak dari tubuh agar air seni atau air kencing tidak terlalu pekat.

2. Polidipsi

Yaitu penderita sering merasa haus yang hebat. Hal ini terjadi karena sedang berlangsung penarikan cairang yang banyak oleh ginjal. Maka penderita cepat merasa haus dan ingin minum terus.

3. Polifagi

Yaitu penderita sering merasa cepat lelah dan lemas. Hal ini terjadi karena sel-sel tubuh kekurangan energi akibat tidak bisa masuknya gula ke dalam sel. Akhirnya sel tubuh kekurangan energi dan tubuh pun merasa lemas dan lelah.

Disaat yang sama, otak akan merespon bahwa penderita ini kurang makan sehingga akan terasa sering lapar dan merangsang untuk terus makan. Inilah akhirnya yang semakin memperparah keadaan jika rasa laparnya dituruti dengan banyak makan. Di dalam darah semakin terjadi penumpukan kadar galu.

Apabila gejala awal ini tidak segera disadari dan ditangani, maka penderita akan berada pada keadaan yang lebih parah dengan gejala lanjutan. Lebih-lebih ketika ketiga gejala awal ini sudah ada semua pada diri Anda, maka Anda sudah tergolong pada zona diabetes akut dan kalau tidak segera ditangani makan akan mendapati gejala diabetes lanjutan.

Berikut adalah cara sederhana untuk mencegah diabetes:

  1. Pertahankan berat badan yang sehat.

Sebagian besar orang yang didiagnosis penyakit diabetes (biasanya tipe 2) memiliki berat badan lebih. Kelebihan berat dan lemak tubuh akan meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes.

  1. Ketahui riwayat kesehatan keluarga.

Kemungkinan seseorang terkena penyakit diabetes di kemudian hari akan meningkat jika di dalam keluarga terdapat satu atau lebih anggota yang menderita penyakit diabetes.

  1. Tetap aktif secara fisik.

Olahraga teratur bisa membantu mencegah penyakit diabetes dengan mengontrol berat badan dan meningkatkan aliran darah. Olahraga sangat penting terutama jika secara genetik seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi.

  1. Makanlah diet yang seimbang, rendah lemak dan gula.

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kemampuan tubuh dalam memproduksi ataupun menggunakan insulin untuk mengubah gula menjadi energi, sehingga penting untuk membatasi jumlah gula dan karbohidrat yang dikonsumsi.

  1. Lakukan pemeriksaan kesehatan.

Setiap orang yang berusia diatas 45 tahun harus memiliki jadwal rutin pemeriksaan kadar gula darah setiap 3 tahun sekali. Namun, jika seseorang termasuk kelompok dengan faktor risiko tinggi, pemeriksaan rutin harus dimulai pada usia lebih dini.

  1. Monitor tekanan darah secara teratur.

Sekitar 73 persen orang dewasa dengan penyakit diabetes ternyata juga menderita tekanan darah tinggi.

 

Penyakit Diabetes Gejala Dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Melitus Pada Wanita

Gejala Diabetes Melitus Pada Wanita

 

Gejala Diabetes MelitusGejala diabetes melitus pada wanita memang tidak jauh berbeda dengan gejala diabetes yang dialami para pria. Apalagi penyakit kencing manis ini memang tidak melihat jenis kelamin ataupun usia. Baik pria maupun wanita berapapun usianya memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mengalami penyakit ini. Namun ada jenis diabetes yang hanya dialami saat perempuan sedang mengandung. Ada yang setelah mengandung, diabetes yang dialami juga berakhir namun ada pula yang masih berlanjut. Hal ini bisa dikarenakan bagaimana pola gaya hidup yang dilakukan.

Gejala Diabetes Melitus Pada WanitaBerikut gejala diabetes melitus pada wanita :

  1. Berat badan naik atau turun

Diabetes sangat mempengaruhi perubahan berat badan seseorang secara drastis, baik kenaikan maupun penurunan. Perubahan berat badan yang fluktuatif merupakan gejala diabetes melitus pada wanita. Meski demikian, berat badan yang naik dan turun juga bisa disebabkan oleh penyakit lain atau infeksi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Namun harus diingat, beberapa wanita mungkin mengalami penurunan berat badan karena hilangnya nafsu makan, sementara yang lain akan mengalami kenaikan berat badan karena diet yang ekstrim.

  1. Rasa haus yang ekstrim

Gejala diabetes melitus lainnya pada wanita adalah munculnya rasa haus yang yang ekstrim. Rasa haus tersebut tidak pernah terpuaskan meski sudah minum berkali-kali. Inilah yang terjadi ketika seorang wanita yang mengalami diabetes. Wanita yang diduga terkena diabetes harus meminum banyak air untuk memuaskan dahaganya. Bahkan, ia tidak merasa lapar dan yang ia inginkan hanyalah air dan air. Meminum air sebenarnya tidaklah buruk namun jika anda merasa haus terus menerus, patut dicurigai bahwa itu gejala umum diabetes.

  1. Kelelahan

Merasa sering kelelahan adalah gejala diabetes melitus yang sangat umum terjadi pada wanita. Rasa letih tersebut tak kunjung sembuh dan membuat anda merasa lemah dan tak berenergi sepanjang hari. Inilah tanda yang sering muncul ketika wanita terkena diabetes. Meskipun kelelahan bisa disebabkan berbagai alasan, ada baiknya jika anda segera berkonsultasi ke dokter untuk kepastian diagnosanya. Selain dapat membuat anda tidak mampu melakukan pekerjaan fisik untuk jangka waktu yang panjang, kelelahan juga dapat menyebabkan stres dan ketegangan.

  1. Sering buang air kecil

Kegiatan buang air kecil memang sangat diperlukan untuk membuang racun yang tidak diinginkan dari tubuh. Tubuh melakukan proses detoksifikasi melalui aktivitas buang air kecil. Tapi apa jadinya jika anda harus buang air kecil hampir setiap jam atau lebih? Ini patut diwaspadai karena bisa menjadi gejala diabetes melitus yang tidak boleh diabaikan.

Sering buang air kecil terjadi ketika ada ketidakseimbangan kadar gula darah dalam tubuh. Sering buang air kecil tidak baik karena menyebabkan situasi tidak nyaman dan kehilangan energi. Oleh karena itu, jika anda menghadapi masalah ini, anda harus segera menemui dokter.

  1. Penyembuhan luka

Gejala diabetes melitus yaitu penyembuhan bagi wanita yang ditengarai menderita diabetes, penyembuhan luka dapat berlangsung lama dari biasanya. Jika luka tidak sembuh dalam waktu yang lama, itu bisa menjadi tanda dini diabetes yang tidak boleh diabaikan.

  1. Depresi

Gejala diabetes melitus pada wanita yaitu depresi .Depresi atau stres juga bisa memicu munculnya penyakit diabetes. Tingkat depresi yang tinggi akan mempengaruhi kadar gula darah dan metabolisme insulin. Jika Anda sering mengalami depresi atau stres, maka risiko terkena diabetes juga akan semakin besar.

 

Gejala Diabetes Melitus Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dan Cara Mengatasinya

Diabetes Melitus Dan Cara Mengatasinya

 

Diabetes Melitus Dan Cara Mengatasinya

Diabetes Melitus Dan Cara Mengatasinya

Diabetes MelitusDiabetes melitus adalah suatu penyakit gangguan kesehatan dimana kadar gula dalam darah seseorang cukup tinggi karena gula dalam darah tidak dapat gunakan oleh tubuh. Diabetes Melitus bisa di kenal juga dengan sebutan penyakit gula atau kencing manis. Pada orang sehat karbohidrat dalam makanan yang di makan akan di ubah menjadi glokosa yang akan didistribusikan keseluruh sel tubuh unutk di jadikan energi dengan bantuan insulin. Orang yang menderita kecing manis, glukosa sulit masuk ke dalam sel karena sedikit atau tidak adanya zat insulin dalam tubuh. akibatnya kadar glukosa dalam darah menjadi tinggi yang nantinya dapat menjadi efek samping yang bersifat negatif atau merugikan.

Gula darah atau diabetes melitus adalah satu satu penyakit yang saat ini banyak terjadi pada orang yang masih berusia muda, penyakit ini memang dulu banyak di alami oleh orang yang sudah berusia 45 tahu keatas tetapi nyatanya saat ini banyak orang yang masih muda sudah mengalami gejala atau ciri-ciri penyakit diabetes. Penyakit ini merupakan penyakit yang menurun yang bisa di turunkan orang tua kepada anaknya, sangat di sayangkan bila di usia yang masih muda sudah mengalami penyakit seperti ini.

Faktor gaya hidup yang tidak sehat adalah salah satu penyebab diabetes di usia muda karena saat ini banyak anak muda yang tidak memperdulikan masalah kesehatan tubuhnya dengan melakukan gaya hidup yang tidak sehat, diabetes ada dua tipe yaitu tipe pertama sering di sebut diabetes kering dan tipe kedua sering disebut diabetes basah, dan diabetes yang banyak terjadi pada orang-orang yang masih berusia muda adalah diabetes tipe pertama atau diabetes kering. Penyakit ini sebenarnya bisa di cegah dan banyak pencegahan yang bisa di lakukan sejak usia dini karena mencegah lebih baik dari mengobati, saya akan memberitahu anda semua penyebab diabetes di usia muda yang sering terjadi dan menjadi kebiasaan seseorang sehingga banyak anak muda yang saat ini sudah mengalami tanda-tanda penyakit diabetes.

Obat Herbal Diabetes

Diabetes Melitus Dan Cara Mengatasinya

Super Lutein atau s-lutena obat penyakit diabetes melitus merupakan hasil karya negara Jepang sebuah penemuan baru didunia pengobatan herbal dan sangat baik untuk pengobatan diabetes melitus. Lebih dari 1.8 juta orang yang mengkonsumsi Super lutein telah merasakan khasiatnya dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itulah tidak mengherankan jika super Lutein mendapatkan predikat sebagai suplemen no.1 dunia saat ini.

Proses pembuatan Super Lutein obat penyakit diabetes melitus sangat jauh berbeda dengan suplemen-suplemen lain pada umumnya. Ia dibuat melalui proses yang tidak terpengaruh oleh udara sehingga fungsi anti oksidannya tidak berkurang sama sekali, Sebab 300 jenis bahan dalam Super Lutein dibuat dalam bentuk cair yang dimasukkan ke dalam kapsul kristal khas dengan teknologi “kristalisasi” (teknologi terkini di Jepang dan AS). Hal ini sangat jauh berbeda dengan suplemen lainnya yang sangat rentan teroksidasi dengan udara (oksigen).

Super Lutein obat penyakit diabetes melitus dibuat dari ekstrak berbagai macam sayur-sayuran berwarna hijau & cerah yang terdiri dari 6 jenis caroteniod yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, dan juga mengandung vitamin E, vitamin B, dan DHA. Super Lutein obat penyakit diabetes merupakan pilihan tepat dan terbaik bagi masyarakat modern untuk menjaga keseimbangan nutrisi setiap hari. Kini Super Lutein makanan kesehatan yang mendominasi di negeri Jepang.

 

Diabetes Melitus Dan Cara Mengatasinya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Diabetes Insipidus

Penyakit Diabetes Insipidus

Penyakit Diabetes InsipidusPenyakit Diabetes Insipidus adalah penyakit terlalu banyak kencing yang disebabkan karena tubuh kekurangan hormon ADH (antidiuretic hormone). Hormon ADH adalah senyawa hormon yang berfungsi menstimulasi tubulus ginjal untuk menyerap air lebih banyak dari urine yang akan dibuang keluar tubuh. Karena kurangnya hormon ADH tersebut akibatnya ginjal tidak dapat menyerap kelebihan air yang terlalu banyak sehingga kelebihan air tersebut akan langsung dibuang keluar begitu saja tanpa ada penyerapan kembali. Nah, hal inilah yang mengakibatkan tubuh kita mengeluarkan air kencing yang terlalu banyak melebihi jumlah normal.

Penyakit Diabetes Insipidus

Penyakit Diabetes Insipidus

Ada dua macam penyakit diabetes insipidus, yaitu :

  1. Penyakit diabetes insipidus sentralis, dimana terjadi penurunan pembentukan hormon antidiuretik atau vasopresin.
  2. Penyakit diabetes insipidus nefrogenik, dimana kadar hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak memberikan respon yang normal terhadap hormon ini.

Penyebab penyakit diabetes insipidius. Penyakit diabetes insipidus dapat disebabkan oleh beberapa hal :

  • Hipotalamus mengalami kelainan fungsi dan menghasilkan terlalu sedikit hormon antidiuretik
  • Kelenjar hipofisa gagal melepaskan hormon antidiuretik ke dalam aliran darah
  • Kerusakan hipotalamus atau kelenjar hipofisa akibat pembedahan
  • Cedera otak (terutama patah tulang di dasar tengkorak)
  • Tumor
  • Sarkoidosis atau tuberkulosis
  • Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak
  • Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis
  • Histiositosis X

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Setelah Anda memahami apa itu diabetes insipidus dan kedua jenis penyakit diabetes insipidus beserta penyebabnya dengan baik, perhatikan dengan baik gejala penyakit diabetes insipidus di bawah ini:

1. Mual dan pusing.

Tidak terikat pada satu jenis penyakit tertentu, mual dan pusing bisa menjadi tanda nyata jika tubuh Anda tengah berusaha untuk melawan penyakit. Bila gejala ini sering terjadi tanpa henti selama beberapa hari, Anda perlu melakukan sesi konsultasi dengan dokter.

2. Sering buang air kecil.

Sudah dijelaskan sebelumnya secara medis mengapa, pasien diabetes insipidus sering bolak balik toilet untuk buang air kecil, namun tidak selalu gejala ini berkaitan dengan penyakit diabetes insipidus, oleh karena itu disarankan untuk melakukan serangkaian tes urin agar lebih jelas apa penyakit yang tengah Anda derita.

3. Minum berlebihan.

Bila dalam satu hari Anda bisa menghabiskan air putih sebanyak 2 liter maka itu masih bisa disebut dengan istilah normal, namun bagaimana bila konsumsi air putih Anda melebihi batas normal, perlu dicari tahu apa sebenarnya alasan dibalik kebiasaan tersebut.

Bagaimana Pemeriksaan Pada Diabetes Insipidus?

Ada beberapa pemeriksaan pada penyakit Diabetes Insipidus, antara lain: Pemeriksaan yang paling sederhana dan paling dapat dipercaya untuk diabetes insipidus adalah water deprivation test. Selama menjalani pemeriksaan ini penderita tidak boleh minum dan bisa terjadi dehidrasi berat. Oleh karena itu pemeriksaan ini harus dilakukan di rumah sakit atau tempat praktek dokter. Pembentukan air kemih, kadar elektrolit darah (natrium) dan berat badan diukur secara rutin selama beberapa jam. Segera setelah tekanan darah turun atau denyut jantung meningkat atau terjadi penurunan berat badan lebih dari 5%, maka tes ini dihentikan dan diberikan suntikan hormon antidiuretik. Diagnosis diabetes insipidus semakin kuat jika sebagai respon terhadap hormon antidiuretik:

  1. Pembuangan air kemih yang berlebihan berhenti
  2. Tekanan darah naik
  3. Denyut jantung kembali normal.

Apapun pemeriksaannya, prinsipnya adalah untuk mengetahui volume, berat jenis, atau konsentrasi urin. Sedangkan untuk mengetahui jenisnya, dapat dengan memberikan vasopresin sintetis, pada Diabetes Insipidus Sentral akan terjadi penurunan jumlah urin, dan pada Diabetes Insipidus Nefrogenik tidak terjadi apa-apa.

Pengobatan tidak selalu dianjurkan untuk kasus-kasus ringan pada penyakit diabetes insipidus. Anda hanya perlu meningkatkan jumlah air yang Anda minum untuk mengkompensasi cairan yang hilang melalui buang air kecil.

Penyakit diabetes insipidus tidak menyebabkan kegagalan fungsi ginjal atau yang mengacu pada dialisis. Ginjal masih dapat menjalankan fungsi utamanya dalam memfilter darah. Namun, penderita penyakit diabetes insipidus rentan terhadap dehidrasi. Mereka perlu memastikan untuk dapat mengakses cairan yang dapat diminum. untuk minum cairan. Aktifitas fisik tertentu aman dilakukan untuk meningkatkan kesehatan. Namun, mereka membutuhkan penggantian cairan yang lebih banyak dibandingkan kebanyakan orang, terutama dalam cuaca panas.

Penyakit Diabetes Insipidus

Posted in Uncategorized | Leave a comment