Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Cara Mengatasi Diabetes – Pada umumnya penyakit diabetes melitus ini ditemukan di daerah perkotaan, banyak yang menganggap bahwa penyakit diabetes melitus ini adalah penyakit keturunan, padahal dari sejumlah penderita penyakit ini, masih sedikit yang tercatat disebabkan oleh faktor keturunan.Penyakit diabetes melitus pada umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan yang tidak terkontrol atau sebagai efek samping dari pemakaian obat – obatan tertentu. Kebiasan hidup sehari – hari juga sangat mempengaruhi orang terkena diabetes.

Adapun pengertian dari Penyakit Diabetes Melitus (Kencing Manis) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Insulin adalah hormon yang dilepas oleh pangreas, yang merupakan zat utama yang bertanggung jawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang tepat. Insulin menyebabkan gula berpindah ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau di simpan sebagai cadangan energi.

Siapa sajakah yang berisiko terkena penyakit diabetes melitus ?

Orang yang memiliki risiko terkena DM adalah mereka yang telah berusia > 45 tahun atau mereka yang berusia lebih muda tetapi mengalami kegemukan (Indeks Massa Tubuh > 23 kg/m2) dan disertai dengan faktor risiko lain sebagai berikut:

  • Kebiasaan tidak aktif
  • Orang tua menyandang DM
  • Riwayat melahirkan bayi dengan berat lahir > 4 kg atau riwayat DM pada saat hamil (DM gestasional)
  • Kadar kolesterol HDL <50 mg/dl
  • Penderita Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau keadaan klinis lain yang berhubungan dengan resistensi insulin (gangguan fungsi insulin)
  • Riwayat toleransi glukosa terganggu (TGT) atau glukosa darah puasa terganggu (GDPT)
  • Riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah

Mereka yang memiliki risiko penyakit diabetes melitus dianjurkan melakukan pemeriksaan glukosa darah secara berkala, setahun sekali atau sesuai dengan anjuran dokter. Bahkan akhir-akhir ini, para ahli menganjurkan untuk menambahkan pemeriksaan HbA1c untuk mendeteksi kondisi prediabetes dan juga untuk pemantauannya.

CARA MENGATASI DIABETES

Cara mengatasi diabetes yang dimaksud di sini adalah bagaimana mengontrol kadar gula darah dalam keadaan stabil dan tidak mengalami kenaikan dan penurunan secara drastis. Ini yang perlu pertama kali dilakukan oleh penderita penyakit diabetes melitus sebelum melakukan upaya pengobatan baik secara medis maupun kimia.

Yang harus dijaga bagi Anda yang sudah menderita diabetes melitus adalah menjaga agar kadar gula tidak melebih angka 150 mg/dl. Lebih bagus lagi ketika Anda bisa menstabilkan pada kisaran 100-120 mg/dl namun ini sangat sulit untuk dicapai bagi Anda yang sudah positif terserang penyakit diabetes.

Penderita diabetes melitus dengan kadar gula pada kisaran 100 – 150 mg/dl insya Allah masih bisa beraktiviatas normal. Lalu bagaimana menjaga kadar gula pada kisaran tersebut dalam kaitannya cara mengatasi diabetes ?

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan secara rutin dan terencana, Berikut cara mengatasi diabetes :

  1. Cara mengatasi diabetes yaitu terapkan pola hidup yang baik dengan aktivitas yang terjadwal.
  2. Jagalah mental Anda dalam kondisi stabil cara mengatasi diabetes.
  3. Hindari stres, marah, dan perasaan takut serta khawatir yang berlebihan.
  4. Poin 1 sd 3 memiliki pengaruh besar terhadap keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh kita sehingga banyak sistem kerja tubuh terganggu. Sehebat apapun pengobatan yang akan diterapkan akan sulit mendapatkan hasil yang diharapkan apabila ketiga poin di atas tidak diperhatikan dan ditata dengan baik.
  5. Cara mengatasi diabetes yaitu dengan membatasi atau bahkan hindarilah makanan yang manis-manis.
  6. Cara mengatasi diabetes dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat.
  7. Hindari semua jenis makanan yang mengandung pengawet, perasa, dan pewarna buatan atau sintesis. Tiga P ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
  8. Lakukan aktivitas fisik secara rutin dan terjadwal.
  9. Cara mengatasi diabetes yaitu turunkan berat badan Anda.
  10. Cara mengatasi diabetes yaitu dengan Berolahragalah secara teratur.
  11. Cara mengatasi diabetes yaitu dengan berhenti merokok .
  12. Bila Anda peminum alkohol, segera hentikan dan jangan coba-coba lagi untuk menyentuhnya. Ini berlaku juga untuk Anda yang masih sehat. Jangan sekali-kali Anda mengkonsumsi minuman ini. Sayangilah tubuh Anda. Setiap tetes alkohol bisa mematikan ratusan sel-sel tubuh Anda.

 

Itulah beberapa cara mengatasi diabetes atau cara mengatasi diabetes melitus. Dengan melakukan cara mengatasi diabetes diatas secara terpadu, semoga Anda akan hidup normal dan bisa beraktivitas dengan baik walau Anda dalam keadaan terkena penyakit diabetes melitus. Semoga bermanfaat.

Cara Mengatasi Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Kering Adalah

Diabetes Kering Adalah

Diabetes Kering Adalah

Diabetes Kering Adalahh

Diabetes Kering Adalah – Penyakit diabetes bisa dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu diabetes golongan 1, diabetes golongan 2, dan diabetes gestasional. Diabêtes golongan 1 adalah diabetes yang terjadi akibat tidak ada atau rusaknya hormon insulin tubuh. Diabetes golongan 2 adalah diabetes yang terjadi akibat kebalnya atau sudah tidak mampunyai hormon insulin dalam mengatasi gula tubuh. Sedangkan diabetes gestasional adalah diabetes yang terjadi hanya pada wanita hamil.

Diabetes kering adalah sebuah tahapan awal dari diabetes golongan 2. Ya, penderita diabetes yang satu ini, insulin di dalam tubuhnya sudah kebal (resisten) terhadap gula (glukosa) darah. Dengan kata lain, insulin di dalam tubuhnya sudah rusak. Akibatnya, gula (glukosa) yang masuk ke dalam tubuhnya tak mampu lagi dikonversikan menjadi gula otot (glikogen). Dengan begitu, kadar glukosa darahnya akan naik drastis dari keadaan normal. Sebagai informasi, kadar glukosa darah normal itu adalah 150 mg/dL dan penyakit diabetes itu kadar glukosa darahnya di atas angka tersebut.

GEJALA DAN TANDA DIABETES KERING

Berikut beberapa gelaja dan tanda yang perlu diwaspadai dari diabetes kering :

Peningkatan rasa lapar. Hal ini terjadi akibat glukosa darah yang terus dibuang tanpa disalurkan ke sel-sel tubuh.

  • Peningkatan rasa haus dan seringnya buang air kecil. Hal ini terjadi akibat pembuangan glukosa dan air ke dalam urin secara terus menerus tanpa melalui proses penyaringan yang normal (dehidrasi).
  • Mulut kering akibat dehidrasi.
  • Napas berbau buah. Hal ini terjadi akibat pembentukan keton (zat yang baunya menyerupai buah-buahan) sebagai hasil proses pembakaran lemak dengan aseton sebagai sumber energi.
  • Penglihatan yang kabur. Hal ini terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi yang membuat perubahan lensa mata.
  • Pegal otot akibat dehidrasi.
  • Hal ini karena fluktuasi gula darah yang membuat mood berubah-ubah.
  • Sakit kepala akibat gula darah, penglihatan yang kabur, dan tekanan darah tinggi.
  • Gatal yang juga akibat kadar gula darah yang tinggi.
  • Berat badan yang turun drastis akibat dehidrasi dan pembakaran lemak terus menerus.
Diabetes Kering Adalah

Diabetes Kering Adalah

PENYEBAB PENYAKIT DIABETES KERING

Pola makan yang tidak beraturan : Karena pola makan yang tidak beraturan seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung rasa manis secara berlebihan, makan makanan ringan terlalu banyak, soft dirink dan makanan lainnya.

Obesitas : Orang yang mengalami obesitas akan lebih rentan timbulnya penyakit daibetes kering dalam tubuh.

Faktor genetik atau faktor turunan : Penyakit yang diturunkan orang tua kepada anaknya

Obat-obatan kimia: Obat-obatan berbahan kimia akan mengakibatkan terjadinya diabetes kering

Pola Hidup : Pola hidup yang tidak sehat dapat memicu timbulnya diabetes kering seperti kurang tidur, badab tidak digerakan dan terlalu banyak duduk.

PANTANGAN PENYAKIT DIABETES KERING

Penderita diabetes kering harus menghindari mengkonsumsi gula, makanan yang manis-manis,dan makanan yang banyak tepung.

Dianjurkan mengkonsumsi jus sayuran, seperti kobis, wortel, paprika, dan kacang panjang. Jika memungkan , dianjukan minum rebusan lidah buaya.

Hal-hal yang harus diketahui dan dilakukan penyandang penyakit diabetes kering pada saat sakit sebagai berikut :

  • Memeriksakan glukosa darah lebih sering dari biasanya. Jika perlu dan jika memungkinkan setiap 4 jam sekali.
  • Jika memungkinkan, tetap makan teratur.
  • Jika muncul mual dan muntah, dianjurkan mengkonsumsi makanan lunak dan cair dalam porsi kecil tetapi sering dengan jumlah kalori totalnya sama seperti biasa. Cobalah minum 400 cc cairan setiap satu jam, misalnya teh, jus buah, atau minuman soda diet.
  • Minum banyak cairan bebas kafein setiap jam untuk mencegah kekurangan cairan tubuh. Minum sedikit demi sedikit secara perlahan akan membantu jika terdapat rasa sakit dibagian lambung (ulu hati).
  • Periksa suhu tubuh empat kali sehari jika tubuh terasa lebih hangat dari pada biasanya.
  • Simpan daftar nomor telepon untuk menghubungi dokter, perawat, rumah sakit dan Ambulan.
  • Cari pertolongan medis jika penyakit tidak bisa diatasi atau bertambah parah.

Diabetes Kering Adalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

Diabetes Melitus Tipe 2

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah – Diabetes Mellitus Tipe 2 adalah kondisi medis yang ditandai dengan ketidakcukupan atau gangguan fungsi insulin. Insulin adalah suatu hormon yang mengatur ambilan glukosa, sumber energi yang penting untuk tubuh. Tanpa insulin, glukosa tidak dapat memasuki sel dan tetap berada di dalam aliran darah, menyebabkan kadar glukosa darah tinggi. Penyebab gejala, seperti peningkatan rasa haus dan berkemih, rasa lelah dan kehilangan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Diabetes melitus tipe 2 sering ditemukan pada orang-orang yang kelebihan berat badan karena kadar lemak yang tinggi, terutama pada daerah perut, diketahui menyebabkan tubuh menjadi resisten terhadap efek insulin (resistensi insulin). Oleh karena itu, meskipun insulin ada, tubuh tidak mampu berespon terhadap insulin tersebut secara adekuat. Tidak seperti diabetes tipe 1, yang dapat dikendalikan dengan injeksi insulin ke dalam tubuh secara teratur, penderita diabetes melitus tipe 2 biasanya tidak memerlukan injeksi insulin tetapi harus menurunkan berat badan mereka untuk memperbaiki resistensi insulin. Perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, menghindari minum alkohol, mempertahankan diet sehat dan menghindari makan terlalu banyak makanan bergula, sangat penting untuk mengendalikan diabetes tipe 2. Apabila diabetes tidak terkendali, hal ini dapat menyebabkan komplikasi yang berpotensi mengancam jiwa, seperti stroke, serangan jantung dan penyakit jantung koroner.

ORANG YANG RENTAN TERKENA DIABETES MELITUS TIPE 2

Berikut ini beberapa orang yang rentan terkena diabetes melitus tipe 2 :

Orang dewasa yang berusia lebih dari 40 tahun. Hal ini disebabkan pada usia tersebut produksi insulin pada pankreas cenderung menurun akibat faktor usia. Jika pada usia tersebut salah dalam memilih pola makan, maka dapat berakibat kelebihan kadar gula karena jumlah insulin yang diproduksi tubuh tidak sebanding dengan jumlah makanan yang masuk.

Orang yang kelebihan berat badan (obesitas). Berdasarkan hasil sebuah survey dikatakan bahwa sekitar 80%-90% penderita diabetes melitus tipe 2 adalah mereka yang kelebihan berat badan (obesitas). Jadi pada type 2 diabetes ini penyebabnya bukan karena makan yang manis-manis melainkan karena jumlah konsumsi yang berlebihan sehingga cadangan gula darah di dalam tubuh menumpuk. Jika kita menilik lebih jauh, pada umumnya jumlah konsumsi makan yang berlebihan disebabkan karena pergeseran gaya hidup yang serba enak tanpa memperhatikan gizi yang seimbang dan diimbangi olahraga secara teratur.

Perubahan perilaku gaya hidup. Orang yang kaya biasanya memiliki kebiasaan hidup kurang gerak karena semua dikerjakan oleh pembantu-pembantunya. Bahkan naik mobil saja sudah disediakan sopir pribadi yang akan menemani mereka pergi. Akibatnya tubuh mereka kurang gerak, metabolisme tubuhnya menjadi lambat, yang pada akhirnya terjadilah kegemukan dan penumpukan gula darah di dalam tubuh.

Satu hal yang perlu diwaspadai dalam diabetes melitus tipe 2 ini adalah lengahnya kesadaran orang tentang type 2 diabetes ini. Masih banyak orang pengidap type 2 diabetes ini tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sudah mengidap diabetes. Hal ini disebabkan karena timbulnya gejala type 2 diabetes muncul secara perlahan.

PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2

Onset diabetes melitus tipe 2 dapat ditunda atau dicegah melalui pengaturan nutrisi dan olahraga yang teratur. Perubahan gaya hidup yang intensif dapat menurunkan risiko menjadi setengahnya. Manfaat berolahraga akan tetap terjadi tanpa melihat berapa berat awal seseorang ataupun berapa berat badan yang hilang. Namun, bukti manfaat akibat perubahan diet saja masih terbatas, dengan terdapat sejumlah bukti pada diet tinggi sayuran hijau dan pembatasan konsumsi minuman mengandung gula. Pada mereka yang mengalami gangguan toleransi glukosa, diet dan olahraga saja atau dikombinasikan dengan metformin atau acarbose dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes. Intervensi gaya hidup lebih efektif dibandingkan metformin.

Diabetes Melitus Tipe 2 Adalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Buah Bagi Penderita Diabetes

Buah Bagi Penderita Diabetes

Buah Bagi Penderita Diabetes -Banyak orang yang keliru bahwa penderita diabetes harus menghindari mengkonsumsi buah-buahan. Sebaliknya, buah menyediakan vitamin penting, mineral, serat dan fitokimia yang penting bagi kesehatan semua orang, termasuk penderita diabetes. Meskipun demikian penderita diabetes harus sangat berhati-hati dalam mengkonsumsi buah-buahan. Secara khusus, penderita diabetes perlu mengetahui peringkat dari buah-buahan yang mereka pilih pada indeks glikemik . Indeks glikemik merupakan ukuran seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat diubah menjadi glukosa darah. Sebuah glikemik peringkat indeks di bawah 50 adalah optimal bagi penderita diabetes.

BUAH BAGI PENDERITA DIABETES

Berikut adalah 10 buah bagi penderita diabetes :

Buah Bagi Penderita Diabetes

Buah Bagi Penderita Diabetes

  1. Jeruk

Jeruk buah bagi penderita diabetes. Jeruk memiliki peringkat 48 pada indeks glikemik. Serat yang tinggi dan kandungan vitamin C dari jeruk membantu mengontrol kadar gula darah. Jeruk mengandung naringenin yang membantu menyeimbangkan kadar insulin dan glukosa dalam darah. Jeruk yang rendah lemak dapat membantu anda yang menurunkan berat badan. Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko untuk diabetes.

  1. Buah Berry

Semua jenis berry memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh dikarenakan kandungan tinggi serat, vitamin C, asam folat dan fitokimia. Berry adalah buah terendah karbohidrat dan rendah indeks glikemik daripada semua buah-buahan lainnya cocok sebagai buah bagi penderita diabetes. Berry membantu pencernaan dan penyerapan sukrosa yang membantu mengontrol kadar gula darah.

  1. Ceri

Ceri termasuk buah bagi penderita diabetes. Ceri memiliki salah satu peringkat terendah indeks glikemik berada pada nomber 22. Ceri mengandung antioksidan, beta karoten, vitamin C, kalium, magnesium, besi, serat dan juga folat. Ceri juga mengandung anthocyanin, bahan kimia alami yang bertanggung jawab untuk pewarna merah tua pada buah. Anthocyanin membantu menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan produksi insulin hingga 50%.

  1. Jeruk bali

Jeruk bali memiliki kandungan tinggi serat larut dan juga vitamin C. Buah jeruk bali berada pada peringkat 25 indeks glikemik. Jeruk bali mengandung naringenin flavonoid yang membantu menyeimbangkan kadar insulin dan glukosa dalam darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa makan satu sampai dua porsi jeruk bali setiap hari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

  1. Pir

Pir mengandung serat, vitamin A, B1, B2, C, E, asam folat, niasin, tembaga, fosfor, kalium, kalsium, besi dan magnesium. Pir memiliki peringkat 38 pada indeks glikemik. Pir Cina memiliki sifat yang paling baik, tetapi semua pir membantu penderita diabetes meningkatkan kadar gula darah. Pir membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan memiliki sifat antioksidan.

  1. Apel

Apel buah bagi penderita diabetes. Apel memiliki kandungan tinggi serat, vitamin C dan juga antioksidan. Apel juga mengandung pektin yang ditemukan pada kulit dan pulpa. Pektin membantu untuk detoksifikasi tubuh, menghilangkan produk limbah yang berbahaya. Pektin juga mengandung asam galacturonic yang telah terbukti untuk menurunkan kebutuhan insulin penderita diabetes hingga 35%. Buah Apel memiliki indeks glikemik yang rendah berada pada peringkat 38.

  1. Kiwi

Buah kiwi dapat membantu mencegah asma, obesitas, kanker usus besar, penyakit jantung dan melindungi DNA dari mutasi. Buah kiwi mengandung vitamin C, E dan A, flavonoid dan berbagai mineral. Bahkan, buah kiwi mengandung vitamin C yang lebih banyak dari jeruk, dan juga kandungan kalium yang lebih dari pisang. Vitamin dalam buah kiwi memberikan perlindungan radikal bebas meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Buah kiwi juga adalah buah yang mengandung tinggi serat yang membantu mengontrol kadar gula darah dan menurunkan kolesterol.

  1. Semangka

Indeks glikemik semangka sangatlah rendah, yang membuat mereka baik untuk pasien diabetes. Tetapi, pastikan bahwa Anda mengonsumsi buah ini dalam jumlah terbatas atau tidak berlebihan.

  1. Delima

Buah delima merah buah bagi penderita diabetes karena membantu meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

10. Nangka

Nangka adalah buah bagi penderita diabetes. Ini membantu meningkatkan resistensi insulin dalam tubuh. Nangka juga mengandung vitamin C dan vitamin A.

Buah Bagi Penderita Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Pada Anak

Gejala Diabetes Pada Anak

Gejala Diabetes Pada Anak -Diabetes merupakan keadaan di mana tubuh Anda gagal untuk menghasilkan insulin atau menyerap insulin. Kedua hal ini akan meningkatkan kadar gula di dalam darah yang dapat membahayakan kesehatan tubuh Anda.Saat ini jumlah penderita diabetes meningkat secara drastis. Bahkan anak-anak pun dapat terserang penyakit ini. Sebagian besar anak-anak menderita diabetes tipe 1 yang dapat berubah menjadi diabetes tipe 2 apabila tidak terdeteksi gejalanya secara dini.

Anak dikatakan menderita DM 1 (Insulin Dependent Diabetes Mellitus), jika tubuhnya memerlukan pasokan insulin dari luar sepenuhnya karena sel-sel pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin. DM tipe 1 disebabkan oleh faktor genetik dan juga faktor pencetus lainnya.

Diabetes tipe 1 pada anak memerlukan pengobatan dengan injeksi insulin. Insulin diberikan untuk mengatasi komplikasi akut, mencegah kematian dini, mengurangi risiko terjadinya komplikasi kronis, dan mendukung aktivitas keseharian anak. Anak diabetes harus mendapat injeksi insulin seumur hidup dalam kondisi apapun.Sedangkan DM tipe 2 (Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus) terjadi jika pasokan insulin di pankreas tidak mencukupi sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan pengiriman glukosa ke seluruh sel tubuh, namun penderitanya tidak tergantung sepenuhnya pada pasokan insulin dari luar.Sekitar 90 persen kasus diabetes adalah DM tipe 2. Umumnya DM tipe 2 tidak disertai dengan gejala yang spesifik, sehingga banyak penderita tidak menyadarinya.

GEJALA DIABETES PADA ANAK

Gejala awal DM biasa disebut dengan 3 P, yakni polifagi (banyak makan), polidipsi (banyak minum), dan poliuri (banyak kencing). Akan tetapi, yang seringkali terjadi kalau anak banyak makan dan banyak minum, orang tua menganggapnya wajar. Sering kencing juga dianggap wajar karena makan minumnya juga banyak. Itu yang membuat orang tua dan dokter kecolongan. Baru setelah anak terkena infeksi, baru diabetesnya kelihatan.

Gejala diabetes pada anak antara lain muntah, sering buang air besar, kesadaran menurun (koma), dehidrasi berat, kejang-kejang dan sebagainya. Gejala lain yang harus diwaspadai orang tua adalah jika si kecil tiba-tiba ngompol. Misalnya, sudah 3-4 tahun anak tidak ngompol, lalu mendadak ngompol lagi. Hal itu harus dicurigai sebagai gejala diabetes pada anak.

Gejala Diabetes Pada Anak

Gejala Diabetes Pada Anak

Berikut adalah beberapa tanda dan gejala diabetes pada anak :

  1. Terjadi peningkatan rasa haus dan sering buang air kecil.

Kelebihan gula yang menumpuk di aliran darah anak akan membuat cairan ditarik ke jaringan, hal ini kemungkinan akan membuat anak menjadi haus. Akibatnya anak minum dan buang air kecil lebih sering dari biasanya.

  1. Anak selalu merasa lapar.

Anak selalu merasa lapar merupakan gejala diabetes pada anak. Karena tidak adanya jumlah insulin yang cukup, maka gula yang diasup tidak akan bisa masuk ke dalam sel. Akibatnya organ akan kehabisan energi dan memicu rasa lapar yang terus menerus.

  1. Penurunan berat badan.

Meskipun anak makan melebihi biasanya, tapi anak-anak tetap kehilangan berat badannya. Tanpa adanya asupan energi dari gula, maka jaringan otot dan cadangan lemak akan menyusut. Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan seringkali menjadi gejala pertama yang diperhatikan.

  1. Anak-anak menjadi mudah lelah dan lesu.

Mudah lelah salah satu gejala diabetes pada anak. Hal ini disebabkan sel-sel sangat kekurangan asupan gula.

  1. Anak menunjukkan perilaku yang tidak biasa.

Anak-anak dengan diabetes tipe 1 yang belum terdiagnosis seringkali menjadi mudah marah atau tiba-tiba menjadi murung dan kesal merupakan gejala diabetes pada anak.

  1. Penglihatan yang kabur.

Jika gula darah anak terlalu tinggi, maka cairan dapat ditarik dari lensa mata sehingga mempengaruhi kemampuan anak untuk bisa fokus dengan jelas.

  1. Infeksi jamur.

Adanya infeksi jamur pada alat kelamin bisa menjadi tanda pertama dari diabetes tipe 1 pada anak perempuan.

  1. Muntah atau sakit perut.

Muntah dan sakit perut salah satu gejala diabetes pada anak. Meskipun kurang umum, beberapa anak mengalami sakit perut atau muntah jika mereka memiliki diabetes yang tidak diobati.

Itulah beberapa gejala diabetes pada anak yang harus diperhatikan. Jika tanda dan gejala diabetes pada anak tersebut dirasakan oleh anak Anda segera hubungilah dokter.

Gejala Diabetes Pada Anak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Diabetes Melitus

Pantangan Diabetes Melitus

Pantangan Diabetes Melitus – Pantangan diabetes melitus merupakan sesuatu yang harus di hindari jika anda memang tidak ingin kadar gula dalam darah anda melonjak naik dan sangat berbahaya bagi kesehatan, karena semakin kadar gula dalam darah anda tinggi maka semakin besar pula resiko untuk terkena penyakit diabetes atau kencing manis. Di mana yang telah kita ketahui bersama bahwa penyakit diabetes ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mengancam jiwa.

Penderita Penyakit diabetes harus selalu menjaga kestabilan gula darahnya. Salah satu cara untuk menjaga kestabilan kadar gula darahnya, penderita penyakit diabetes ini umumnya dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan dan minuman tertentu. Anjuran untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman jenis tertentu ini kemudian disebut dengan pantangan diabetes melitus.

PANTANGAN DIABETES MELITUS

Pantangan Diabetes Melitus

Pantangan Diabetes Melitus

Anda perlu memperhatikan pantangan diabetes melitus supaya anda terhindar dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi akibat kelebihan kadar gula dalam darah. Berikut pantangan diabetes melitus :

1.Buah dengan kadar gula tinggi

Buah pada dasarnya memiliki serat yang baik bagi kesehatan kita semua. Namun, untuk penderita diabetes, hal tersebut tidaklah berlaku secara umum. Ada beberapa buah yang perlu dihindari, karena kandungan gula darahnya yang tinggi dan itu tidak baik bagi penderita penyakit diabetes. Diantaranya yang tidak termasuk dalam Pantangan Penyakit Diabetes ialah pisang, mangga, nangka dan durian. Buah – buah tersebut memang cukup menggiurkan, bukan ? namun mengingat akan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap penderita penyakit diabetes, maka buah ini harus dihindarkan dari mereka, Tetapi, bukan berarti semua buah tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit diabetes. Buah yang memiliki kadar gula rendah seperti, jeruk, apel dan pir, insya Allah masih aman dikonsumsi oleh mereka.

  1. Rokok

Rokok pantangan diabetes melitus. Bagi anda penderita diabetes dan memiliki kebiasaan buruk, yaitu merokok maka segeralah jauhi rokok karena bisa membahayakan anda sendiri dan orang lain. Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

  1. Kafein dan Alkohol

Kafein dan alkohol pantangan diabetes melitus. Alkohol adalah minuman yang memperberat kinerja hati dan pankreas yang bertugas memproduksi hormon insulin. Hindari segala jenis minuman yang mengandung alkohol dan juga kafein. Dampak yang dibawa oleh kedua jenis minuman ini terhadap penyakit diabetes mellitus selalu buruk.

  1. Kentang

Pantangan diabetes melitus adalah kentang, alasannya karena Kandungan karbohidrat pada kentang yang tinggi, membuat indeks glikemiknya juga tinggi. Untuk itu, kurangi konsumsi kentang, baik yang dipanggang, direbus maupun digoreng.

  1. Olahraga terlalu berat

Pantangan diabetes melitus yang terakhir rupanya tidak terkait dengan makanan. Olahraga memang disarankan bagi penderita diabetes agar mereka dapat menjaga kestabilan gula darah mereka.Namun mengingat kondisi fisik mereka yang lemah akibat kadar gula darah mereka, disarankan agar melakukan olahraga ringan dan tidak berlebihan. Jika tidak, ditakutkan tubuh akan mengalami dehidrasi dan itu hanya akan memperburuk kondisi kesehatan mereka.

  1. Makanan Yang Di Goreng

Makanan yang digoreng pantangan diabetes melitus. Sudah tentu anda mengenal benar dengan gorengan, tapi untuk penderita diabetes anda tidak boleh memakan makanan gorengan. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke

  1. Teh Manis

Bagi anda yang suka minum teh manis dipagi hari, tapi bagi anda yang sedang menderita penyakit diabetes maka ada baiknya anda menjauhi Teh Manis ini, karena Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.

Itulah beberapa pantangan diabetes melitus. Semoga dapat bermanfaat.

Pantangan Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus -Diabetes insipidus adalah gangguan langka dimana sistem yang digunakan tubuh untuk mengatur kadar airnya menjadi terganggu. Penyakit diabetes Insipidus merupakan suatu penyakit yang ditandai gejala penyakit diabetes insipidus yaitu dengan mual, pusing (simtoma), kondisi dimana tubuh tidak bisa mengendalikan diri untuk tidak buang air kecil (poliuria) dan rasa haus yang terjadi terus menerus tidak bisa berhenti meskipun Anda sudah menghabiskan beberapa liter air (polidipsia). Pada umunya ada dua jenis diabetes Insipidus dengan dua penyebab yang berbeda.

JENIS DIABETES INSIPIDUS

Ada dua jenis utama diabetes insipidus adalah sebagai berikut:

  1. Diabetes insipidus kranial

Diabetes insipidus kranial terjadi ketika ADH tidak cukup dalam tubuh untuk mengatur jumlah urin yang dihasilkan.Ini adalah jenis yang paling umum dari penyakit diabetes insipidus dan dapat disebabkan oleh kerusakan pada hipotalamus atau kelenjar pituitari, misalnya setelah infeksi, operasi atau cedera kepala. Sekitar 30% kasus diabetes insipidus kranial yang penyebab kondisi tidak diketahui.

  1. Diabetes insipidus nefrogenik

Penyakit diabetes insipidus nefrogenik terjadi ketika terdapat ADH yang cukup dalam tubuh namun ginjal gagal menanggapinya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh faktor keturunan atau dapat disebabkan oleh kerusakan ginjal.Diabetes insipidus adalah suatu kondisi yang jarang terjadi, diperkirakan mempengaruhi 1 dari 25.000 orang. Seperti kondisi umum yang diperoleh dari luka atau infeksi, diabetes insipidus dapat mempengaruhi semua orang dari segala usia.

GEJALA PENYAKIT DIABETES INSIPIDUS

Perhatikan dengan baik gejala penyakit diabetes insipidus di bawah ini:

  1. Mual dan pusing.

Mual dan pusing mungkin tanda atau gejala penyakit diabetes insipidus. Tidak terikat pada satu jenis penyakit tertentu, mual dan pusing bisa menjadi tanda nyata jika tubuh Anda tengah berusaha untuk melawan penyakit. Bila gejala ini sering terjadi tanpa henti selama beberapa hari, Anda perlu melakukan sesi konsultasi dengan dokter.

  1. Sering buang air kecil.

Gejala penyakit diabetes insipidus -Sudah dijelaskan sebelumnya secara medis mengapa, pasien diabetes insipidus sering bolak balik toilet untuk buang air kecil, namun tidak selalu gejala ini berkaitan dengan penyakit diabetes insipidus, oleh karena itu disarankan untuk melakukan serangkaian tes urin agar lebih jelas apa penyakit yang tengah Anda derita.

  1. Minum berlebihan.
Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Bila dalam satu hari Anda bisa menghabiskan air putih sebanyak 2 liter maka itu masih bisa disebut dengan istilah normal, namun bagaimana bila konsumsi air putih Anda melebihi batas normal, perlu dicari tahu apa sebenarnya alasan dibalik kebiasaan tersebut karena mungkin saja merupakan gejala penyakit diabetes insipidus.

  1. Sulit tidur dan melaksanakan kegiatan sehari-hari

Gejala penyakit diabetes insipidus -Jika Anda merasa sering ingin buang air kecil dan selalu merasa haus, pola tidur dan aktivitas sehari-hari dapat terganggu. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan, cepat marah dan kesulitan berkonsentrasi, yang dapat mempengaruhi kehidupan Anda sehari-hari.

  1. Umumnya merasa tidak sehat

Gejala diabetes insipidus -Jika Anda memiliki penyakit diabetes insipidus, Anda mungkin merasa kurang sehat tanpa alasan yang jelas.

GEJALA PENYAKIT DIABETES INSIPIDUS PADA ANAK

Pada anak-anak yang masih sangat muda yang belum bisa berbicara, mungkin sulit bagi Anda untuk menyadari bahwa mereka merasa haus. Tanda dan gejala penyakit diabetes insipidus pada anak adalah meliputi:

  1. Menangis berlebihan
  2. Sifat lekas marah
  3. Pertumbuhan lebih lambat yang diharapkan
  4. Suhu tubuh tinggi (hipertermia)
  5. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Gejala Penyakit Diabetes Insipidus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Jenis Diabetes Melitus

Jenis Jenis Diabetes Melitus

Jenis Jenis Diabetes Melitus – Diabetes melitus lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan penyakit kencing manis ini merupakan kelainan pada sistem metabolisme yang disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya akibat dari difisensi sekresi hormon insulin, transporter glukosa ataupun keduanya sehingga memicu timbulnya beberapa gejala penyakit diabetes yang jarang diketahui oleh orang awam. Diabetes secara garis besar adalah penyakit yang diakibatkan oleh kenaikan kadar gula darah dalam tubuh. Ada banyak hal yang bisa memicu terjadinya penyakit diabetes. Sebab tersebut bisa berasal dari internal maupun eksternal tubuh manusia.Saat ini diketahui ada beberapa jenis diabet yang bisa diderita oleh seseorang. Berikut jenis jenis diabetes :

JENIS JENIS DIABETES

Jenis Jenis Diabetes Melitus

Jenis Jenis Diabetes Melitus

  1. Jenis jenis diabetes -Diabetes tipe 1

Jenis Jenis diabetes tipe 1 atau dikenal juga dengan insulin-dependent diabet terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin apapun. Diabet ini biasanya mengenai anak-anak dan remaja, meski bisa juga menyerang orang dewasa. Sekitar 10% orang yang mengidap diabetes memiliki diabetes Tipe I atau diabetes yang bergantung pada insulin. Tubuh mereka tidak memproduksi insulin dan karenanya suntikan insulin secara teratur dibutuhkan untuk memelihara gula darah yang normal

Tipe ini pankreas tidak bisa produksi insulin sama sekali sehingga harus diberikan dari luar dengan cara disuntikkan. Apabila insulin tidak segera diberikan, penderita dengan cepat bisa tidak sadarkan diri disebut juga dengan koma ketoasidosis atau koma diabetik.

  1. Jenis Jenis diabetes -Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh mampu memproduksi insulin, tapi tidak berfungsi secara optimal. Bisa juga ketika sel di tubuh tidak bereaksi dengan insulin atau dikenal dengan istilah insulin resistance. Tanda-tanda dan gejala yang berkembang umumnya lambat sehingga banyak orang yang mungkin tidak menyadari bahwa dirinya memiliki diabet. Orang dengan diabet tipe ini tidak mutlak memerlukan insulin karena pankreas masih bisa menghasilkan.

  1. Jenis Jenis diabetes -Diabetes gestational

Diabetes ini terjadi pada ibu hamil dan diperkirakan muncul sekitar 2-5 persen dari seluruh kehamilan. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak memiliki kemampuan lebih untuk memproduksi insulin yang cukup dalam memenuhi kebutuhan saat hamil. Sekitar 85% orang yang mengidap diabetes memiliki diabetes Tipe II atau diabetes yang tidak bergantung pada insulin. Tubuh mereka memproduksi sejumlah insulin, tetapi itu tidak mencukupi atau cacat.

Jenis jenis diabetes tipe ini lebih sering terjadi pada perempuan dengan riwayat keluarga diabet, di atas usia 25 tahun serta memiliki kelebihan berat badan atau obesitas. Meskipun diabetes ini bisa hilang setelah tidak hamil, tapi perempuan ini berisiko lebih tinggi nantinya mengembangkan diabet tipe 2.

JENIS JENIS DIABETES LAINNYA :

  1. Jenis jenis diabetes -Diabetes yang berkaitan dengan kekurangan gizi

Diabetes di kalangan kaum muda dengan kekurangan gizi yang parah dan kelaparan disebut sebagai diabetes yang terkait dengan malnutrisi. Walaupun kondisi ini mengakibatkan tingginya gula darah, beberapa komplikasi yang berasosiasi dengan jenis-jenis diabetes lainnya tidak ada. Insulin diperlukan untuk mengendalikan diabetes yang berkaitan dengan malnutrisi.

  1. Jenis jenis diabetes -Diabetes Gestasional

Sebagian wanita memiliki kadar gula darah yang tinggi selama hamil. Diabetes yang terjadi selama hamil disebut diabetes gestasional.

PENGOBATAN TERHADAP JENIS JENIS DIABETES

Diabetes tidak dapat disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan melalui beberapa cara. Hal ini terutama mencakup insulin, obat-obatan, kontrol makanan, dan olahraga. Pilihan-pilihan pengendalian terhadap diabetes bergantung pada jenis diabetes dan tingkat keparahannya.

Tujuan pengobatan diabetes, yaitu :

  1. Mencapai kadar gula darah terbaik yang tepat bagi Anda
  2. Memberikan keinginan dari gejala-gejala diabetes
  3. Menyeimbangkan makan, olahraga, dan obat-obatan atau insulin
  4. Mengurangi faktor resiko yang terkait dengan komplikasi, seperti obesitas, merokok, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi
  5. Memastikan pertumbuhan yang normal pada anak-anak dan orang dewasa muda yang mengidap diabetes
  6. Mempertahankan berat badan yang normal
  7. Mencegah komplikasi akut seperti ketoasidosis dan infeksi
  8. Mencegah, jika mungkin atau mendeteksi sedini mungkin dan menangani komplikasi kronis

Itulah jenis jenis diabetes .Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Jenis Jenis Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Awal Penyakit Diabetes

Gejala Awal Penyakit Diabetes

Gejala Awal Penyakit Diabetes – Penyakit Diabetes merupakan penyakit yang cukup sulit untuk mengenali gejalanya. Gejala awal Diabetes yang biasanya terjadi tidak terlihat. Hal ini membuat para penderita tidak banyak melakukan perawatan medis sehingga banyak penderita diabetes yang terlambat diobati.

Penting bagi semua orang untuk tahu gejala awal diabetes, baik untuk yang berisiko maupun yang dalam keadaan sehat saja. Usia muda maupun tua dapat mengalami penyakit ini. Apalagi dengan banyaknya terlihat penderita Penyakit Diabetes dalam umur yang masih muda.

PENYEBAB DIABETES

  1. Teh manis
  2. Suka ngemil
  3. Kurang tidur
  4. Malas beraktivitas fisik
  5. Sering stres
  6. Kecanduan rokok
  7. Takut kulit jadi hitam

GEJALA AWAL PENYAKIT DIABETES

  1. Berat Badan Turun Tanpa Sebab

Gejala awal penyakit diabetes yaitu berat badan turun tapi tanpa diketahui sebabnya. Jangan senang dulu saat berat badan Anda turun tanpa sebab. Berat badan seharusnya turun jika Anda mengubah pola makan, melakukan aktivitas melebihi aktivitas biasanya atau baru sembuh dari sakit. Berat badan yang turun tanpa sebab bisa menjadi gejala diabetes tipe 1. Ketika seseorang sudah terkena diabetes, tubuh tidak bisa lagi menggunakan glukosa dengan tepat, dsehingga timbunan lemak akan digunakan sebagai energi. Hal itulah yang membuat seseorang kehilangan berat badan.

  1. Buang Air Kecil Lebih Sering

Ini merupakan indikasi lain bahwa seseorang mengidap diabetes. Jika Anda lebih sering buang air kecil lebih sering, kondisi ini disebut poliuria yang meupakan geala awal penyakit diabetes.

  1. Sering Haus
Gejala Awal Penyakit Diabetes

Gejala Awal Penyakit Diabetes

Tanpa sebab yang jelas, Anda merasa sangat haus sepanjang hari dan ingin minum merupakan gejala awal penyakit diabetes. Ini terjadi karena tubuh kehilangan air akibat poliuria dan membutuhkan kembali pasokan cairan tubuh.

  1. Penglihatan Semakin Lemah

Gejala awal penyakit diabetes menurunnya daya penglihatan. Jika penglihatan Anda semakin sering kabur, itu bisa disebabkan katena tingkat glukosa dalam darah meningkat. Glukosa tersebut akan menumpuk di sekitar lensa mata, sehingga penglihatan Anda sering tidak fokus.

  1. Mengalami Penggelapan Warna Kulit

Mengalami penggelapan warna kulit merupakan ciri atau bgejala awal penyakit diabetes. Bintik-bintik gelap mulai muncul di kulit. Biasanya bintik atau penggelapan kulit terjadi di sekitar leher dan merupakan indikasi diabetes. Tubuh merespon insulin dengan menghasilkan lebih banyak pigmen, sehingga beberapa bagian kulit menjadi lebih gelap.

  1. Mudah Lelah

Anda lebih mudah lelah daripada biasanya. Waspadai gejala ini karena ini merupakan gejala awal penyakit diabetes.

  1. Sering Merasa Lapar
Gejala Awal Penyakit Diabetes

Gejala Awal Penyakit Diabetes

Kadar insulin membuat orang merasa mudah lapar walaupun sudah makan banyak dari biasanya. Dorongan rasa lapar ini memuat seseorang makan lebih banyak atau secara medis disebut dengan polifagia yang merupakan gejala awal penyakit diabetes.

  1. Luka Butuh Waktu Lama Untuk Sembuh

Indikasi mudah untuk mengetahui gejala diabetes adalah luka pada tubuh Anda. Jika Anda mengalami luka potong atau luka gores yang lama kering dan lama sembuh dibanding biasanya, ini adalah gejala yang harus diwaspadai.

  1. Sering Mengalami Infeksi Vagina dan Saluran Kemih

Ketika glukosa sudah melebihi batas tertentu, beberapa tubuh Anda akan mengalami infeksi berkala. Jika Anda lebih sering mengalami infeksi, terutama pada vagina dan saluran kandung kemih, bisa jadi ini adalah gejala diabetes.

10. Kaki Mati Rasa Saat Ditusuk Jarum

Indikasi lain diabetes adalah menurunnya fungsi saraf yang menghilangkan sensasi sakit pada tungkai kaki, atau sering kesemutan. Waspada gejala awal penyakit diabetes ini, apalagi jika Anda tidak merasa sakit saat kaki tertusuk jarum.

Gejala Awal Penyakit Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tips Diet Diabetes

Tips Diet Diabetes

Tips Diet Diabetes – Menu tips diet diabetes melitus harus mencakup semua fitur untuk memenuhi kebutuhan gizi lengkap dari pasien diabetes. Harus diingat bahwa kebutuhan makanan semua jenis diabetes melitus tidaklah sama. Misalnya, menu tips diet diabetes untuk penderita diabetes melitus usia muda dan menu tips diet diabetes   untuk diabetes melitus usia dewasa sangat berbeda. Namun, beberapa faktor pokok pada umumnya sama seperti kriteria glukosa minimal dan jumlah lipid. Pada umumnya sumber menu diet diabetes sebagian besar adalah bebas lemak dan tanpa karbohidrat yang berlebihan. Untuk alasan itu, sayuran segar, buah-buahan dan makanan segar paling penting di berikan dalam menu tips diet diabetes .

Tips Diet Diabetes

Dibawah ini adalah beberapa tips diet dibetes, yaitu :

Tips Diet Diabetes

Tips Diet Diabetes

  1. Mengkonsumsi makanan berserat tinggi, karbohidrat kompleks

Tips diet diabetes -Karbohidrat meberikan pengaruh besar terhadap kadar gula dalam darah. Bukan berarti penderita diabetes harus menghindari karbohidrat sama sekali, melainkan cermat dalam memilih jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Secara umum, dianjurkan untuk mengkonsumsi karbohidrat kompleks dan berserat tinggi, karena akan lebih lambat diuraikan oleh pencernaan sehingga membantu menjaga level gula darah. Selain itu, karbohidrat kompleks akan memberikan energi lebih bagi tubuh dan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

  1. Cermat dengan yang ‘manis’

Pola makan untuk diabetes tidak berarti menghindari gula sama sekali. Tips diet diabetes untuk tetap mengkonsumsi makanan yang manis (dengan cermat) adalah dengan mengkonsumsinya saat jam makan (sebagai penutup), dan tidak dikonsumsi sebagai snack di luar jam makan.

  1. Memilih konsumsi lemak dengan bijak

Lemak bisa bermanfaat untuk diet, namun juga bisa berbahaya. Beberapa jenis lemak tidak menyehatkan bagi tubuh, dan beberapa jenis lainnya memberikan manfaat yang sangat baik bagi kesehatan.

  • Lemak yang baik

Lemak yang terbaik adalah lemak tak jenuh, yang banyak ditemukan pada tumbuhan dan ikan. Sumber utama yang populer adalah minyak olive, kacang-kacangan, kedelai, dan juga alpukat. Selain itu, disarankan untuk mengkonsumsi omega-3 (asam lemak omega-3) yang sangat baik bagi metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan otak dan jantung. Sumber omega-3 yang tinggi dapat ditemukan pada ikan salmon, ikan tuna dan juga biji bunga matahari.

  • Lemak yang tidak-baik

Lemak jenuh ditemukan pada daging merah/mentah, telur, keju, mentega, susu kemasan, es krim dan juga pada banyak makanan ringan (snack).

  1. Makan secara teratur dan membuat catatan harian

Makan secara teratur berarti makan 3 kali sehari, serta 2 kali makan ringan (snack) di antara jam makan. Kadar gula darah dan berat badan dalam tubuh akan terkontrol dengan sendirinya jika mendapatkan asupan makanan sehat secara teratur. Yang harus diperhatikan adalah porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi saat jam makan dan snack.

  • Buatlah catatan harian

Alasan utama adalah rekaman harian tersebut membantu mengidentifikasi masalah/efek makanan yang dikonsumsi dan membantu dalam proses evaluasi program diet diabetes, karena kita dengan mudah dapat membandingkan jenis makanan, porsi, serta waktu makan dengan keberhasilan program menurunkan berat badan.

  • Jangan lewatkan sarapan/makan pagi

Mulailah setiap hari dengan sarapan yang sehat. Sarapan setiap hari akan memastikan tubuh memiliki cukup energi untuk beraktifitas, serta membantu menjaga kadar gula darah tetap normal.

  • Jaga asupan kalori yang tetap

Menjaga asupan kalori yang tetap setiap harinya akan membantu menjaga level gula darah tetap stabil.

  • Makan teratur, dengan porsi secukupnya

Tetaplah makan dengan teratur, namun dengan porsi kecil atau secukupnya. Makan teratur memastikan tubuh tidak kelaparan sehingga porsi makan tetap terjaga setiap saat.

Tips diet diabetes di atas sebenarnya berlaku bagi siapa saja yang ingin sehat. Tidak ada yang khusus bagi penderita diabetes selain lebih memperhatikan asupan karbohidrat dan menjaga berat badan tetap normal. Lakukan juga olahraga secara teratur, setidaknya 15-30 menit setiap harinya. Olahraga ringan seperti berjalan, jogging, dan bersepeda pun akan memberikan efek positif bagi tubuh, dan membantu bagi dalam melakukan diet diabetes.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai tips diet diabetes. Semoga artikel diet diabetes diatas dapat bermanfaat untuk anda. Selamat Mencoba .

Tips Diet Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment