Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Komplikasi Diabetes Melitus

Penderita diabetes melitus haruslah selalu mengontrol kadar gula darah/glukosa secara teratur, menjaga pola makan, mengatur berat badan dan melakukan cek up secara rutin. Pola hidup seperti itu sangat perlu untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes melitus.

 

Komplikasi Diabetes Melitus Jangka Pendek

Penyakit diabetes melitus bisa diikuti dengan berbagai komplikasi. Dalam jangka pendek, diabetes dapat menyebabkan:

  1. Hiperglikemia (Hyperglycemia)

Hiperglikemia atau gula darah tinggi dalam waktu yang panjang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan organ tubuh. Komplikasi Diabetes Melitus ini dapat terjadi jika pasien tidak mengambil tindakan-tindakan untuk mengurangi level glukosa dalam darah seperti injeksi insulin, atau karena disebabkan pola makan dan hidup yang tidak berorientasi pada penanganan penyakit diabetes. Hiperglikemia adalah kondisi yang serius dan membutuhkan tindakan medis secepatnya.

  1. Hipoglikemia (Hypoglycemia)

Komplikasi Diabetes MelitusDalam beberapa kasus, penderita diabetes melakukan penanganan yang salah dan berlebihan sehingga level glukosa dalam darah menjadi terlalu rendah. Melewatkan jam makan dan olahraga serta mengkonsumsi obat diabetes (memperkecil kadar glukosa) atau melakukan injeksi insulin bisa menyebabkan Komplikasi Diabetes Melitus hipoglikemia. Selalu mengontrol level glukosa dalam darah dan konsultasikan dengan dokter mengenani penanganan diabetes yang tepat, agar pasien tidak jatuh dalam kondisi hipoglikemia ini.

  1. Ketoasidosis

Ketoasidosis adalah Komplikasi Diabetes Melitus yang terjadi saat tubuh tidak mampu menggunakan glukosa/gula darah sebagai energi karena kekurangan insulin. Saat sel-sel tubuh kekurangan energi, mereka akan menggunakan cadangan lemak sebagai energi. Saat jaringan lemak terganggu, terbentuklah zat keton (racun) dalam tubuh. Komplikasi Diabetes Melitus ini bisa mengakibatkan kesulitan bernapas, sakit perut parah, dan juga dehidrasi.

 

Komplikasi Diabetes Melitus Jangka Panjang

Semakin lama seseorang menderita penyakit diabetes, maka semakin tinggi pula resikonya mengalami komplikasi akibat problem glukosa dalam darah ini. Penanganan yang baik bisa mencegah terjadinya Komplikasi Diabetes Melitus ini, atau semakin baik pasien mengontrol level glukosa tetap normal maka semakin kecil resikonya.

Komplikasi Diabetes Melitus umumnya berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah. Diabetes dalam jangka panjang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengurangi volume aliran darah ke berbagai bagian tubuh seperti mata, ginjal, jaringan saraf, dan lain sebagainya. Akibatnya bagian-bagian tubuh tersebut akan mengalami kerusakan fungsi yang serius, bahkan mengancam nyawa.

 

  1. Kerusakan mata

Penyakit diabetes dapat merusak pembuluh darah di mata, yang bisa menyebabkan berbagai seperti katarak, glaukoma, kerusakan retina, hingga kebutaan.

 

  1. Masalah pada kulit dan kaki

Penderita diabetes sangat rentan terhadap masalah pada kaki. Rusaknya jaringan saraf dan pembuluh darah akan membatasi aliran darah ke tempat tersebut. Luka gores kecil di kaki atau kulit dengan mudah berubah menjadi luka infeksi yang sangat parah. Tanpa perhatian yang serius, luka tersebut akan semakin menyebar dan merusak. Pada kondisi terparah, bagian tersebut harus diamputasi agar infeksi tidak terus menyebar.

 

  1. Masalah jantung

Seseorang dengan diabetes beresiko tinggi terkena masalah jantung. Peneliti mengatakan bahwa resiko serangan jantung pada penderita diabetes sama dengan orang yang pernah terkena serangan jantung sebelumnya.

Beberapa masalah pada jantung dan penyempitan pembuluh darah yang berhubungan dengan diabetes antara lain:

  • Stroke
  • Kerusakan pembuluh arteri
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi

 

  1. Neuropathy

Gula yang berlebih pada tubuh dapat merusak saraf dan jaringan pembuluh di kaki dan tangan, menyebabkan kesemutan, mati rasa, sakit atau sensasi seperti terbakar. Pada kondisi mati rasa yang parah, penderita diabetes bahkan tidak dapat merasakan rasa sakit jika tergores, hingga akhirnya sadar saat luka tersebut melebar dan terinfeksi.

 

Selain beberapa komplikasi di atas, penyakit-penyakit berikut juga memiliki potensi terjadi pada penderita diabetes dalam jangka panjang:

  • Infeksi kulit
  • Infeksi saluran kemih
  • Gagal ginjal
  • Disfungsi ereksi

 

Penderita diabetes harus secara rutin mengecek kadar gula darah, serta menjaga pola hidup dan diet agar kadar gula tetap normal, dan mengurangi resiko Komplikasi Diabetes Melitus.

 

 

 

Komplikasi Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Hipoglikemia

Gejala Diabetes Hipoglikemia

Gejala Diabetes Hipoglikemia

Gejala Diabetes Hipoglikemia – Penyakit mengenai masalah gula darah mungkin menjadi salah satu momok bagi sebagain orang dan memang penyakit ini sangat berbahaya karena tubuh membutuhkan kadar glukosa yang seimbang di dalam plasma darah. Saat ini banyak yang mengetahui bahwa penyakit gula darah memang berbahaya namun lebih ditekankan pada kondisi penyakit gula darah tinggi. nah, ternyata selain gula darah tinggi juga ada kondisi yang sebaliknya yaitu penyakit gula darah rendah.

Dalam keadaan normal seharusnya di dalam tubuh terdapat gula darah pada kisaran 70 hingga 110 mg/dl. Nah pada penderita gula darah rendah atau disebut juga sebagai penyakit hipoglikemia yaitu dimana kadar gula dalam darahnya lebih rendah dari batas normal. Adanya kekurangan gula darah ini bisa mengakibatkan organ tubuh mengalami kelainan fungsi sehingga bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit yang cukup serius hingga bisa mengakibatkan kematian. Di bawah ini terdapat beberapa Gejala Diabetes Hipoglikemia yang harus Anda ketahui agar bisa melakukan tindak pengobatan setelah mengetahuinya, antara lain :

 

  1. Rasa lapar

Gejala Diabetes HipoglikemiaGejala Diabetes Hipoglikemia yang pertama biasanya penderita akan cepat merasakan lapar sebagai salah satu respon tubuh untuk segera diberi asupan energi berupa gula. Jika Anda mengalami gula darah rendah sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung banyak gula namun tetap harus dijaga kadarnya supaya tidak menjadi kelebihan gula darah. Untuk hal ini sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan para ahlinya atau dokter yang menangani masalah gula darah rendah supaya asupan yang Anda konsumsi tepat dan membuat kondisi anda menjadi lebih baik.

  1. Gugup

Gejala Diabetes Hipoglikemia berikutnya yaitu orang yang menderita kurang gula darah akan cenderung merasa gugup dan hilang fokus konsentrasi karena kinerja otak terganggu. Gejala Diabetes Hipoglikemia ini biasanya diliputi dengan rasa cemas serta gelisah yang tak kunjung berhenti serta jantung yang bedebar-debar cukup kencang.

  1. Gemetar

Gemetaran juga merupakan salah satu Gejala Diabetes Hipoglikemia. Gula termasuk sebagai salah satu sumber energi utama di dalam tubuh jadi jika sampai kehadirannya tidak mencukupi akan membuat tubuh menjadi gemetaran serta diikuti dengan munculnya keringat dingin.

  1. Denyut jantung meningkat

Denyut jantung juga akan menjadi relatif lebih cepat seperti halnya ketika Anda meminum kopi. Gejala Diabetes Hipoglikemia ini merupakan respon dari jantung yang juga kekurangan energi di dalam darahnya. Awalnya denyut jantung akan menjadi cepat namun seiring dengan berjalannya waktu justru akan melambat bahkan bisa membuat denyut jantung berhenti. Saat gula darah menurun, hal itu akan diikuti dengan pasokan darah ke seluruh tubuh yang menurun akibatnya jantung pun fungsinya akan menjadi terganggu.

  1. Keringat dingin

Selain gugup dan detak jantung yang cepat, Gejala Diabetes Hipoglikemia lainnya yaitu dengan munculnya keringat dingin pada orang yang sedang menderita penyakit kurang gula darah. keringat dingin ini akan muncul terutama di bagian telapak tangan, telapak kaki serta dahi. Jika Anda mengalami Gejala Diabetes Hipoglikemia ini sebaiknya segera lakukan pemeriksaan atau konsumsi obat yang telah diberikan oleh dokter.

  1. Sakit kepala

Gejala Diabetes HipoglikemiaOrgan yang paling dipengaruhi oleh adanya kadar gula yang rendah di dalam darah adalah organ otak. Otak menggunakan gula sebagai bahan bakar energi utama jadi jika bahan bakarnya saja kurang maka otak pun akan mengalami gangguan kerja yang bisa menyebabkan pusing atau sakit kepala yang cukup hebat. Gejala Diabetes Hipoglikemia ini bisa datang dengan cara tiba-tiba tidak peduli Anda sedang dalam keadaan apapun.

 

 

 

Gejala Diabetes Hipoglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia – Keluhan dan gejala diabates akut terjadi dengan cepat dan biasanya berat. Komplikasi akut umumnya timbul akibat glukosa darah yang terlalu rendah (hipoglikemia) atau juga terlalu tinggi (hiperglikemia). Penanganannya harus cepat karena merupakan kasus gawat darurat medis. Anda harus menghubungi dokter untuk mengatasinya.

Kadar glukosa darah yang terlalu rendah sampai di bawah 60mg/dl disebut hipoglikemia. Keadaan ini bisa menjadi gawat darurat dan memerlukan pertolongan segera. Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia dapat terjadi pada penderita diabetes yang diobati dengan suntikan insulin ataupun minum tablet anti diabetes, tetapi tidak makan dan olahraga yang berlebihan melebihi biasanya.

 

  1. Waktu makan dan suntik insulin dan minum obat

Bila Anda mendapat suntikan insulin, Anda harus makan dengan kalori yang sesuai untuk menghimbangi efek insulin. Keterlambatan makan atau tidak makan sama sekali atau melakukan suntikan insulin terlalu pagi akan menjadi salah satu Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia. Obat sulfonylurea juga bisa menjadi Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia apabila Anda tidak makan. Obat tablet diabetes lain umumnya tidak menimbulkan hipoglikemia, tetapi bila dikombinasikan dengan sulfonylurea, efek hipoglikemia bisa timbul. Jadwal makan juga harus teratur yaitu sarapan pagi, makan siang dan makan malam diusahakan tepat waktu. Selingan snack diantara dua makan utama diperlukan untuk mencukupi kebutuhan kalori dan sesuai dengan efek insulin yang disuntikkan.

 

  1. Olahraga

Faktor Penyebab Diabetes HipoglikemiaOlahraga dapat membakar kalori atau glukosa dalam tubuh. Banyak orang melakukan olahraga keras untuk menurunkan glukosa darah dan menjadi Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia. Kadar olahraga perlu disesuaikan dengan dosis obat dan diet agar glukosa darah tetap normal. Pemeriksaan glukosa darah perlu lebih sering dilakukan bila Anda berolahraga lebih banyak.

 

  1. Alkohol

Yang termasuk jenis ini adalah bir dan wine, bisa menjadi Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia. Selain menghambat kemampuan hati untuk melepas glukosa, alkohol juga menghambat kerja hormon yang menaikkan glukosa darah serta meningkatkan efek insulin. Apabila Anda kurang makan tetapi minum alkohol sebelum tidur, hipoglikemia berat dapat terjadi keesokan harinya. Bila Anda memakai insulin atau obat sulfonilurea, jangan minum alkohol tanpa makan makanan lainnya pada saat yang sama. Makanan bisa menghambat efek alkohol dan mencegah hipoglikemia.

 

  1. Aspirin

Hati-hati, aspirin atau salsilat bisa menjadi Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia. Pada penderita diabetes dewasa, aspirin meningkatkan efek obat diabetes sehingga glukosa darah bisa turun. Sedangkan penderita diabetes anak biasanya tidak diberi aspirin dan memang jarang diperlukan.

 

Apa Gejala Diabetes Hipoglikemia?

keluhan dan gejala Kadar glukosa darah yang terlalu rendah dapat bervariasi, tergantung pada sejauh mana glukosa darah turun. Keluhan Kadar glukosa darah yang terlalu rendah pada dasarnya dibagi dalam dua kategori besar, yaitu:

  1. Keluhan akibat otak tidak mendapat cukup kalori sehingga mengganggu fungsi berpikir, antara lain: sakit kepala, kurang konsentrasi, mata kabur, capek, bingung, kejang atau koma.  – Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia
  2. Keluhan akbat efek samping hormon lain (adrenalin) yang berusaha menaikkan glukosa darah, yaitu: pucat, berkeringat, nadi berdenyut cepat, berdebar, cemas serta lapar.

Pada awalnya, ketika glukosa darah berada tingkat 40-50mg/dl, gejala yang dialami penderita diabetes :

  • Berkeringat dingin
  • Gemetar
  • Mata kabur
  • Merasa lemah
  • Merasa lapar
  • Pusing dan sakit kepala
  • Nervous dan tegang
  • Mual
  • Jantung berdebar
  • Kulit dingin

Bila glukosa darah di bawah 40mg/dl gejala yang dirasakan adalah :

  • Mengantuk
  • Sukar bicara
  • Seperti orang mabuk
  • Bingung   – Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

Keluhan dan gejala gawat yang terjadi bila glukosa darah rendah di bawah 20 mg/dl

  • Kejang
  • Tidak sadarkan diri
  • Meninggal  – Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

 

Mengobati Diabetes Hipoglikemia

Begitu Anda menyadari glukosa darah rendah sebaiknya Anda harus segera makan atau minum sesuatu yang manis, misalnya seperti permen, softdrink, jus buah, tablet glukosa, atau biskuit. – Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

Apabila dalam 15 menit keluhan tidak hilang, cobalah makan atau minum lagi. Bila keadaan masih tetap, segera hubungi dokter Anda. Suntikan glukosa dan infus glukosa segera dilakukan terutama bila sukar menelan dan mulai tidak sadarkan diri. Pertolongan yang terlambat sampai penderita mengalami koma yang lama, bisa berakibat fatal hingga bisa terjadi kerusakan permanen pada jaringan otak yang tidak mendapakan makanan glukosa.

Hormon glukagon yang merupakan lawan dari insulin juga dapat disuntikkan pada pantat, paha, atau perut. Obat akan bereaksi dalam waktu 5 menit namun sangat disayangkan obat ini sulit tersedia di Indonesia.  – Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

Penderita diabetes terutama pemakai insulin dianjurkan selalu membawa permen atau biskuit di dalam tasnya ke manapun pergi. Di klinik atau rumah sakit harus ada suntikan atau infus glukosa. Di negera maju dalam emergency kit, bahkan tersedia suntikan glukagon. – Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

 

 

Faktor Penyebab Diabetes Hipoglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Diabetes Hipoglikemia

Bahaya Diabetes Hipoglikemia

Bahaya Diabetes Hipoglikemia

Bahaya Diabetes Hipoglikemia – Saat ini akan dengan sangat mudah kita mendapatkan alat yang digunakan untuk mengukur kadar gula dalam darah. Karena alat tersebut memang banyak sekali di jual di tempat-tempat distributor alat kesehatan. Biasanya orang yang mengecek kadar gula darahnya adalah akibat terkena diabetes melitus. Yaitu sebuah penyakit yang membuat gula dalam darahnya tinggi. Jarang sekali orang memeriksakan kadar gulanya dalam kadar yang rendah. Padahal sebenarnya keadaan kadar gula yang rendah dalam tubuh jauh lebih berbahaya jika dibandingkan dengan keadaan kelebihan kadar gula dalam tubuh.

Memang untuk penyakit kekurangan gula dalam darah ini tidak sepopuler orang yang kelebihan gula, namun penyakit hipoglikemia ini juga memiliki efek yang berbahaya juga bagi tubuh, bahkan ada yang mengatakan kekurangan gula dalam darah jauh lebih berbahaya jika dibandingkan dengan orang yang kelebihan gula. Berikut ini adalah beberapa Bahaya Diabetes Hipoglikemia :

  1. Memicu munculnya penyakit jantung

Bahaya Diabetes Hipoglikemia yang pertama yaitu akan memicu penyakit jantung. Orang yang memiliki gula darah yang rendah dalam tubuhnya akan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit kardiovaskular.

  1. Memicu kerusakan otak

Bahaya Diabetes HipoglikemiaJika kadar gula dalam darah seseorang menjadi rendah harus segera diberikan sesuatu yang manis untuk segera meningkatkan kadar gulanya, karena Bahaya Diabetes Hipoglikemia yang dapat ditimbulkan yaitu dapat memicu hilangnya kesadaran dan pada akhirnya berakibat pada kerusakan yang terjadi pada otak. Pada saat seseorang dalam keadaan kekurangan gula dalam darah tentu persediaan glukosa ke otak akan berkurang dan bahkan jika dalam 4 manit otak tidak segera mendapatkan suplai glukosa maka bisa terjadi kondisi mati otak.

  1. Efek yang ditimbulkan berlangsung cepat

Bahaya Diabetes Hipoglikemia yang mengancam selanjutnya yaitu ketika seseorang kekurangan gula dalam darahnya, maka ia bisa langsung dalam keadaan drop secara seketika, dan penanganannya juga harus secara cepat. Berbeda dengan orang yang kelebihan masih memiliki waktu yang lumayan panjang untuk mendapatkan efeknya.

 

Setelah kita mengetahui Bahaya Diabetes Hipoglikemia yang ditimbulkan akibat kekurangan gula dalam darah, akan lebih afdhol lagi jika kita mengetahui penyebab seseorang dapat mengalami kekurangan gula dalam darah:

  1. Akibat terlalu banyaknya insulin yang dikeluarkan oleh pankreas
  2. Dosis insulin atau obat lainya yang kadarnya terlalu tinggi, yang diberikan kepada para penderita diabetes untuk menurunkan kadar gulanya.
  3. Adanya kelainan pada kelenjar hipofisa atau kelenjar adrenal.
  4. Adanya kelainan pada masalah penyimpanan karbohidrat atau pembentukan glukosa yang ada di hati.  – Bahaya Diabetes Hipoglikemia
  5. Akibat berpuasa
  6. Adanya reaksi terhadap makan, biasanya terjadi dengan karbohidrat. Seseorang yang mengkonsumi karbohidrat juga akan menurun gula dalam darah. Zat ini malah akan menyebabkan beberapa organ seperti pankreas, hari dan kelenjar adrenal kehilangan kemampuan mereka untuk memproses gula secara benar. Akibatnya membuat gula anda menurun.   – Bahaya Diabetes Hipoglikemia
  7. Karena akibat telah melakukan diet tertentu yang memiliki aturan mengurangi kdar gula dalam makanan yang dikonsumsi.
  8. Adanya tumor atau terganggunya fungsi hati akan mengakibatkan gula dalam darah anda menjadi menurun.
  9. Akibat telah melakukan olah raga yang berlebihan. Pada saat seseorang berolah raga tentu saja membutuhkan tenaga dan energi yang lebih besar dan biasanya akan sebagian akan diambilkan dari gula dalam tubuh anda. Jika pengambilanya terlalu besar otomatis persediaan gula akan menurun.

Setelah mengetahui Bahaya Diabetes Hipoglikemia karena memiliki kadar gula dalam darah yang rendah, mulai sekarang hendaknya berhati-hati dan selalu menjaga kondisi gula dalam keadaan normal.

 

Bahaya Diabetes Hipoglikemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Perbedaan Diabetes Kering dan Basah

Perbedaan Diabetes Kering dan Basah

Perbedaan Diabetes Kering dan Basah

Kita tentu seringkali mendengar istilah diabetes kering dan diabetes basah dari cerita penderita diabetes, lalu apa sih sebenarnya Perbedaan Diabetes Kering dan Basah ?

Sebenarnya di dunia kedokteran tidak mengenal adanya istilah Perbedaan Diabetes Kering dan Basah. Istilah Perbedaan Diabetes Kering dan Basah ini muncul karena berdasarkan anggapan dari masyarakat saja. Diabetes kering merujuk bagi penderita diabetes tanpa adanya luka sedangkan istilah diabetes basah merujuk pada penderita diabetes yang memiliki luka dan sulit sembuh.

Sementara itu diabetes yang dikenal di dunia kedokteran adalah diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Baik diabetes tipe 1 ataupun tipe 2 meski penyebabnya berbeda, kesamaan yang mereka miliki adalah keduanya mempunyai ketidakmampuan dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Diabetes terjadi pada saat tubuh bermasalah dengan insulin, karena tanpa insulin, maka bisa dipastikan sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa untuk menjadi energi sehingga akhirnya glukosa akan menumpuk dalam darah dan menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah.

 

Perbedaan Diabetes Kering dan Basah : Diabetes Tipe 1

  • Pada penderita diabetes tipe 1 terjadi gangguan pada produksi hormon insulin dimana insulin sangat rendah atau bisa jadi tidak memproduksi insulin sama sekali. Hal ini disebabkan karena adanya penyakit autoimun (tubuh dihambat untuk memproduksi insulin).    – Perbedaan Diabetes Kering dan Basah
  • Penderita diabetes tipe 1 tanpa adanya insulin (melalui suntikan atapun pompa insulin) tidak akan dapat hidup dan biasanya penderita diabetes tipe 1 sudah terdiagnosa sejak usia dini.   – Perbedaan Diabetes Kering dan Basah
  • Penderita diabetes tipe 1 perlu menghitung seberapa banyak insulin yang harus dikonsumsi berdasarkan apa yang dimakan dan tingkat aktivitas. Sehingga mereka dapat makan apa saja yang diinginkan, jika sesuai dengan dosis insulinnya. Jadi jika penderita diabetes tipe 1 berencana pergi ke pesta, maka mereka harus mengonsumsi insulin lebih banyak untuk melawan serangan yang ditimbulkan dari makanan yang akan dikonsumsi.   – Perbedaan Diabetes Kering dan Basah

 

Perbedaan Diabetes Kering dan Basah : Diabetes Tipe 2

  • Penderita diabetes tipe 2, tubuhnya masih dapat memproduksi insulin, tetapi dalam jumlah yang sedikit atau tubuh punya kesulitan dalam menggunakan insulin secara efisien.   – Perbedaan Diabetes Kering dan Basah
  • Salah satu faktor risiko penderita diabetes tipe 2 adalah obesitas (terutama jika mempunyai berat badan lebih di sekitar perut) dan ditambah lagi jika tidak banyak melakukan aktivitas fisik.   – Perbedaan Diabetes Kering dan Basah
  • Riwayat keluarga yang mempunyai penyakit ini juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan biasanya menyerang pada usia diatas 30 tahun
  • Pilihan pengobatan untuk diabetes tipe 2 ini juga lebih banyak mulai dari diet ( mengatur pola makan ) , menurunkan berat badan, latihan dan mengonsumsi pil yang untuk membuat lebih banyak insulin atau menurunkan kadar gula dan jika diabetes semakin memburuk, penderita diabetes tipe 2 mungkin harus beralih menggunakan suntikan insulin

 

Luka Pada Penderita Diabetes

Ada anggapan di masyarakat bahwa tidak mengapa sakit diabetes kering asal jangan diabetes basah karena kalau ada luka akan sulit sembuhnya padahal pada penderita diabetes jika kadar gula darah tinggi dan tidak terkontrol maka bisa dipastikan luka akan menjadi lebih sulit sembuh  sehingga akan membutuhkan perawatan yang serius karena luka pada diabetes  yang tidak ditangani dengan baik akan menjadi infeksi dan berlanjut menjadi ganrene atau kematian jaringan dan bisa jadi perlu dilakukan tindakan amputasi.

Kaki dan pergelangan adalah anggota tubuh yang paling rawan bagi pengidap diabetes jadi usahakan luka sekecil apapun harus segera diberikan perawatan ekstra. Sehingga diperlukan tindakan untuk menghindari adanya luka pada kaki

  • Gunakan alas kaki yang tidak longgar atau tidak kesempitan dan juga nyaman untuk dipakai (sesuai dengan bahan dan ukuran yang sesuai kaki).
  • Hindari gesekan ataupun luka akibat sepatu yang tidak nyaman.
  • Seringlah untuk melakukan pengecekan apakah terdapat luka pada kaki, dan jika terdapat luka segera ditangani.    – Perbedaan Diabetes Kering dan Basah
  • Pastikan kadar gula darah selalu dalam batas normal.

 

 

Perbedaan Diabetes Kering dan Basah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Diabates Gestasional

Bahaya Diabates Gestasional

Bahaya Diabates Gestasional

Diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang terjadi pada wanita hamil. Kondisi diabetes ini tetap bisa membuat ibu hamil melahirkan bayi yang sehat. Tapi kondisi tingginya kadar gula dalam darah memang perlu membutuhkan perawatan yang serius. Berikut ini adalah beberapa resiko Bahaya Diabates Gestasional yang biasanya terjadi pada bayi :

 

  1. Bayi tumbuh besar di dalam rahim

Bahaya Diabates Gestasional yang pertama yaitu bayi tumbuh besar di dalam rahim. Kelebihan gula di dalam darah ibu turut mengalir pada janin melalui plasenta. Akibatnya, pertambahan berat janin bisa jadi tak terkendali sehingga menyebabkan bayi tumbuh besar (makrosomia). Bayi besar akan membuat kesulitan saat proses persalinan tertutama, bisa terjadi fraktur apabila melahirkan melalui persalinan normal. Akhirnya, pilihan persalinan dengan metode operasi pun meningkat.

  1. Hipoglikemia atau gula darah yang terlalu rendah

Bahaya Diabates GestasionalIbu hamil yang menderita diabetes gestasional juga akan menyebabkan kadar gula bayi menjadi lebih rendah karena produksi insulin dalam tubuh bayi sudah sangat tinggi. Namun Bahaya Diabates Gestasional ini bisa disembuhkan dengan memberikan air susu ibu.

  1. Anak mengalami resiko diabetes tipe 2

Bahaya Diabates Gestasional berikutnya yaitu anak-anak yang lahir dari ibu yang menderita diabetes gestasional juga rentan terkena diabetes tipe 2 karena sudah memiliki kadar insulin tinggi sejak dalam kandungan.

  1. Anak akan mengalami resiko obesitas

Bahaya Diabates Gestasional pada anak juga meningkat karena sejak lahir sudah memiliki berat badan yang berlebih, sebab salah satu penyebab diabetes adalah obesitas.

  1. Kematian bayi menjadi resiko paling besar

Kematian bisa terjadi baik di dalam atau di luar kandungan. Bahaya Diabates Gestasional ini terjadi karena ibu tidak bisa mengatur kadar gula dalam darah dan tidak menjalani perawatan diabetes selama hamil.

  1. Sindrom gawat napas pada janin

Bahaya Diabates Gestasional selanjutnya yaitu sindrom gawat napas pada janin penyebab terjadinya hal ini karena hormon insulin yang berlebih akan menghambat kerja hormon kortisol yang berfungsi untuk mematangkan paru-paru janin. Terutama pada kehamilan muda, dimana paru-paru janin belum benar-benar sempurna sehingga, bayi mudah mengalami gangguan pernapasan terutama pada saat lahir nanti.

  1. Gangguan organ jantung

Kadar gula darah yang tidak terkontrol berisiko menyebabkan gangguan pada organ jantung yang kemudian menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah hingga stroke, serangan jantung, serta penyakit lainnya. Bahaya Diabates Gestasional ini meningkatkan risiko kematian ibu dan janin.

  1. Bayi mengalami cacat fisik

Bahaya Diabates Gestasional yang terakhir yaitu peluang terjadinya cacat bawaan menjadi 3 kali lebih besar jika dibandingkan dengan kehamilan normal. Janin juga bisa terkena hipoksia pada saat persalinan, bisa dipastikan janin juga akan lahir dengan persalinan prematur. Jika ternyata janin tidak segera mendapat penanganan dan perawatan yang tepat pada sang janin maka janin lebih beresiko meninggal dunia.

 

Bahaya Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Selain anak-anak yang menerima akibat dari diabetes gestasional, maka ibu hamil juga bisa mengalami resiko tingi seperti kondisi preklamsia selama kehamilan. Kondisi ini akan menyebabkan tekanan darah ibu hamil menjadi lebih tinggi, kandungan protein dalam urin juga sangat tinggi dan bengkak pada kaki. Kondisi ini bisa menjadi sangat serius apabila tidak segera ditangani, termasuk resiko kematian mendadak ibu dan bayi.

Demi meminimalisir gangguan kesehatan selama kehamilan, ada baiknya ibu melakukan hal-hal berikut ini:

  • Rutin memeriksakan diri pada petugas kesehatan (dokter kandungan atau bidan) untuk mengetahui kondisi kehamilan serta bisa dilakukan pengecekkan terhadap kadar gula darah sehingga, dapat dilakukan pemantauan dan penanganan segera.
  • Biasakan diri untuk mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil yang bersih dan sehat.
  • Lakukan aktivitas fisik sesuai dengan kemampuan dan harus berhati-hati. Terlalu banyak berdiam diri juga berisiko meningkatkan kadar gula darah karena metabolisme serta pembakaran lemak kurang optimal.  – Bahaya Diabates Gestasional

 

 

 

Bahaya Diabates Gestasional

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Penderita Diabetes Basah

Pantangan Penderita Diabetes Basah

Pantangan Penderita Diabetes Basah

Pantangan Penderita Diabetes Basah – Menurut Wikipedia, Indeks Glikemik atau Glikemik Indeks (GI), memberikan ukuran seberapa cepat kadar gula darah meningkat setelah mengkonsumsi makanan tertentu. Efek dari setiap makanan bervariasi. Respon glikemik berada dari satu orang dengan orang lain, dan bahkan pada aorang yang sama dari hari kehari, tergantung pada kadar glukosa darah, resistensi insulin dan faktor lainnya. Ada beberapa pantangan makanan untuk penderita penyakit gula basah, diantaranya adalah makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi. Makanan dengan indeks glikemik tinggi akan dengan cepat menaikan kadar gula darah.

Sebagian besar nilai pada indeks glikemik tidak menunjukan dampak terhadap kadar glukosa setelah dua jam. Beberapa orang dengan penyakit gula mungkin memiliki peningkatan kadar setelah empat jam. Pantangan Penderita Diabetes Basah

Makanan dengan karbohidrat yang mudah di pecah dengan cepat selama proses pencernaan dan melepaskan glukosa dengan cepat ke dalam aliran darah cenderung memiliki indeks glikemik tinggi, makanan dengan karbohidrat di pecah lebih lambat, melepaskan glukosa lebih secara bertahap ke dalam aliran darah, cenderung memiliki indeks glikemik rendah dan merupakan pantangan makanan penderita penyakit gula basah. Konsep ini dikembangkan oleh Dr.David J. Jenkins dan rekan di 1980-1981 di University of Toronto dalam penelitian mereka untuk mengetahui makanan yang terbaik untuk penderita penyakit gula. Pantangan Penderita Diabetes Basah

Sebuah indeks glikemik yang lebih rendah menunjukkan tingkat lebih lambat dari pencernaan dan penyerapan makanan karbohidrat dan juga dapat menunjukkan ekstraksi lebih besar dari hati dan pinggiran produk karbohidrat pencernaan. Sebuah respon glikemik rendah biasanya sama dengan permintaan insulin rendah tetapi tidak selalu, dan dapat meningkatkan kontrol glukosa darah jangka panjang dan lipid darah. Indeks insulin ini juga berguna untuk menyediakan ukuran langsung dari respon insulin untuk makanan. Berikut ini adalah beberapa Pantangan Penderita Diabetes Basah, diantaranya :

 

  1. Gorengan atau makanan yang digoreng

Pantangan Penderita Diabetes Basah yang pertama yaitu gorengan atau makanan yang digoreng. Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, penyakit diabetes melitus, dan stroke. Pantangan Penderita Diabetes Basah

  1. Jus yang manis

Jus buah memang menyehatkan tubuh karena banyak mengandung vitamin. Penderita penyakit diabetes memang tidak dilarang mengonsumsi buah namun penderita diabetes juga harus memperhatikan buah apa yang dimakannya. Buah ada yang boleh dikonsumsi dan ada juga yang dilarang penggunaannya bagi penderita penyakit gula. Jus dilarang karena kandungan gula dalam jus sangat tinggi sehingga mampu memberikan efek merangkak naiknya kadar gula penderita. Maka dari itu jus buah menjadi salah satu Pantangan Penderita Diabetes Basah karena kadar gulanya yang sangat tinggi.

  1. Coklat

Coklat adalah makanan yang banyak terdapat didaerah yang bersuhu baik. Di kota Lumajang coklat dapat mudah kita temui di daerah sekitar desa Dampar, kecamatan Pasirian. Karena coklat memiliki rasa manis yang begitu nikmat sehingga tergolong makanan yang berkadar gula tinggi. Lemak yang dikandung coklat juga menjadi resiko obesitas pada penggemar setianya. Karena kadar gulanya yang sangat tinggi seperti jus buah, makanan lezat ini juga menjadi salah satu dari Pantangan Penderita Diabetes Basah.

  1. Keranjingan soda

Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Karena itulah soda juga termasuk Pantangan Penderita Diabetes Basah.

  1. Teh manis

Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori yang akhirnya akan menimbulkan obesitas dan penyakit gula. Bagi Anda yang menderita diabetes terlebih diabetes tipe 2 atau diabetes basah maka teh manis ini merupakan Pantangan Penderita Diabetes Basah, bisa di gantikan dengan teh hijau yang kalorinya lebih rendah dari pada teh manis biasa. Pantangan Penderita Diabetes Basah

 

Demikian ulasan mengenai Pantangan Penderita Diabetes Basah, semoga bisa bermanfaat untuk Anda terutama bagi Anda yang menderita diabetes.

 

Pantangan Penderita Diabetes Basah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanda Diabetes Kering

Tanda Diabetes Kering

Tanda Diabetes Kering

Tanda Diabetes Kering – Penyakit gula atau dalam dunia kesehatan dinamakan diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh tidak terkontrolnya kadar gula didalam darah. Gula darah atau glukosa sebenarnya merupakan sumber energi yang penting bagi tubuh untuk membangun jaringan sel dan membentuk otot, namun glukosa yang berlebihan justru menimbulkan masalah pada tubuh karena adanya penumpukan didalam aliran darah. Ada begitu banyak penyebab penyakit gula dan sebagian besar dikarenakan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Selain gaya hidup yang kurang sehat, penyakit gula darah juga bisa disebabkan oleh faktor genetik / keturunan, adanya kelainan pada tubuh yang mengakibatkan produksi insulin tidak memenuhi syarat hingga pada kondisi terburuk tubuh tidak bisa memproduksi insulin sama sekali.

Tanda Diabetes Kering biasanya dikaitkan dengan produksi insulin dalam tubuh manusia. Insulin merupakan suatu hormon yang diproduksi dalam pankreas dan berguna untuk menyerap glukosa yang mengalir dalam aliran darah. Pada orang normal yang tidak mempunyai diabetes, proses ini akan berjalan sangat lancar. Pankreas menghasilkan insulin untuk menyerap glukosa didalam aliran darah dan sekresi inssulin dari pankreas berjalan normal, namun pada orang yang mengalami diabetes produksi insulin tidak cukup untuk menyerap glukosa tersebut sehingga glukosa tersebut menumpuk pada aliran darah dan menyebabkan masalah yang serius.

 

Tanda Diabetes Kering di Masyarakat

Diabetes kering sebenarnya adalah kondisi yang menggambarkan kondisi pasien yang mulai kehabisan sumber energi didalam tubuhnya. Pasien yang mengalami diabetes kering biasanya mulai sulit untuk mendapatkan energi dari setiap makanan yang dikonsumsinya. Ada beberapa Tanda Diabetes Kering yang bisa anda kenali, berikut ini daftarnya:

 

  1. Cepat haus dan sering buang air kecil

Tanda Diabetes Kering yang pertama yaitu cepat haus dan sering buang air kecil. Kadar glukosa pada orang yang mengalami penyakit gula / diabetes biasanya berlebihan sehingga memaksa ginjal bekerja lebih keras untuk menyerap kadar gula tersebut. Kerja berat yang dilakukan oleh ginjal ini kadang membuat ginjal tidak bisa mengimbanginya dan akhirnya melakuan ekskresi kelebihan gula tersebut melalui urin dan inilah yang memicu anda menjadi lebih sering buang air kecil. Buang air kecil terlalu sering pada akhirnya membuat tubuh anda kehilangan banyak cairan tubuh sehingga memicu merasa cepat haus dan dehidrasi.  – Tanda Diabetes Kering

 

  1. Mudah merasakan lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat

Mudah lelah kadang dianggap sepele karena banyak sekali yang mengakibatkan orang merasa lelah. Perlu anda ketahui bahwa lelah merupakan Tanda Diabetes Kering yang memang biasanya terjadi akibat suplai energi dalam tubuh kurang. Suplai energi dari makanan terganggu karena insulin tidak mampu menyerap sari makanan tersebut dari aliran darah. Mudah lelah juga berkaitan dengan kebiasaan sering buang air kecil yang menyebabkan tubuh kehilangan cairan penting yang berguna untuk beraktivitas.

 

  1. Penurunan berat badan yang signifikan

Penurunan berat badan sering dijumpai sebagai Tanda Diabetes Kering yang menyerang masyarakat. Beberapa faktor yang menyebabkan fluktuasi berat badan diantaranya berkurangnya jumlah kalori dalam tubuh, dan berkurangnya glukosa karena banyak buang air kecil. Penyakit gula darah juga menyebabkan anda merasa mudah lapar dan meskipun anda makan yang banyak, anda akan merasakan rasa lapar itu lagi karena sumber energi tidak terserap dengan baik. Penurunan berat badan juga terjadi sangat signifikan untuk penderita diabetes tipe 1.  – Tanda Diabetes Kering

 

  1. Gangguan penglihatan

Tanda Diabetes Kering lainnya yaitu gangguan penglihatan. Tingginya kadar gula darah menyebabkan penarikan cairan yang berada dalam sistem jaringan tubuh termasuk pada lensa mata. Gangguan yang disebabkan oleh diabetes ini menyebabkan fokus pada mata terganggu dan menyebabkan penglihatan anda menjadi kabur. Pada penyakit gula darah ringan, sesesorang tidak begitu merasakan gangguan penglihatan yang berarti namun jika tidak segera diobati maka akan terjadi kerusakan pada jaringan mata dan memicu resiko kehilangan penglihatan atau kebutaan.

 

  1. Bila luka susah sembuh

Salah satu Tanda Diabetes Kering yang bisa diamati dengan kondisi fisik adalah pengataman pada luka seseorang. Pada orang yang memiliki kadar gula berlebihan akan kesulitan untuk memulihkan luka atau infeksinya. Tingkat gula mempengaruhi proses penyembuhan alami yang dilakukan oleh tubuh anda dan mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi yang terjadi.   – Tanda Diabetes Kering

 

  1. Sering kesemutan

Beberapa tahun ini kesemutan telah menjadi penanda Tanda Diabetes Kering di masyarakat. Secara ilmiah hal ini memang bisa dijelaskan karena kelebihan glukosa dalam darah menyebabkan penyumbatan darah dan menyebabkan kerusakan saraf. Apabila anda sering mengalami kesemutan pada kaki dan tangan atau bahkan mati rasa pada lengan, tangan dan kaki maka anda perlu melakukan cek darah untuk memastikan kondisi glukosa dalam darah anda.

 

  1. Kelainan pada gusi

Beberapa kasus penyakit gula darah telah memberikan bukti bahwa terjadi penurunan kemampuan untuk melawan kuman yang masuk kedalam tubuh. Tanda Diabetes Kering ini juga meningkatkan resiko pada gusi dan gigi anda. Gejalanya bisa dilihat dari pembengkakan, warna yang memerah dan kondisi gigi yang menjadi longgar.

 

  1. Mempunyai masalah kulit

Tanda Diabetes Kering yang diamati pada masalah kulit memang belum sering digunakan karena beberapa hal yang perlu dipertimbangkan lagi. Masalah kulit pada dasarya dapat digunakan untuk mengetahui kondisi insulin didalam tubuh. Apabila orang memeliki kulit yang sering gatal, kering dan terjadi penggelapan pada area leher dan ketiak (acanthosis nigricans) bisa diindikasikan mengalami resistenssi insulin. Tanda masalah kulit ini masih perlu dikonsultasikan kepada dokter karena pada beberapa kasus terjadinya resistensi insulin dengan kadar gula yang normal.

 

  1. Infeksi jamur

Jamur bisa menjadi indikasi Tanda Diabetes Kering karena pada orang yang mengalami diabetes kemampuan untuk mengatasi virus dan bakteri mulai turun. Sistem kekebalan tubuh yang tidak mampu menghadapi serangan ini membuat jamur bisa terjadi pada manusia. Infeksi yang diakibatkan jamur perlu diwaspadai terutama pada wanita yang sering mengalami keputihan. Infeksi jamur juga sering terjadi pada kulit tubuh yang lembab.

 

Anda sebaiknya segera memeriksakan diri anda ke dokter bila mengalami beberapa tanda diatas. Bagaimanapun juga anda harus mengetahuinya secepat mungkin untuk memperoleh pertolongan yang bisa membantu tubuh anda untuk memulihkan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit yang masuk. Semoga artikel tentang Tanda Diabetes Kering ini bermanfaat bagi semuanya dan memberi wawasan anda bagaimana penyakit gula darah bisa diketahui dari perubahan fisik.

 

 

Tanda Diabetes Kering

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Makanan Pencegah Diabetes

Makanan Pencegah Diabetes

Makanan Pencegah Diabetes

Diabetes adalah satu kondisi, gula darah dalam tubuh naik yang dihasilkan dari beberapa sumber makanan karbohidrat. Makanan karbohidrat yang kita konsumsi memiliki kadar gula yang akan dilepas di dalam darah. Ketika gula darah meningkat di dalam tubuh maka tubuh akan melepas insulin yang membantu mengubah gula dalam darah lalu dimasukkan dalam sel tubuh yang dapat menjadi sumber energi tubuh.

Bagi penderita diabetes, ada beberapa makanan sehat yang dapat mengurangi bahaya dari diabetes. Makanan-makanan ini dapat menormalkan kembali kadar gula darah dalam tubuh. Berikut Makanan Pencegah Diabetes yang sangat dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, diantaranya :

  1. Kacang Kenari

Makanan Pencegah Diabetes sehat yang pertama adalah kacang kenari (walnut). Walnut atau kacang kenari mengandung asam lemak tak jenuh bernama alfa-linolenik yang dapat menurunkan peradangan. Kandungan serat, L-arginin, omega-3, vitamin E, dan senyawa fitokimia yang ada pada kacang kenari ini berkhasiat untuk mencegah perkembangan kondisi kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.

Hal ini diperkuat oleh adanya sebuah penelitian dari Yale University yang diterbitkan dalam jurnal “Diabetes Care”, 2009, menunjukkan bahwa konsumsi walnut sebanyak 56 gram selama 8 minggu dapat memberbaiki fungsi pembuluh darah yang rusak akibat diabetes.   –  Makanan Pencegah Diabetes

 

  1. Ikan

Untuk mencegah diabetes bisa juga dengan mengkonsumsi beberapa jenis ikan. Hal ini dikarenakan ikan mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi sehingga dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Ikan juga membantu menurunkan konsentrasi glukosa sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit diabetes.–  Makanan Pencegah Diabetes

Beberapa jenis ikan yang dapat dikonsumsi sebagai Makanan Pencegah Diabetes yaitu ikan salmon, ikan lele, dan ikan nila. Sebaiknya ikan jangan digoreng, lebih baik dipanggang atau dikukus/tim.

 

  1. Buah Apel

Buah apel juga merupakan salah satu Makanan Pencegah Diabetes yang sehat berikutnya. Apel memiliki kandungan anthocyanin yang dapat membantu menyeimbangkan gula darah di dalam tubuh. Tak heran jika buah apel dapat dijadikan makanan sehat yang boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes.

 

  1. Buah Mengkudu

Buah mengkudu mampu membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.  Buah mengkudu dikenal sebagai triterpen dan saponin yang kaya akan vitamin dan protein, jadi untuk membantu menurunkan kadar gula darah dan Makanan Pencegah Diabetes ini sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah mengkudu.

 

  1. Sayur Bayam

Sayuran hijau seperti bayam merupakan Makanan Pencegah Diabetes sehat selanjutnya yang kaya akan klorofil. Klorofil pada sayuran hijau berfungsi sebagai zat antioksidan yang baik untuk tubuh. Sayur bayam dan sayuran hijau yang lain juga memiliki kandungan zat lutein yang bermanfaat untuk mengurangi resiko terjadinya kerusakan mata.

Hal ini dikarenakan pada umumnya penderita diabetes mengalami gangguan penglihatan, terutama pada penderita diabetes menahun. Sebuah peneliti asal Inggris, seperti dilansir Indiatimes menunjukkan bahwa sayur bayam dan sayuran hijau lainnya dapat menurunkan resiko terserang diabetes sebanyak 14%. Sehingga tak ada ruginya kalau sayur bayam diolah menjadi berbagai makanan untuk menu sehari-hari.

 

  1. Oatmeal

Selain buah dan sayuran, oatmeal juga merupakan salah satu Makanan Pencegah Diabetes sehat yang baikMakanan Pencegah Diabetes dikonsumsi oleh penderita diabetes. Oatmeal memang memiliki kandungan karbohidrat, tetapi kandungan karbohidrat ini tidak akan menyebabkan kadar gula tinggi.

Serat yang ditemukan dalam oatmeal/gandum yakni beta-glukan telah menunjukkan efek positif terhadap penderita diabetes. Oatmeal menawarkan serat larut yang dapat memperlambat penyerapan glukosa dari makanan di perut dan dapat mengontrol gula darah.

 

  1. Buah Jeruk

Buah jeruk mengandung serat dan vitamin C dalam jumlah tinggi. Buah ini mengandung gula alami fruktosa yang tidak meningkatkan gula darah secara signifikan setelah dikonsumsi. Kandungan Fiber yang terkandung pada buah jeruk ini juga dapat membantu mengontrol gula darah.   –  Makanan Pencegah Diabetes

 

  1. Beras Merah

Beras merah mengandung vitamin yang lebih tinggi dibandingkan dengan nasi/beras putih. Selain itu beras merah juga kaya akan kandungan magnesium, vitamin B, serta zat besi yang baik bagi kesehatan tubuh. Mengganti nasi putih dengan nasi merah dapat menjadi Makanan Pencegah Diabetes atau menekan resiko diabetes tipe 2.

 

  1. Susu dan Yoghurt rendah lemak

Penelitian dari University of Cambridge bahkan menunjukkan bahwa konsumsi yoghurt rendah lemak dapat menurunkan risiko terkena diabetes hingga 28% dibandingkan tidak memakannya sama sekali. Peneliti juga meyakini bahwa mikroba di dalam yoghurt bermanfaat untuk mengurangi peradangan yang sering dialami penderita diabetes.

Selain gula, lemak juga menjadi hal yang harus diperhatikan oleh penderita diabetes. Banyak penderita menderita diabetes tipe 2 karena timbunan lemak jahat di tubuh yang menyebabkan tubuh tidak peka terhadap insulin.   –  Makanan Pencegah Diabetes

 

  1. Buah Strawberry

Buah strawberry punya warna merona dan bentuk yang menyenangkan. Sebagai buah yang belakangan ini dibudidayakan para petani, strawberry mengandung bahan yang mengaktifkan protein untuk mengurangi kolesterol jahat di dalam tubuh. Selain itu, strawberry juga mencegah penyumbatan di dalam darah dan membantu menurunkan gula darah di dalam tubuh. Maka dari itu buah ini juga termasuk dalam salah satu Makanan Pencegah Diabetes.

 

Nah, itu tadi Makanan Pencegah Diabetes serta dapat menurunkan risiko terkena diabetes. Tidak hanya mengkonsumsi makanan sehat saja, tetapi kita juga harus hidup sehat dan rajin berolah raga. Karena pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Dengan langkah yang sederhana kita bisa menurunkan risiko terkena diabetes hingga 10-40% jika kita merubah pola hidup yang lama dengan pola hidup yang sehat.   –  Makanan Pencegah Diabetes

 

Makanan Pencegah Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Langkah Mencegah Diabetes

Langkah Mencegah Diabetes

Langkah Mencegah Diabetes

Langkah Mencegah Diabetes – Diabetes adalah penyakit kronis (menahun) yang terjadi ketika pankreas (kelenjar ludah perut) tidak memproduksi cukup insulin, atau ketika tubuh tidak secara efektif menggunakan insulin. Diabetes biasa ditandai dengan kadar gula darah di atas normal.

Banyak hal yang bisa menjadi pemicu terjadinya diabetes salah satunya adalah makanan. Terutama makanan yang memiliki kandungan glukosa dan karbohidrat yang tinggi. Di bawah ini ada beberapa buah-buahan yang menjadi pemicu diabetes karena mengandung diabetes yang sangat tinggi. Sebab itu penderita diabetes tidak diperbolehkan mengonsumsi buah-buahan di bawah ini, diantaranya adalah :

 

  1. Kismis

Kismis memang manis dan bisa menjadi bahan tambahan ketika membuat kue. Namun ternyata kismis bisa menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat.Langkah Mencegah Diabetes Hal ini terjadi ketika kismis mengandung gula alami yang berasal dari buah-buahan. Namun kandungan gula ini mengalami perubahan komposisi ketika terjadi proses pengeringan buah-buahan. Hal inilah yang menyebabkan kismis bisa menjadi makanan yang berbahaya untuk penderita diabetes. Jadi lebih baik Anda menggantinya dengan buah segar yang mengandung gula alami tanpa proses.

 

  1. Pisang

Buah yang mengandung karbohidrat tinggi seperti pisang bisa meningkatkan resiko penyakit diabetes. Pisang memang termasuk buah yang banyak mengandung karbohidrat dan termasuk jenis karbohidrat halus. Makan satu buah pisang dalam sehari tidak akan meningkatkan resiko namun, jika lebih dari itu maka bisa menyebabkan peradangan. Kadar gula darah akan lebih cepat meningkat dan tubuh membutuhkan insulin lebih banyak.     – Langkah Mencegah Diabetes

 

  1. Mangga

Buah mangga juga bisa menyebabkan diabetes jika dikonsumsi berlebihan. Jika Anda mengkonsumsi dalam jumlah yang terbatas maka bisa memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memenuhi kebutuhan nutrisi vitamin C dan membuat tubuh menerima mineral yang lengkap. Namun orang yang selalu makan lebih dari lima buah mangga setiap hari bisa terkena diabetes karena kandungan karbohidrat yang sangat tinggi. Karena itu Anda tidak perlu menghindari mangga namun hanya makan dalam jumlah yang kecil saja.     – Langkah Mencegah Diabetes

 

  1. Apel

Apel memang buah yang penuh dengan manfaat. Kandungan makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti apel, dipercaya bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan perlawanan terhadap berbagai jenis kanker. Namun jika makan apel dalam jumlah yang banyak setiap hari maka bisa menyebabkan diabetes. Apel mengandung karbohidrat komplek yang lebih tinggi sehingga bisa membuat tubuh mengalami reaksi resistensi insulin.     – Langkah Mencegah Diabetes

 

  1. Nanas

Nanas memang buah yang manis, berair dan sangat menyegarkan. Namun makan buah nanas yang berlebihan akan menyebabkan Anda terkena diabetes. Termasuk jika nanas diolah menjadi jeli atau selai yang ditambah dengan gula. Nanas mengandung jumlah karbohidrat yang cukup tinggi meskipun ada kandungan gula alami yang menyehatkan. Kunci utama makan nanas yang baik adalah makan dalam jumlah yang terbatas dan tidak berlebihan.     – Langkah Mencegah Diabetes

 

Langkah Mencegah Diabetes

Kebiasaan mengkonsumsi berbagai jenis makanan tertentu memang bisa menyebabkan diabetes. Namun sebenarnya mencegah diabetes adalah pilihan gaya hidup yang sempurna. Berikut ini adalah beberapa Langkah Mencegah Diabetes yang mudah dilakukan :

 

  • Mencoba untuk mengendalikan berat badan

Langkah Mencegah Diabetes yang pertama yaitu mengendalikan berat badan. Orang yang memiliki berat badan berlebihan akan menghadapi resiko terkena diabetes tipe 2. Kondisi ini lebih banyak disebabkan karena kebiasaan makan yang buruk.

  • Cobalah untuk lebih sering melakukan olahraga

Langkah Mencegah DiabetesLangkah Mencegah Diabetes yang kedua yaitu dengan olahraga rutin. Olahraga akan membantu tubuh bergerak lebih banyak. Otot dan sendi bisa bergerak dengan baik dan selain itu mendukung sistem metabolisme tubuh juga bergerak. Anda bisa membakar kalori dan lemak dalam tubuh sehingga membantu menurunkan berat badan.

  • Konsumsi biji-bijian

Langkah Mencegah Diabetes berikutnya yaitu dengan mengonsumsi biji-bijian. Cobalah untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang terdiri dari biji-bijian yang sudah diolah. Biji-bijian membantu tubuh dalam memecah karbohidrat sehingga, menurunkan resiko diabetes.

  • Konsumsi makanan kaya serat

Langkah Mencegah Diabetes selanjutnya yaitu dengan konsumsi makanan kaya serat. Mencoba untuk memasukkan berbagai jenis makanan kaya serat yang bisa membantu sistem pencernaan menjadi lebih baik. Serat akan membuat proses pemecahan karbohidrat dan lemak juga berjalan lebih lancar sehingga membantu mengurangi berat badan.

  • Hindari konsumsi makanan manis berlebih

Langkah Mencegah Diabetes yang berikutnya yaitu jangan terlalu sering mengkonsumsi minuman yang manis. Tubuh memang membutuhkan gula namun dalam jumlah yang terbatas dan sesuai dengan kebutuhan saja. Jika mengkonsumsi minuman manis menjadi kebiasaan maka bisa menyebabkan terjadi penumpukan gula dalam tubuh yang menyebabkan diabetes.

  • Hindari lemak trans

Langkah Mencegah Diabetes yang selanjutnya yaitu dengan menghindari lemak trans. Selalu mencoba untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung lemak sehat dan bukan lemak trans. Anda bisa mengganti konsumsi daging merah dengan ikan salmon liar, ikan sarden dan jenis ikan laut lain. Perhatikan untuk tetap mengukus, membuat sup atau memanggang daripada menggorengnya.

  • Langkah Mencegah Diabetes

Langkah Mencegah Diabetes yang terakhir yaitu dengan menghindari merokok dan mengonsumsi alkohol. Bahaya alkohol dan rokok dapat menyebabkan peradangan karena zat kimia rokok dan alkohol yang bisa masuk ke dalam pembuluh darah. Peradangan ini menghambat tubuh dalam produksi insulin sehingga tubuh mengalami kekurangan insulin. Selain itu, rokok dan alkohol akan menyebabkan kadar gula darah menjadi sangat tinggi.

 

Diabetes memang bisa mengancam siapa saja. Namun penyakit ini juga bisa dicegah dengan menghindari konsumsi berlebihan makanan yang bisa menyebabkan diabetes. Makan dalam jumlah yang terbatas justru akan membuat tubuh menjadi lebih sehat karena menerima nutrisi yang cukup. Karena itu Anda harus bijak untuk mengatur apa makanan yang harus masuk menu dan berapa jumlahnya.     – Langkah Mencegah Diabetes

 

Langkah Mencegah Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment