Faktor Resiko Diabetes Melitus

Faktor Resiko Diabetes Melitus

Faktor Resiko Diabetes Melitus

Faktor Resiko Diabetes Melitus

Faktor Resiko Diabetes Melitus -Ada beberapa faktor resiko diabetes melitus yang harus mendapatkan perhatian serius untuk Anda bisa terhindar dari penyakit yang bisa dibilang sangat mematikan ini. Keberadan beberapa faktor resiko diabetes melitus di bawah ini pada diri Anda, akan menjadikan Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk Anda terserang penyakit yang dikenal penyakit diabetes ini. Segera lakukan perbaikan pada pola hidup Anda apabila ada salah satu faktor resiko diabetes melitus di bawah ini :

  1. Riwayat Keluarga

Faktor keturunan atau genetik punya kontribusi yang tidak bisa diremeh untuk seseorang terserang penyakit diabetes. Menghilangkan faktor genetik sangatlah sulit. Yang bisa dilakukan untuk seseorang bisa terhindar dari penyakit diabetes melitus karena sebab genetik adalah dengan memperbaiki pola hidup dan pola makan. Dengan memperbaiki pola makan dan pola hidup insya Allah Anda akan terhindar dari penyakit yang mengerikan ini.

  1. Obesitas Atau Kegemukan

Kegemukan bisa menyebabkan tubuh seseorang mengalami resistensi terhadap hormon insulin. Sel-sel tubuh bersaing ketat dengan jaringan lemak untuk menyerap insulin. Akibatnya organ pankreas akan dipacu untuk memproduksi insulin sebanyak-banyaknya sehingga menjadikan organ ini menjadi kelelahan dan akhirnya rusak. Segera hindari makan makanan yang tinggi kalori .

  1. Usia Yang Semakin Bertambah

Usia dia atas 40 tahun banyak organ-organ vital melemah dan tubuh mulai mengalami kepekaan terhadap insulin. Bahkan pada wanita yang sudah mengalami monopause punya kecenderungan untuk lebih tidak peka terhadap hormon insulin.

  1. Kurangnya Aktivitas Fisik

Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor resiko diabetes melitus cukup besar untuk seseorang mengalami kegemukan dan melemahkan kerja organ-organ vital seperti jantung, liver, ginjal dan juga pankreas. Lakukan olahraga secara teratur minimal 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

  1. Merokok

Asam rokok ternyata menimbulkan efek negatis terhadap kesehatan dan sifatnya sangat komplek. Termasuk terhadap faktor resiko diabetes melitus. Jadilah orang yang berakal dan cerdas dengan tidak menimbun racun dalam tubuh kita walaupun rokok dianggab bisa memberikan kenikmatan. Kasihanilah tubuh Anda. Efek jangka panjang rokok sungguh sangat mengerikan. Maka sangat sesuai sekali kalau agama sangat membenci rokok karena memang lebih banyak kerusakannya ketimbang manfaatnya.

  1. Mengkonsumsi Makanan Berkolesterol Tinggi

Manakan berkolesterol tinggi juga diyakini memberi kontribusi yang cukup tinggi untuk seseorang mudah terserang penyakit diabetes melitus. Batasi konsumsi kolestorol Anda tidak lebih dari 300mg per hari.

  1. Stres Dalam Jangka Waktu Lama

Kondisi setres berat bisa mengganggu keseimbangan berbagai hormon dalam tubuh termasuk produksi hormon insulin merupakan faktor resiko diabetes melitus. Disamping itu setres bisa memacu sel-sel tubuh bersifat liar yang berpotensi untuk seseorang terkena penyakit kanker juga memicu untuk sel-sel tubuh menjadi tidak peka atau resiten terhadap hormon insulin. Belajarlah untuk berpola hidup santai walau dalam keadaan serius. .

  1. Hipertensi Atau Darah Tinggi

Jagalah tekanan darah Anda tetap di bawah 140/90 mmHg. Jangan terlalu banyak konsumsi makanan yang asin-asin. Garam yang berlebih memicu untuk seseorang teridap penyakit darah tinggi yang pada akhirnya berperan dalam meningkatkan faktor resiko diabetes melitus.

  1. Kehamilan

Pada saat hamil, plasenta memproduksi hormon yang mengganggu keseimbangan hormon insulin dan pada kasus tertentu memicu untuk sel tubuh menjadi resisten terhadap hormon insuline. Kondisi ini biasanya kembali normal selah masa kehamilan atau pasca melahirkan. Namun demikian menjadi sangat beriso terhadap bayi yang dilahirkan untuk kedepan punya potensi diabetes melitus.

 10. Ras

Ada beberapa ras manusia di dunia ini yang punya potensi tinggi untuk terserang diabetes melitus merupakan faktor resiko diabetes melitus. Peningkatan penderita diabetes di wilawah Asia jauh lebih tinggi dibanding di benua lainnya. Bahkan diperkirakan lebih 60% penderita berasal dari Asia.

Faktor Resiko Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus -Penyebab diabetes yang utama adalah karena kurangnya produksi insulin (diabetes melitus jenis 1, yang pertama dikenal), atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (diabetes melitus jenis 2, bentuk yang lebih umum). Selain itu, terdapat jenis diabetes melitus yang juga disebabkan oleh resistansi insulin yang terjadi pada wanita hamil.

Jenis 1 membutuhkan penyuntikan insulin, sedangkan jenis 2 diatasi dengan pengobatan oral dan hanya membutuhkan insulin apabila obatnya tidak efektif. Diabetes melitus pada kehamilan umumnya sembuh dengan sendirinya setelah persalinan.

Beberapa kebiasaan dan hal-hal penyebab penyakit diabetes, yaitu :

  1. Teh manis- Penyebab Penyakit Diabetes

Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.

Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

  1. Gorengan- Penyebab Penyakit Diabetes

Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.

Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

  1. Suka ngemil- Penyebab Penyakit Diabetes

Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.

Pengganti: Buah potong segar.

  1. Kurang tidur- Penyebab Penyakit Diabetes

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat atau penyebab penyakit diabetes. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.

  1. Malas beraktivitas fisik- Penyebab Penyakit Diabetes

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

Solusi: Bersepeda ke kantor.

  1. Sering stres- Penyebab Penyakit Diabetes

Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar penyebab penyakit diabetes. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.

  1. Kecanduan rokok- Penyebab Penyakit Diabetes

Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup atau lifestyle tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.

Penyebab Penyakit Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Ciri Ciri Penyakit Diabetes – Penyakit diabetes mellitus (DM) dibagi menjadi beberapa tipe. DM tipe I biasanya menimbulkan gejala sebelum usia pasien 30 tahun, walaupun gejala dapat muncul kapan saja. Pasien DM tipe I memerlukan insulin dari luar tubuhnya untuk kelangsungan hidupnya. DM tipe II biasanya dialami saat pasien berusia 30 tahun atau lebih, dan pasien tidak tergantung dengan insulin dari luar tubuh, kecuali pada keadaan-keadaan tertentu.

Tipe DM lainnya adalah DM gestasional, yakni DM yang terjadi pada ibu hamil, yang disebabkan oleh gangguan toleransi glukosa pada pasien tersebut.Saat ini jumlah pasien DM tipe II semakin meningkat, dikarenakan pola hidup yang semakin tidak sehat, misalnya kurang aktivitas fisik serta pola makan yang tidak sehat. Faktor risiko untuk DM tipe II antara lain: genetik, lingkungan, usia tua, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, riwayat DM gestasional, serta ras atau etnis tertentu.

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Pemahaman Mengenai Berbagai Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes adalah salah satu penyakit yang berbahaya, maka dari itu bagi anda semua sangat penting sekali mengetahui berbagai ciri ciri penyakit diabetes, agar kita lebih waspada dan paham akan langkah yang tepat untuk mengatasinya.Berikut ini merupakan ciri ciri penyakit diabetes :

  1. Sering buang air kecil

Buang air kecil akan menjadi sering jika terlalu banyak glukosa dalam darah. Jika insulin tidak ada atau sedikit maka ginjal tidak bisa menyaring glukosa untuk kembali ke darah. Lalu ginjal akan menarik tambahan air dari darah untuk menghancurkan glukosa. Hal ini membuat kandung kemih penuh dan orang jadi sering pipis merupakan ciri ciri penyakit diabetes.

  1. Sering merasa haus

Karena sering buang air kecil, Anda akan menjadi lebih sering haus, karena proses penghancuran glukosa yang sulit maka air di dalam darah tersedot untuk menghancurkannya. Sehingga seseorang perlu minum lebih banyak untuk menggantikan air yang hilang.

  1. Berat badan turun cepat

Pada penderita diabetes tipe 1 (faktor genetik). Pankreas berhenti membuat insulin akibat serangan virus pada sel-sel pankreas atau respons autoimun. Akibatnya tubuh sulit mencari sumber energi karena sel-sel tidak memperoleh glukosa sehingga memecah jaringan otot dan lemak untuk energi sehingga berat badan terus menyusut.

Pada penderita diabetes tipe 2 (faktor perubahan gaya hidup), penurunan berat badan terjadi secara bertahap dengan peningkatan resistensi insulin sehingga penurunan berat badan tidak begitu terlihat.

  1. Merasa lemah dan gampang kelelahan

Karena produksi glukosa terhambat sehingga sel-sel makanan dari glukosa yang harusnya didistribusikan ke semua sel tubuh untuk membuat energi jadi tidak berjalan. Karena sel energi tidak mendapat asupan sehingga orang akan merasa cepat lelah.

  1. Sering kesemutan di kaki dan tangan

Gejala ini disebut neuropati. Terjadi secara bertahap karena glukosa dalam darah tinggi dan merusak sistem saraf. Orang-orang sering tidak menyadari bahwa itu salah satu pertanda. Kondisi gula darah tinggi kemungkinan telah terjadi beberapa tahun sebelum diagnosa. Kerusakan saraf dapat menyebar tanpa diketahui.

  1. Ciri ciri penyakit diabetes lainnya

Selain itu ada pula ciri ciri penyakit diabetes lainnya yang bisa muncul seperti penglihatan kabur, kulit kering atau gatal, sering infeksi atau luka dan memar, yang membutuhkan penyembuhan dalam waktu lama merupakan tanda-tanda lain dari diabetes.

Apabila anda mengalami dan merasakan ciri ciri penyakit diabetes yang kami jelaskan diatas segaralah lakukan pengobatan dan pencegahan sejak dini agar tidak beresiko bagi kesehatan tubuh anda.Semoga artikel ciri ciri penyakit diabetes ini dapat bermanfaat.

Ciri Ciri Penyakit Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Penyakit Diabetes

Cara Mencegah Penyakit Diabetes

Cara Mencegah Penyakit Diabetes

Cara Mencegah Penyakit Diabetes

Cara Mencegah Penyakit Diabetes -Diabetes adalah penyakit serius yang kasusnya meroket dalam beberapa tahun terakhir. Jutaan orang di dunia didiagnosis terjangkit diabetes karena gaya hidup tidak sehat dan kurang berolahraga. Sebelum terlambat, berikut adalah cara mencegah penyakit diabetes, yang perlu Anda ketahui :

  1. Mengetahui apa itu diabetes

Sebelum memulai tindakan pencegahan terhadap diabetes, sangat penting untuk mengetahui apa sebenarnya diabetes itu. Setelah Anda akrab dengan penyakit ini, Anda dapat memulai terapi cara mencegah penyakit diabetes dengan mudah.

  1. Mengurangi porsi makan

Mengurangi porsi makan setiap hari bisa menjadi cara terbaik untuk menghindari diabetes.

  1. Olahraga

Berolahraga setiap hari membantu menjaga berat badan yang sehat, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin. Jadi, berolahragalah setiap hari selama minimal 30 menit untuk menjaga tingkat gula darah dalam rentang normal.

  1. Menurunkan berat badan

Berat badan berlebih dapat menjadi memperbesar risiko seseorang terkena diabetes. Jadi, pastikan bahwa Anda dapat menurunkan berat badan dan menjaganya tetap normal.

  1. Sarapan sangat penting

Tidak peduli seberapa bencinya Anda pada sarapan, sangat penting untuk sarapan setiap hari. Hal itu membantu mengurangi risiko terkena diabetes,cara mencegah penyakit diabetes. Makan sarapan yang sehat tidak hanya membantu mengontrol nafsu makan, tetapi juga membantu mengontrol konsumsi kalori.

  1. Hindari makanan berlemak

Junk food dan makanan yang biasa Anda beli di jalan umumnya tinggi lemak jenuh, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat di tubuh. Ini pada gilirannya juga dapat mempengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Jadi, hindari junk food dan makanan berlemak lainnya.

  1. Hindari minuman manis

Soda, minuman ringan atau berperasa dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Semua minuman berpemanis merupakan sumber gula yang tak terlihat, yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

  1. Makan banyak sayuran

Daging memang lezat, namun Anda tidak harus memakannya setiap hari, karena dapat menimbulkan risiko diabetes. Dengan demikian, perbanyak konsumsi sayuran setiap hari. Mereka akan membantu Anda mencegah diabetes.

  1. Hindari stres

Stres yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Jadi, kurangi tingkat stres dengan berlatih yoga, meditasi atau latihan pernapasan.

  10. Tidur nyenyak

Mendapatkan setidaknya enam jam tidur di malam hari sangat penting untuk mencegah diabetes. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh, yang dapat meningkatkan tingkat insulin dan menyebabkan ketidakseimbangan gula darah. Selain itu, tidur yang tidak nyenyak juga bisa membuat nafsu makan menggila.

  11. Penuhi kebutuhan akan vitamin D

Vitamin D, yang bisa kita dapatkan dari paparan sinar matahari, berperan terhadap sensitivitas insulin dan sekresi, cara mencegah penyakit diabetes, dan mengurangi komplikasi bagi mereka yang sudah didiagnosis. Vitamin D juga bisa anda dapatkan dengan mengonsumsi susu rendah lemak, ikan, dan suplemen vitamin D.

  12. Berhenti merokok

Para perokok lebih mungkin mengembangkan penyakit diabetes sebanyak 50% dibandingkan dengan mereka yang bukan perokok. Perokok berat memiliki risiko yang lebih tinggi lagi. Jadi berhentilah merokok segera agar terhindar dari risiko penyakit diabetes ataupun masalah kesehatan lainnya.

  13. Periksa tekanan darah

Periksalah tekanan darah anda secara periodik agar bisa diketahui sedini mungkin kondisi kesehatan anda, apakah ada masalah kesehatan atau tidak (seperti tekanan darah tinggi atau obesitas), sehingga dokter bisa menentukan tindakan apa yang seharusnya diberikan sebelum terlambat.

Inilah beberapa cara mencegah penyakit diabetes. Sebelum terlambat, Anda bisa melakukan pencegahan sejak dini dan memulai gaya hidup sehat.Lakukan lah cara mencegah penyakit diabetes ini agar terhindar dari penyakit diabetes.Semoga artikel cara mencegah penyakit diabetes ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Cara Mencegah Penyakit Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Olahraga Untuk Penderita Diabetes

Olahraga Untuk Penderita Diabetes

Olahraga Untuk Penderita Diabetes -Menjaga gula darah agar tetap stabil, merupakan hal wajib bagi para penderita diabetes. Tak hanya harus mengatur pola makan, tetapi juga berolahraga secara teratur. Cara ini, bisa mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes. Menurut American College of Sports Medicine , penderita diabetes sebaiknya berolahraga setiap hari. Namun, sebelum olahraga ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak terjadi hipoglikemia (kadar gula darah rendah secara abnormal) atau hiperglikemia (kadar gula darah tinggi secara abnormal) dan memperburuk kondisi tubuh.

Olahraga Untuk Penderita Diabetes

Olahraga Untuk Penderita Diabetes

Olahraga Untuk Penderita Diabetes

Agar efek olahraga makin maksimal dan tentunya aman bagi penderita diabetes, perhatikan hal-hal berikut :

  1. Periksa gula darah sebelum olahraga untuk penderita diabetes. Jika kadarnya >300 mg/dL dan tak ada keton, berolahragalah secara hati-hati. Keton adalah asam yang diproduksi oleh tubuh setiap kali mengubah lemak menjadi energi.
  2. Periksa urin atau darah untuk mengetahui kadar keton sebelum berolahraga. Sebaiknya tunda olahraga untuk penderita diabetes jika gula kadar gula darah lebih besar dari 250 mg/dl dan terdapat keton.
  3. Minum air putih sebelum, saat dan setelah berolahraga. Jangan sampai tubuh kekurangan cairan.
  4. Konsumsi cemilan yang mengandung karbohidrat tinggi jika kadar gula <100 mg/dL. Anda bisa mengonsumsi buah, yogurt atau biskuit cracker.
  5. Periksa kaki Anda sebelum dan sesudah berolahraga. Kurangi risiko luka dengan mengenakan sepatu yang nyaman dan lakukan jenis olahraga yang tak terlalu berat.
  6. Dianjurkan untuk melakukan olahraga yang berintensitas rendah, seperti yoga atau pilates, bagi yang memiliki masalah penglihatan karena diabetes. Itu karena gerakan yang sangat aktif bisa memperparah kondisi mata.

Olahraga untuk penderita diabetes yang teratur dapat mengendalikan risiko diabetes. Manfaat olahraga untuk penderita diabetes antara lain:

  1. Membakar kalori dan mengurangi lemak tubuh sehingga meningkatkan kemampuan metabolisme sel dalam menyerap dan menyimpan glukosa.
  2. Meningkatkan sirkulasi darah, terutama pada kaki dan tangan, di mana biasanya penderita diabetes memiliki masalah.
  3. Mengurangi stress yang sering menjadi pemicu kenaikan glukosa darah
  4. Penderita diabetes yang rajin berolah raga dapat melepaskan diri dari ketergantungan pada obat.

Berikut adalah beberapa tips olahraga untuk penderita diabetes:

  1. Konsultasikan dengan dokter sebelum menjalani program olah raga. Dokter akan merekomendasikan jenis olah raga apa yang boleh Anda lakukan sesuai dengan kondisi Anda. Dokter biasanya akan melarang Anda berolah raga bila: Glukosa darah Anda lebih dari 250 mg/dl. Anda memiliki gejala retinopati (kerusakan pembuluh darah pada mata), neuropati (kerusakan syaraf dan sirkulasi darah pada anggota badan), nefropati (kerusakan ginjal) dan gangguan jantung seperti jantung koroner, infark miokard, arritmia dan lainnya.
  2. Bila tidak ada larangan, mulailah dengan olah raga ringan seperti senam aerobik, berjalan, berenang, dan bersepeda. Olah raga aerobik tersebut bermanfaat memperdalam pernafasan dan meningkatkan kerja jantung. Bagi Anda yang tidak pernah berolahraga, awali dengan 10 – 20 menit setiap kali latihan, beberapa kali seminggu.

Banyak penderita diabetes yang tidak menyadari bila memiliki masalah di kaki mereka. Sebelum berjalan sehat atau jogging, pastikan kenyamanan dan keamanan sepatu yang dipakai:

  1. Selalu gunakan kaus kaki yang nyaman.
  2. Periksa apakah ada krikil atau benda lain sebelum mengenakan sepatu.
  3. Hindari lecet atau goresan di kaki
  4. Bila Anda memiliki masalah di kaki, sebaiknya pilih berenang, senam atau bersepeda yang tidak terlalu membebani kaki.
  5. Jangan mengangkat beban berat karena dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba.
  6. Awali dan akhiri latihan dengan pemanasan dan pendinginan selama 5-10 menit untuk mengurangi risiko jantung dan cedera otot.
  7. Jangan menambah porsi latihan secara drastis. Setiap kali, naikkan hanya satu faktor saja (frekuensi, lama atau intensitas latihan).
  8. Kenakan tanda pengenal diabetes, agar orang tahu bila terjadi sesuatu dengan Anda.

Waspada bila terkena hipoglikemi. Hipoglikemi adalah risiko yang dapat terjadi sewaktu berolah raga. Kenaikan penyerapan glukosa oleh otot dapat menurunkan gula darah ke tingkat yang sangat rendah (hipoglikemi). Gejala hipoglikemi adalah badan gemetar, jantung berdebar, keringat bertambah, rasa lapar, pusing, lesu, bingung, dan perubahan mood yang cepat. Bila terkena gejala hipoglikemi:

  1. Lakukan tes gula darah untuk mengecek.
  2. Konsumsi makanan atau minuman manis, misalnya jus atau manisan buah. Hindari makanan yang mengandung lemak karena menghalangi penyerapan glukosa oleh tubuh.
  3. Istirahat selama 10 -15 menit dan lakukan pengecekan lagi sebelum melanjutkan latihan. Jangan meneruskan berolah raga bila gula darah di bawah 100 mg/dl.
  4. Bila melanjutkan olahraga untuk penderita diabetes, selalu waspada terhadap munculnya kembali gejala hipoglikemi.

Olahraga Untuk Penderita Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanaman Herbal Untuk Diabetes

Tanaman Herbal Untuk Diabetes

Tanaman Herbal Untuk Diabetes

Tanaman Herbal Untuk Diabetes

Tanaman Herbal Untuk Diabetes- Diabetes Melitus atau kencing manis adalah penyakit yang terjadi akibat adanya penumpukan glukosa/ gula dalam darah yang disebabkan oleh ketidakmampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup, tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah dihasilkan oleh pankreas secara efektif atau gabungan dari kedua hal tersebut. Glukosa adalah salah satu komponen yang dibutuhkan tubuh manusia agar dapat bekerja dengan normal, namun tetap dalam asupan glukosa harus aa pembatasan konsumsi agar glukosa dalam darah tidak berlebih.

Tanaman Herbal Untuk Diabetes– Tanaman Obat Alami

Penyakit diabetes termasuk salah satu penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Tak heran, banyak orang yang merasa khawatir terkena penyakit ini. Berbagai metode pengobatan banyak ditawarkan untuk penyembuhannya, mulai dari pengobatan secara medis maupun pengobatan non-medis. Kali ini, kita akan membahas mengenai pengobatan non-medis diabetes dengan berbagai ramuan herbal untuk diabetes.

Salah satu penyebab timbulnya diabetes ialah konsumsi karbohidrat sederhana yang berlebihan. secara teoritis, semakin banyak mengonsumsi karbohidrat tersebut, akan berdampak pada peningkatan gula darah secara drastis.

Patut diketahui bahwa ada banyak tanaman di sekitar kita yang bisa dijadikan sebagai obat anti-diabetes yang aman, bebas dari berbagai bahan kimiawi yang berbahaya apabila dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

Tanaman herbal untuk diabetes ini memiliki kinerja yang konstruktif karena dapat membangun kembali jaringan sel yang rusak serta dapat menyembuhkan komplikasi akibat diabetes. Fungsinya ialah menurunkan kadar gula darah dengan cara menghambat penyerapan gula di dalam tubuh.

Hal itu bisa dilakukan karena tanaman herbal untuk diabetes ini memiliki kadar serat yang tinggi. Berikut merupakan beberapa tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan sebagai tanaman herbal untuk diabetes:

  1. Mahkota Dewa

Tanaman herbal untuk diabetes ini memiliki efek farmakologi seperti obat disentri, anti-peradangan, sakit kulit, menurunkan kadar gula darah. Cara penggunannya yakni menyeduh irisan buah Mahkota dewa ke dalam segelas air panas (200 cc). Kemudian, tutuplah gelas tersebut dan biarkan sebentar supaya larut. Barulah setelah itu, diminum secukupnya. Disarankan untuk meminumnya 2-3 kali dalam sehari.

  1. Brotowali

Tanaman herbal untuk diabetes ini memiliki efek farmakologis seperti dapat menghilangkan rasa sakit (analgesik) dan menurunkan panas (anti-piretik), disamping sering digunakan untuk mengatasi diabetes.

  1. Lidah Buaya

Tanaman herbal untuk diabetes.Cara penggunaannya, cuci bersih Lidah buaya yang sudah disiapkan. Lalu, potong-potong dan kemudian rebus Lidah buaya tersebut di dalam tiga gelas air sampai susut kira-kira setengahnya. Jika sudah, tiriskan dan minum air rebusan Lidah buaya itu 3 x 1,5 gelas setiap habis makan.

  1. Tanaman Pare

Tanaman herbal untuk diabetes ini memiliki senyawa aktif charantin dan polypeptide-P yang dapat merangsang sel beta pankreas. Cara penggunannya ialah dengan memotong buah Pare seberat 200 gram. Kemudian, buat menjadi jus atau direbus. Minumlah airnya secara teratur setelah makan.

  1. Teh Hijau

Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Barangkali, Teh hijau senantiasa menjadi teman setia Anda ketika membaca koran. Teh hijau diketahui memiliki sensitifitas sel terhadap insulin. Anda dapat mengonsumsi Teh hijau setelah makan.

  1. Fenugreek

Tanaman herbal untuk diabetes ini adalah sejenis tanaman biji-bijian yang banyak tumbuh di Asia dan sering digunakan oleh masyarakat India sebagai bumbu penyedap masakan. Tanaman ini punya kemampuan untuk mengontrol kadar glukosa darah dan telah banyak digunakan untuk mengendalikan diabetes.Fenugreek menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah. Hal ini akan meningkatkan pemanfaatan glukosa pada jaringan perifer sehingga mengurangi kadar glukosa dalam darah. Namun Fenugreek tidak boleh digunakan oleh wanita hamil atau menyusui .

  1. Bawang putih

Tanaman herbal untuk diabetes ini dianggap sebagai ramuan terbaik untuk menurunkan gula darah serta perbaikan sel-sel pankreas dan merangsang pankreas untuk memproduksi insulin. Ini telah terbukti dalam berbagai penelitian, namun sayang masih banyak yang tidak memanfaatkannya.

  1. Kemangi

Penelitian telah menunjukkan bahwa tanaman herbal untuk diabetes ini memiliki efek positif pada glukosa setelah makan dan saat puasa. Ramuan ini dapat memfasilitasi proses sekresi insulin.

  1. Daun mangga

Tanaman herbal untuk diabetes ini diketahui sebagai obat yang efektif pada diabetes. Caranya, cukup dengan merendam daun mangga semalaman dalam secangkir air. Setelah itu, tiriskan daun keluar dan minum airnya. Hal ini membantu untuk meringankan gejala diabetes.

Tanaman Herbal Untuk Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Insipidus Adalah

Diabetes Insipidus Adalah

Diabetes Insipidus -Diabetes Insipidus adalah suatu kelainan dimana terdapat kekurangan hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus yang berlebihan (polidipsi) dan pengeluaran sejumlah besar air kemih yang sangat encer (poliuri).

Diabetes insipidus terjadi akibat penurunan pembentukan hormon antidiuretik (vasopresin), yaitu hormon yang secara alami mencegah pembentukan air kemih yang terlalu banyak. Hormon ini unik, karena dibuat di hipotalamus lalu disimpan dan dilepaskan ke dalam aliran darah oleh hipofisa posterior. Diabetes insipidus juga bisa terjadi jika kadar hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak memberikan respon yang normal terhadap hormon ini (keadaan ini disebut diabetes insipidus nefrogenik).

Diabetes Insipidus Adalah

Diabetes Insipidus Adalah

Penyebab diabetes insipidus. Diabetes insipidus dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Hipotalamus mengalami kelainan fungsi dan menghasilkan terlalu sedikit hormon antidiuretik
  1. Kelenjar hipofisa gagal melepaskan hormon antidiuretik ke dalam aliran darah
  1. Kerusakan hipotalamus atau kelenjar hipofisa akibat pembedahan
  1. Cedera otak (terutama patah tulang di dasar tengkorak)
  1. Tumor
  1. Sarkoidosis atau tuberkulosis
  1. Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak
  1. Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis
  1. Histiositosis X

Diabetes Insipidus Nefrogenik dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu :

  1. Penyakit ginjal kronik ,Penyakit ginjal polikistik,Medullary cystic disease ,Pielonefretis ,Obstruksi ureteral ,Gagal ginjal lanjut
  1. Gangguan elektrolit ,Hipokalemia ,Hiperkalsemia
  1. Obat -obatan,litium,demoksiklin,asetoheksamid,tolazamid,glikurid,propoksifen
  1. penyakit sickle cell
  1. gangguan diet

Gejala diabetes insipidus :

  1. Diabetes insipidus dapat timbul secara perlahan maupun secara tiba-tiba pada segala usia.
  1. Seringkali satu-satunya gejala adalah rasa haus dan pengeluaran air kemih yang berlebihan.
  1. Sebagai kompensasi hilangnya cairan melalui air kemih, penderita bisa minum sejumlah besar cairan (3,8-38 L/hari).
  1. Jika kompensasi ini tidak terpenuhi, maka dengan segera akan terjadi dehidrasi yang menyebabkan tekanan darah rendah dan syok.
  1. Penderita terus berkemih dalam jumlah yang sangat banyak, terutama di malam hari.

Diagnosa Diabetes Insipidus

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya.

Untuk menyingkirkan diabetes melitus (kencing manis) dilakukan pemeriksaan gula pada air kemih. Pemeriksaan darah menunjukkan kadar berbagai elektrolit yang abnormal. Pemeriksaan yang paling sederhana dan paling dapat dipercaya untuk diabetes insipidus adalah water deprivation test.

Selama menjalani pemeriksaan ini penderita tidak boleh minum dan bisa terjadi dehidrasi berat. Oleh karena itu pemeriksaan ini harus dilakukan di rumah sakit atau tempat praktek dokter.

Pembentukan air kemih, kadar elektrolit darah (natrium) dan berat badan dikur secara rutin selama beberapa jam. Segera setelah tekanan darah turun atau denyut jantung meningkat atau terjadi penurunan berat badan lebih dari 5%, maka tes ini dihentikan dan diberikan suntikan hormon antidiuretik.

Diagnosis diabetes insipidus semakin kuat jika sebagai respon terhadap hormon antidiuretik:

  1. pembuangan air kemih yang berlebihan berhenti
  2. tekanan darah naik
  3. denyut jantung kembali normal.

Pengobatan Diabetes Insipidus. Diabetes insipidus diobati dengan mengatasi penyebabnya :

  1. Vasopresin atau desmopresin asetat (dimodifikasi dari hormon antidiuretik) bisa diberikan sebagai obat semprot hidung beberapa kali sehari untuk mempertahankan pengeluaran air kemih yang normal.
  1. Terlalu banyak mengkonsumsi obat ini bisa menyebabkan penimbunan cairan, pembengkakan dan gangguan lainnya.
  1. Suntikan hormon antidiuretik diberikan kepada penderita yang akan menjalani pembedahan atau penderita yang tidak sadarkan diri.
  1. Kadang diabetes insipidus bisa dikendalikan oleh obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti klorpropamid, karbamazepin, klofibrat dan berbagai diuretik (tiazid). Tetapi obat-obat ini tidak mungkin meringankan gejala secara total pada diabetes insipidus yang berat.

Diabetes insipidus tidak menyebabkan kegagalan fungsi ginjal atau yang mengacu pada dialisis. Ginjal masih dapat menjalankan fungsi utamanya dalam memfilter darah. Namun, penderita diabetes insipidus rentan terhadap dehidrasi. Mereka perlu memastikan untuk dapat mengakses cairan yang dapat diminum. untuk minum cairan. Aktifitas fisik tertentu aman dilakukan untuk meningkatkan kesehatan. Namun, mereka membutuhkan penggantian cairan yang lebih banyak dibandingkan kebanyakan orang, terutama dalam cuaca panas.

Sekian info mengenai diabetes insipidus. Semoga bermanfaat bagi anda.

Diabetes Insipidus Adalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Diabetes Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes Dan Penyebabnya

Penyakit Diabetes – Diabetes melitus lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan penyakit kencing manis ini merupakan kelainan pada sistem metabolisme yang disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya akibat dari difisensi sekresi hormon insulin, transporter glukosa ataupun keduanya sehingga memicu timbulnya beberapa gejala penyakit diabetes yang jarang diketahui oleh orang awam.

Terkena atau tidaknya penyakit diabetes pada seseorang dapat dilihat dari beberapa gejala, perlu Anda ketahui bahwa pemicu diabetes melitus ini tidak hanya dari satu faktor, jadi jika Anda sudah mengira sebuah gejala penyakit diabetes cobalah untuk diteliti lebih lanjut apakah benar itu gejala Anda terserang penyakit diabetes melitus atau kencing manis.

Berikut ini ada sedikit ulasan mengenai gejala penyakit diabetes melitus yang disertai dengan penyebab penyakit diabetes melitus juga, tidak lain dan tidak bukan ulasan berikut ini hanya dimaksudkan agar menjadi ilmu yang bermanfaat bagi orang-orang awam yang belum mengetahuinya.

Gejala Penyakit Diabetes dan Penyebabnya :

1) Sakit Kepala

Pemicu seseorang divonis dokter terkena penyakit diabetes melitus atau kencing manis bisa di awali dengan masalah ringan seperti sakit kepala, pandangan yang mulai kabur, dan mudah lelah. Saat gula darah mulai bertambah rasionya sampai batas ambang normal, biasanya masalah disekitar kepala Anda akan bertambah seperti yang telah disebutkan tadi.

2) Infeksi

Gejala diabetes mungkin tidak dapat terdeteksi secara langsung jika dilihat dari beberapa kasus sampai saat si penderita benar-benar mengalami gejala yang cukup meyakinkan seperti luka di permukaan kulit yang sangat lama proses penyembuhannya, infeksi pada saluran kemih, dan gatal-gatal pada kulit permukaan daerah selangkangan.

3) Disfungsi Seksual

Gejala penyakit diabetes melitus yang paling umum adalah disfungsi (gangguan) seksual. Penyakit diabetes dapat menyebabkan rusaknya pembuluh darah dan ujung saraf organ intim si penderita, sehingga menyebabkan si penderita susah untuk ber-orgasme dan ereksi. Diperkirakan sekitar 35% sampai 70% pria menderita diabetes dan mengalami impotensi. Selain itu juga telah diperkirakan sekitar 1 dari 3 wanita yang menderita masalah diabetes sering mengalami beberapa masalah dalam kehidupan seksual mereka.

4) Gaya Hidup Tak Sehat

Salah satu penyebab seseorang teserang penyakit diabetes melitus adalah pola hidup yang tidak sehat sehingga beberapa gejala mulai muncul dan terasa secara tidak sadar. Salah satu gaya hidup tak sehat yang menyebabkan timbulnya gejala diabetes adalah jarang berolahraga, sering merokok, mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak, dan juga mengkonsumsi makanan yang berkolestrol tinggi.

5) Polifagi

Polifagi adalah kondisi dimana Anda sering merasa lemas dikarenakan adanya gangguan pada hormon insulin Anda yang menyebabkan sel tubuh tidak dapat menyerap gula dengan optimal. Efeknya adalah tubuh akan kekurangan energi, dan di saat ini lah otak akan merespon bahwa Anda kurang makan, alhasil tubuh langung terasa lemas.

Sebenarnya masih banyak lagi beberapa gejala penyakit diabetes melitus dan penyebabnya yang seharusnya dibahas, tapi dengan adanya ulasan diatas sudah dapat mewakili semuanya. Jika Anda masih ragu dengan gejala yang Anda alami dianjurkan agar Anda konsultasi langsung ke dokter supaya tidak menimbulkan rasa khawatir yang berlangsung lama.

Sekian info mengenai penyakit diabetes dan penyebabnya. Penyakit diabetes merupakan penyakit berbahaya ,jadi mulailah hidup sehat agar anda terhindar dari penyakit diabetes .Semoga bermanfaat.

Penyakit Diabetes Dan Penyebabnya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil -Saat hamil, ada beberapa kondisi kesehatan tubuh yang perlu diperhatikan oleh calon ibu, salah satunya adalah diabetes gestasional atau diabetes pada ibu hamil. Kondisi menurunnya kemampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup atau kondisi tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan pankreas secara efektif saat hamil disebut diabetes gestasional.

Kenapa ini bisa terjadi? Asal kita tahu, saat hamil, hormon dalam tubuh berubah layaknya roller coaster dan akhirnya bisa membuat sel-sel tubuh tidak bereaksi sebagaimana mestinya. Jadi kalau tadinya pankreas bekerja dengan baik, bukan tidak mungkin saat hamil si pankreas ‘ngambek’ jadi tidak dapat bekerja maksimal.

Risiko diabetes gestasional pada ibu hamil memang cukup tinggi. Kenali gejalanya sedini mungkin agar dapat diatasi dengan tepat dan tidak meninggalkan risiko pada janin Anda.Diabetes gestasional pada ibu hamil dapat didiagnosis dengan 2 pemeriksaan, yaitu gula darah puasa dan gula darah sewaktu (2 jam setelah makan). Batasan gula darah puasa 100 mg/dl, dan batasan gula darah sewaktu 140 mg/dl. Lebih dari itu digolongkan diabetes.

Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

Kenali gejalanya sedini mungkin. Sehingga penanganan yang tepat bisa segera diberikan. Karena diabetes gestasional pada ibu hamil bisa berpengaruh terhadap janin. Waspadai jika Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini:

  1. Banyak kencing (poliuria).
  2. Banyak minum (polidipsia).
  3. Banyak makan (polifagia).
  4. Berat badan turun drastis.
  5. Keluhan yang sering dihubungkan dengan diabetes: sering bisulan, gatal-gatal di kulit dan kemaluan, keputihan, cepat lelah, sering mengantuk, kesemutan.

Jika gejala-gejala tersebut ternyata memang Anda rasakan saat hamil, segera periksakan ke dokter.Mungkin saja anda terkena diabetes gestasional pada ibu hamil.

Mengobatinya. Untuk mengobati diabetes gestasional pada ibu hamil, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan:

  1. Kurangi konsumsi gula sederhana -biasanya terdapat pada minuman dan camilan manis– dan atur pola makan sesuai kebutuhan kalori ibu hamil. Sebaiknya konsultasi dengan ahli gizi. Kontrol darah berkala, baik saat kontrol rutin maupun periksa sendiri. Beli alat pengukur kadar gula darah yang praktis.
  1. Suntik insulin. Karena selama hamil tidak boleh makan obat-obatan penekan gula darah yang merangsang produksi insulin, maka digunakan suntikan insulin.
  1. Pantau hipoglikemi, jangan sampai gula darah drop. Ngemil teratur tapi bukan camilan manis.
  1. Olahraga ringan seperti jalan kaki, berenang, dan merapikan rumah yang tak terlalu berat bagi ibu hamil, akan menurunkan kadar gula darah.

Ibu hamil penderita diabetes memang cukup berisiko dalam kehamilannya, sehingga harus benar-benar menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan tersebut harus rutin dilakukan untuk mengontrol stabilnya gula darah dalam tubuh selama kehamilan. Karena, pada ibu hamil yang menderita diabetes, biasanya gula darahnya akan sulit terkontrol. Jika gula darah pada ibu hamil tidak terkontrol, yakni gula darah tinggi maupun rendah, bisa berdampak buruk pada ibu maupun janin yang dikandungnya.

Diabetes gestasional pada ibu hamil biasanya cenderung mengalami infeksi, yakni infeksi vaginal, infeksi saluran kemih, dan infeksi nifas. Dalam buku ini juga disebutkan bahwa kehamilan dengan diabetes cenderung lambat dalam penyembuhan luka, selanjutnya 25% kehamilan dengan diabetes akan mengalami pre-eklampsia. Di masa kehamilan pula, wanita hamil yang memiliki riwayat diabetes, namun memiliki kondisi yang baik dengan gula darah terkendali, bisa menjadi diabetes yang tidak terkendali di masa kehamilan. Begitu pula dengan diabetes gestasional yang dapat menjadi diabet berat dan sulit dikendalikan di masa kehamilan.

Selain itu, diabetes gestasional pada ibu hamil cenderung memiliki cairan amnion yang berlebihan (hidramnion) dan juga risiko kehamilan prematur. Sementara itu, pengaruh diabetes gestasional pada ibu hamil pada janin dengan kondisi yang tidak terkontrol, dapat menimbulkan hiperglikemia pada janin. Hiperglikemia pada janin akan meningkatkan sekresi insulin fetal yang bisa memicu tumbuhnya janin lebih besar atau abnormal. Tentu bayi dengan pertumbuhan abnormal ini akan memperbesar risiko sulit dilahirkan dan bisa pula mengalami cidera saat dilahirkan nanti.

Jaga kesehatan saat hamil sebaiknya seperti yang dijelaskan di atas supaya gula darah anda bisa dikendalikan dan terhindar dari berbagai komplikasi kehamilan.Sekian artikel diabetes gestasional pada ibu hamil.Semoga bermanfaat.

Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Penyakit Diabetes ,Apa Saja ?

Gejala Penyakit Diabetes ,Apa Saja ?

Gejala Penyakit Diabetes -Diabetes mellitus atau kencing manis terjadi karena kadar gula dalam darah meningkat akibat gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Glukosa sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi otot dan jaringan. Jika anda memiliki diabetes tipe apapun, itu berarti anda memiliki terlalu banyak glukosa. Terlalu banyak glukosa dalam darah akan menyebabkan masalah yang serius. Diabetes kronis terdiri dari diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Gejala Penyakit Diabetes :Beberapa gejala klasik penderita diabetes mellitus antara lain: sering buang air kecil, sering merasa haus dan lapar, serta badan lemas dan sering mengantuk.

Gejala Penyakit Diabetes

Gejala Penyakit Diabetes

Gejala Penyakit Diabetes Mellitus

Gejala penyakit diabetes bervariasi berdasarkan jenis diabetes yang anda miliki. Jika anda memiliki prediabetes (kadar gula darah lebih tinggi dari normal tapi belum cukup dikategorisasikan sebagai diabetes) atau gestational diabetes (gula darah yang meningkat saat kehamilan) mungkin tidak akan mengalami gejala.

Gejala Penyakit Diabetes Tipe1 (pada anak-anak)

Mengenali gejala penyakit diabetes tipe satu pada anak tak selalu mudah karena gejala penyakit diabetes sering salah dikira penyakit flu. Selain itu gejalanya terkadang baru muncul setelah penyakit berjalan cukup panjang.

Anak dengan diabetes tipe 1 biasanya memiliki gejala penyakit diabetes awal sebagai berikut:

1. Sering berkemih

Hal ini terjadi karena ginjal ingin membersihkan kelebihan glukosa dalam sirkulasi darah. Anak jadi lebih sering buang air kecil dan dalam jumlah yang besar. Mengompol juga bisa menjadi gejala adanya diabetes, terutama jika sebelumnya anak tak pernah mengompol.

2. Banyakminum

Karena banyak cairan yang dikeluarkan, anak menjadi gampang haus.

3. Beratbadanberkurang

Tubuh tidak lagi bisa memproses glukosa untuk energi dan mulai memecah otot dan cadangan lemak untuk menghasilkan energi bagi sel-sel yang lapar. Karenanya meski nafsu makan anak normal tetapi berat badannya sulit naik.

4. Mudahlelah

Anak tampak kelelahan karena tubuhnya tidak mampu memproses glukosa untuk energi.

Gejala Penyakit Diabetes Tahap Lanjut

Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja meskipun pada dasarnya dapat terjadi pada usia berapapun. Diabetes tipe 2 yang merupakan tipe yang paling umum dapat terjadi pada usia berapapun dan sering dapat dicegah.Berikut gejala penyakit diabetes tahap lanjut :

1. Beratbadanturundengancepat

Buat penderita diabetes, jangan senang dulu jika berat badan Anda turun dengan cepat. Ini bukan diakibatkan karena diet yang sukses, namun lebih disebabkan karena pankreas mulai rusak. Pankreas memiliki tugas memproduksi insulin yang digunakan mengolah glukosa menjadi sumber energi. Karena pankreas pada penderita diabetes gagal mengolah gula menjadi energi, maka terjadilah resistensi insulin. Tubuh kemudian akan mencari sumber energi alternatif dengan membakar cadangan lemak dalam tubuh. Jika cadangan lemak habis, maka sasaran selanjutnya adalah otot. Akibatnya bobot tubuh akan terus menyusut.

2. SeringKesemutan

gejala ini terjadi karena pembuluh darah yang rusak, sehingga darah yang mengalir di ujung–ujung saraf pun berkurang.

3. Lukayangsulitsembuh

Ini adalah efek lain dari kerusakan pembuluh darah dan saraf selain kesemutan. Kerusakan ini mengakibatkan penderita diabetes tidak merasakan sakit jika mengalami luka. Mereka bahkan kadang tidak sadar telah terluka. Gabungan kadar gula darah yang tinggi dan tidak adanya rasa nyeri, maka luka yang awalnya kecil dapat membesar menjadi borok dan bahkan membusuk. Jika sudah sampai tahap ini, amputasi merupakan satu-satunya jalan untuk menyembuhkannya.

Gejala Penyakit Diabetes Pada Wanita

Sementara itu, sayangnya dari beberapa gejala khusus yang sering dialami wanita namun tidak disadari mereka. Lantas, gejala-gejala apa saja itu biasanya hadir itu? Di bawah ini ada beberapa gejala yang dapat Anda harus waspadai dan segera konsultasi ke dokter, di antaranya sebagai berikut:

  1. Infeksi vagina yang ditandai dengan munculnya keputihan secara berulang, meskipun telah mendapatkan pengobatan.
  2. Wanita diabetes lebih mudah terserang infeksi jamur di daerah organ intim karena daerah tersebut mengalami kelambaban cukup tinggi.
  3. Mengalami gangguan fungsi hormonal karena aliran darah tidak lancar.
  4. Cenderung mengalami polycystic ovarian syndrome. Keseimbangan hormon terganggu yang akan menganggu sistem reproduksi.
  5. Pemicu diabetes juga, biasanya ditemukan pada wanita yang mengalami depresi.
  6. Memiliki kadar kolesterol yang tinggi dibanding pria

Gejala Penyakit Diabetes ,Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment