Diabetes Kering Dan Cara Mencegah

Diabetes Kering Dan Cara Mencegah

 

Diabetes kering adalah sebuah tahapan awal dari diabetes golongan 2. Penderita diabetes yang satu ini, insulin di dalam tubuhnya sudah kebal (resisten) terhadap gula (glukosa) darah. Dengan kata lain, insulin di dalam tubuhnya sudah rusak. Akibatnya, gula (glukosa) yang masuk ke dalam tubuhnya tak mampu lagi dikonversikan menjadi gula otot (glikogen). Dengan begitu, kadar glukosa darahnya akan naik drastis dari keadaan normal. Sebagai informasi, kadar glukosa darah normal itu adalah 150 mg/dL dan penyakit diabetes itu kadar glukosa darahnya di atas angka tersebut.

Diabetes Kering Dan Cara Mencegah

Diabetes Kering Dan Cara Mencegah

Diabetes kering merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya jika terlalu lama dibiarkan, maka untuk dapat menyembuhkannya harus segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat tentunya. Selain itu juga, agar penyakit ini tidak sering kambuh anda harus menjaga asupan makanan agar gula darah yang terdapat dalam tubuh anda tidak naik sehingga menyebabkan penyakit yang cukup serius. Untuk itu bagi penderita diabetes kering dianjurkan pintar-pintar memilih makanan yang cocok dikonsumsi.

Pada penderita diabetes sangat diwajibkan untuk mengontrol makanan yang dikonsumsi setiap harinya agar tidak terjadi lonjakan kadar gula dalam darah. Sebaiknya, penderita diabetes mengkonsumsi makana yang mengandung glokosa rendah sehingga kadar glukosa dalam darah bisa stabil.

Gejala dan Tanda Diabetes Kering

Berikut beberapa gelaja dan tanda yang perlu diwaspadai dari diabetes kering :

  • Peningkatan rasa lapar. Hal ini terjadi akibat glukosa darah yang terus dibuang tanpa disalurkan ke sel-sel tubuh.
  • Peningkatan rasa haus dan seringnya buang air kecil. Hal ini terjadi akibat pembuangan glukosa dan air ke dalam urin secara terus menerus tanpa melalui proses penyaringan yang normal (dehidrasi).
  • Mulut kering akibat dehidrasi.
  • Napas berbau buah. Hal ini terjadi akibat pembentukan keton (zat yang baunya menyerupai buah-buahan) sebagai hasil proses pembakaran lemak dengan aseton sebagai sumber energi.
  • Penglihatan yang kabur. Hal ini terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi yang membuat perubahan lensa mata.
  • Pegal otot akibat dehidrasi.
  • Hal ini karena fluktuasi gula darah yang membuat mood berubah-ubah.
  • Sakit kepala akibat gula darah, penglihatan yang kabur, dan tekanan darah tinggi.
  • Gatal yang juga akibat kadar gula darah yang tinggi.
  • Berat badan yang turun drastis akibat dehidrasi dan pembakaran lemak terus menerus.

Penyebab Diabetes Kering

Salah satu penyebab penyakit diabetes kering ialah sebagai berikut :

  • Pola makan yang tidak beraturan penyebab diabetes kering : Karena pola makan yang tidak beraturan seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung rasa manis secara berlebihan, makan makanan ringan terlalu banyak, soft dirink dan makanan lainnya.
  • Obesitas penyebab penyakit diabetes kering : Orang yang mengalami obesitas akan lebih rentan timbulnya penyakit daibetes kering dalam tubuh.
  • Faktor genetik atau faktor turunan penyebab diabetes kering : Penyakit yang diturunkan orang tua kepada anaknya
  • Obat-obatan kimia penyebab diabetes kering : Obat-obatan berbahan kimia akan mengakibatkan terjadinya diabetes kering
  • Pola Hidup penyebab diabetes kering : Pola hidup yang tidak sehat dapat memicu timbulnya diabetes kering seperti kurang tidur, badab tidak digerakan dan terlalu banyak duduk.

Cara Mencegah Diabetes kering

Berikut ini cara untuk mencegah dan mengontrol diabetes kering :

  1. Mengontrol Gula Darah

Soda, minuman ringan atau berperasa dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Semua minuman berpemanis merupakan sumber gula yang tak terlihat, yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.

  1. Selalu Menjaga Asupan Makanan

Menjaga asupan kalori dalam tubuh merupakan langkah yang penting untuk mencegah timbulnya diabetes kering. Asupan makanan yang mengandung kalori berlebih dapat menimbulkan obesitas yang menjadi salah satu penyebab gangguan ini. Untuk itu, sebaiknya menghindari konsumsi makanan ataupun minuman yang terlalu manis.

  1. Berolahraga Secara Teratur

Dengan melakukan kegiatan olahraga secara teratur dapat membantu untuk mempertahankan berat badan normal, sehingga terhindar dari gangguan obesitas. Selain itu, olahraga juga dapat membantu mengontrol kadar gula dalam darah.

  1. Menghindari Stres

Stress memiliki peranan yang tak kalah besar terjadinya gangguan diabetes, yaitu memicu resistensi insulin sehingga kadar gula menjadi tidak terkontrol. Selain itu, penyebab stress juga dapat meningkatkan resiko obesitas, serta tekanan darah tinggi.

  1. Menghindari Rokok

Bahaya merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya diabetes kering. Untuk itu, sebaiknya menghindari kebiasaan tersebut.

Setelah mengenal gejala dan tanda-tanda diabetes kering, maka apabila merasakan gejala dan tanda timbulnya diabetes, segera periksakan kadar gula darah, agar terhindar dari resiko yang lebih parah.Nah, itulah beberapa informasi mengenai penyakit diabetes kering. Cek selalu kesehatan tubuh Anda. Semoga bermanfaat.

Diabetes Kering Dan Cara Mencegah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Ketoasidosis

Diabetes Ketoasidosis

 

Diabetes Ketoasidosis adalah salah satu komplikasi akut Diabetes Melitus yang terjadi disebabkan karena kadar glukosa pada darah sangat tinggi. Keadaan tersebut merupakan keadaan serius yang dapat mengancam jiwa. Kondisi ketoasidosis dapat terjadi kapan saja terutama pada penderita Diabetes Melitus tipe 1.

Diabetes Ketoasidosis

Diabetes Ketoasidosis

Berbeda dengan Diabetes Melitus tipe 1, pada Diabetes Melitus tipe 2, diabetes ketoasidosis terjadi pada keadaan-keadaan tertentu. Hal ini karena biasanya penderita Diabetes Melitus tipe 2 lebih sering mengalami koma hiperosmolar non ketotik. Seringkali terjadinya diabetes ketoasidosis diawali dari tidak patuhnya diabetesein pada pola diet yang telah ditetapkan.

Disamping itu, diabetes ketoasidosis sering juga terpicu oleh jarangnya para diabetesein untuk melakukan pemeriksaan kadar glukosa darah serta kadar gula urin secara berkala.

Gejala Diabetes Ketoasidosis

Gejala adalah sesuatu yang dirasakan dan diceritakan oleh penderita. Gejala utama pada diabetes ketoasidosis fase awal adalah:

  • Napas pendek atau sesak napas.
  • Volume urin meningkat.
  • Merasa haus terus menerus.
  • Peningkatan kadar gula darah dan/atau ketone.
  • Sakit Perut.

Jika tidak ditangani, penderita akan mengalami gejala-gejala:

  • Detak jantung lebih cepat (takikaardia).
  • Napas lebih cepat.
  • Pusing dan kebingungan atau linglung.
  • Napas berbau seperti obat tetes anak-anak atau pembersih kutek.
  • Mudah mengantuk.

Jika merasakan beberapa gejala di atas, segera berkonsultasi dengan dokter. Sebab diabetes ketoasidosis yang tidak ditangani bisa berakibat fatal. Berikut beberapa komplikasi yang bisa disebabkan diabetes ketoasidosis :

  • Rendahnya kadar gula darah (hipoglikemia).
  • Rendahnya kadar kalium (hipokalemia).
  • Pembengkakan otak (edema serebral).
  • Sindrom gangguan pernapasan akut.
  • Gagal ginjal akut.

Penyebab Diabetes Ketoasidosis

Penyebab terjadinya diabetes ketoasidosis dikaitkan dengan kadar hormon insulin pada darah yang rendah. Keadaaan kadar insulin pada darah yang rendah menyebabkan kadar glukosa pada darah menjadi tinggi. Hormon insulin diperlukan pada proses penyerapan nutrisi agar gula dapat masuk ke dalam sel guna didistribusikan ke seluruh tubuh untuk dijadikan sumber energi. Hormon insulin juga membantu menyimpan cadangan lemak di sel lemak dari hasil pencernaan makanan.

Ketika kadar hormon insulin dalam darah ditingkat rendah, maka gula tidak dapat masuk kedalam sel untuk diproses menjadi sumber energi. Jika demikian, tubuh akan mengkompensasikannya dengan cara menggunakan lemak sebagai sumber energi alternatif. Namun karena penggunaan lemak tidak dapat sempurna dibakar, maka akan dihasilkan suatu zat yang disebut badan keton. Badan keton akan terakumulasi di dalam darah dan akan dikeluarkan dari tubuh melalui urin.

Terdapatnya badan keton didalam urin disebut ketonuria. Kadar glukosa darah yang tinggi akan menyebabkan kadarnya di urin meningkat. Meningkatnya kadar glukosa urin akan menyebabkan volume urin bertambah sehingga cairan didalam tubuh akan berkurang. Ketika kondisi tubuh mengalami kondisi dehidrasi, maka akan menimbulkan gejala-gejala antara lain rasa haus dan mulut kering yang merupakan tanda khas dari kadar glukosa darah yang tinggi.

Terjadinya dehidrasi dan terbentuknya badan keton membuat darah menjadi lebih asam. Keadaan darah yang menjadi lebih asam disebut ketoasidosis. Pada kasus yang berat di mana dehidrasi yang terjadi sangat hebat dan kadar hormon insulin pada darah sangat rendah, penderita Diabetes Melitus dapat mengalami koma. Dimana seseorang dalam keadaan koma merupakan keadaan gawat darurat yang mewajibkan pasien untuk segera dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan yang layak.

Untuk mengobati dan mencegah diabetes ketoasidosis, Anda dapat mengobati dan mencegah diabetes pada anak dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Diabetes Ketoasidosis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Penderita Diabetes

Pantangan Penderita Diabetes

Pantangan Penderita Diabetes – Diabetes melitus atau sering disebut kencing manis bisa diartikan terdapatnya glukosa dalam air kencing seseorang. Hal ini terjadi karena glukosa dalam darah tidak dicerna oleh tubuh karena tubuh kekurangan insulin.

Pantangan Penderita Diabetes merupakan sesuatu yang harus di hindari jika anda memang tidak ingin kadar gula dalam darah anda melonjak naik dan sangat berbahaya bagi kesehatan, karena semakin kadar gula dalam darah anda tinggi maka semakin besar pula resiko untuk terkena penyakit diabetes atau kencing manis. Di mana yang telah kita ketahui bersama bahwa penyakit diabetes ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mengancam jiwa.

Penderita Penyakit diabetes harus selalu menjaga kestabilan gula darahnya. Salah satu cara untuk menjaga kestabilan kadar gula darahnya, penderita penyakit diabetes ini umumnya dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi jenis makanan dan minuman tertentu. Anjuran untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman jenis tertentu ini kemudian disebut dengan pantangan Penyakit diabetes.

Pantangan Penderita diabetes memang umumnya meliputi konsumsi makanan dan minuman jenis tertentu. Namun ternyata pantangan penderita diabetes tidak hanya seputar makanan dan minuman. Untuk mengetahui pantangan penderita diabetes lebih lanjut anda perlu memperhatikan Pantangan Penderita Diabetes supaya anda terhindar dari hal – hal buruk yang mungkin terjadi akibat kelebihan kadar gula dalam darah.

Pantangan Penderita Diabetes

Berikut Beberapa Pantangan Penderita Diabetes, diantaranya :

Sumber Karbohidrat Tinggi Pantangan Penderita Diabetes

Pantangan Penyakit Diabetes yang pertama adalah makanan tinggi karbohidrat. Makanan ini merupakan oknum penyebab gula darah naik drastis. Oleh karena itu, konsumsi makanan yang berkarbohidrat tinggi harus sesuai dengan anjuran dokter. Makanan yang berkarbohidrat tinggi antara lain beras putih dan segala olahannya seperti nasi, bubur, dan lontong.

Gantilah makanan – makanan pokok tersebut dengan bahan lain yang kandungan karbohidratnya lebih rendah seperti beras merah, sereal, dan oatmeal. Kentang sudah dikenal sebagai pengganti nasi yang baik, selama pengolahannya tidak dengan cara digoreng. Namun tetap, porsinya harus sesuai dengan anjuran dokter

Mie, Spagheti dan Roti Pantangan Penderita Diabetes

Mie, spagheti dan roti juga penyebab gula darah naik ? Benar, alasannya makanan – makanan tersebut dibuat dari tepung gandum dan tepung beras yang telah kita ketahui bersama bahwa jenis tepung tersebut banyak mengandung karbohidrat yang akan berisiko meningkatkan kadar gula darah.

Buah dengan kadar gula tinggi Pantangan Penderita Diabetes

Buah pada dasarnya memiliki serat yang baik bagi kesehatan kita semua. Namun, untuk penderita diabetes, hal tersebut tidaklah berlaku secara umum. Ada beberapa buah yang perlu dihindari, karena kandungan gula darahnya yang tinggi dan itu tidak baik bagi penderita penyakit diabetes. Diantaranya yang tidak termasuk dalam Pantangan Penyakit Diabetes ialah pisang, mangga, nangka dan durian. Buah – buah tersebut memang cukup menggiurkan, bukan ? namun mengingat akan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap penderita penyakit diabetes, maka buah ini harus dihindarkan dari mereka, Tetapi, bukan berarti semua buah tidak boleh dikonsumsi oleh penderita penyakit diabetes. Buah yang memiliki kadar gula rendah seperti, jeruk, apel dan pir, insya Allah masih aman dikonsumsi oleh mereka.

Kafein dan Alkohol Pantangan Penderita Diabetes

Alkohol adalah minuman yang memperberat kinerja hati dan pankreas yang bertugas memproduksi hormon insulin. Hindari segala jenis minuman yang mengandung alkohol dan juga kafein. Dampak yang dibawa oleh kedua jenis minuman ini terhadap penyakit diabetes mellitus selalu buruk.

Makanan Berlemak Pantangan Penderita Diabetes

Makanan berlemak, makanan berminyak dan yang mengandung gula seringkali memberikan asupan kalori yang terlalu berlebihan. Sementara itu, kandungan nutrisinya malah lebih sedikit. Inilah yang menyebabkan mengapa penderita diabetes sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan tersebut, mengingat umumnya makanan tersebut menjadi pemicu obesitas dan seringkali memicu penyakit diabetes.

Olahraga terlalu berat Pantangan Penderita Diabetes

Pantangan Penyakit Diabetes yang terakhir rupanya tidak terkait dengan makanan. Olahraga memang disarankan bagi penderita diabetes agar mereka dapat menjaga kestabilan gula darah mereka.

Namun mengingat kondisi fisik mereka yang lemah akibat kadar gula darah mereka, disarankan agar melakukan olahraga ringan dan tidak berlebihan. Jika tidak, ditakutkan tubuh akan mengalami dehidrasi dan itu hanya akan memperburuk kondisi kesehatan mereka.

Nah,itulah beberapa pantangan penderita diabetes yang harus anda perhatikan ,agar diabetes anda tidak semakin parah. Terimakasih telah membaca artikel ini.

Pantangan Penderita Diabetes

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 Dan 2

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 Dan 2

 

Gejala Diabetes Melitus -Diabetes adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah yang sangat tinggi. Sel-sel dalam tubuh manusia membutuhkan energi dari gula (glukosa) untuk bisa berfungsi dengan normal. Yang biasanya mengendalikan gula dalam darah adalah hormon insulin. Jika tubuh kekurangan insulin atau muncul resistansi terhadap insulin pada sel-sel tubuh, kadar zat gula (glukosa) darah akan meningkat drastis. Inilah yang memicu dan menjadi penyebab penyakit diabetes (diabetes melitus).

Diabetes memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Jenis diabetes yang paling umum terjadi adalah diabetes tipe 2. Sekitar 80% pengidap diabetes di Indonesia menderita tipe ini. Diabetes tipe 2 terjadi karena penurunan produksi insulin dalam tubuh sehingga fungsinya tidak maksimal atau tubuh mulai menjadi kurang peka terhadap insulin. Reaksi ini dikenal dengan istilah resistansi terhadap insulin. Jenis ini biasanya menyerang orang-orang berusia di atas 40 tahun. Tetapi usia pengidapnya akhir-akhir ini bertambah muda. Diabetes tipe 2 juga lebih sering dialami oleh etnis Asia dibanding etnis lain.

Gejala Diabetes Melitus

Berikut gejala diabetes melitus yang harus Anda waspadai :

Cepat haus

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 Dan 2

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 Dan 2

Polidipsia adalah kondisi dimana seseorang merasakan haus yang berlebihan dan seringkali merupakan gejala diabetes melitus. Terkadang seseorang akan merasa kering di daerah dalam mulut. Namun, gejala diabetes melitus seperti ini tidak berarti seseorang pasti menderita diabetes karena orang yang melakukan aktivitas berat dan cuaca panas juga bisa membuat kita gampang haus. Namun, waspadai jika Anda masih tetap haus bahkan setelah banyak minum. Gampang haus terjadi karena kadar gula berlebih dalam darah menyerap air terus menerus dari jaringan sehingga membuatnya dehidrasi.

Banyak buang air kecil

Banyak minum berarti sering juga buang air kecil. Lebih sering buang air dari biasanya dan volume air seni yang abnormal dinamakan poliuria. Orang dewasa normalnya mengekskresikan satu sampai dua liter air seni setiap harinya. Jangan remehkan kondisi selalu ingin buang air kecil, terutama di malam hari karena kemungkinan merupakan gejala diabetes melitus. Dehidrasi parah akibat sering kencing dapat memengaruhi fungsi ginjal.

Cepat lapar

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 Dan 2

Poliphagia adalah kondisi dimana seseorang mengalami rasa lapar yang berlebih dan merupakan satu dari tiga gejala diabetes melitus. Kurangnya insulin untuk memasukkan gula ke sel membuat otot dan organ melemah dan tubuh kehabisan energi. Otak akan mengira kurang energi itu karena kurang makan sehingga tubuh berusaha meningkatkan asupan makanan dengan mengirimkan sinyal lapar.

Penurunan berat badan

Walau nafsu makan meningkat, penderita diabetes dapat mengalami penurunan berat badan, bahkan sangat drastis. Menjelang dewasa, berat badan manusia cenderung stabil dari tahun ke tahun. Turun atau naik 1-2 kilo adalah lazim, tapi berhati-hatilah bila perubahannya sampai 5 persen dari berat badan. Karena kemampuan metabolisme glukosa terganggu, tubuh akan menggunakan apapun lain sebagai ‘bahan bakar’, misalnya otot dan lemak sehingga orang akan tampak kurus.

Rasa lelah dan lemah yang tidak biasa

Gejala diabetes melitus yaitu merasa lelah. Kekurangan gula akan menyebabkan kekurangan energi. Kerja tubuh akan melambat dan malah membakar otot atau lemak selama beraktivitas.

Pandangan kabur

Gejala diabetes melitus yaitu pandangan kabur. Gula darah yang terlalu tinggi akan mengambil cairan dari tubuh, bahkan cairan dalam lensa mata! Dehidrasi jenis ini akan memengaruhi kemampuan berkonsentrasi dan berakhir pada kehilangan penglihatan total bila tidak dirawat dalam jangka waktu yang lama.

Pemulihan luka yang lama atau sering infeksi

Diabetes tipe 2 memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka atau melawan infeksi. Luka yang butuh berminggu-minggu untuk pulih berpotensi terkena infeksi dan membutuhkan pengobatan medis. Bila Anda sering mengalami ini, waspadalah akan penyakit di baliknya, termasuk diabetes.

Warna kulit gelap

Berubahnya warna kulit gejala diabetes melitus. Penderita diabetes tipe 2 memiliki bercak gelap, kulit lembek dan lipatan di badannya. Kondisi ini bernama acanthosis nigricans. Biasanya bercak dan lipatan ini terdapat di daerah ketiak dan sekitar leher. Kondisi ini juga menandakan gangguan insulin.

Gejala Diabetes Melitus Tipe 1 Dan 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Diabetes Melitus

Penyebab Diabetes Melitus

 

Penyebab Diabetes Melitus

Penyebab Diabetes Melitus – Diabetes melitus adalah penyakit yang sering dijumpai di masyarakat indonesia. penyakit ini tergolong jenis penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah, meningkatnya kadar gula darah menyebabkan terganggunya sistem metabolisme dalam tubuh terutama pada bagian organ pankreas yang terganggu. Terganggunya pankreas menyebabkan pankreas tidak mampu lagi untuk memproduksi hormon insulin dalam memenuhi kebutuhan tubuh.

Fungsi insulin sendiri yakni menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah dan apabila pankreas mengalami gangguan akan menyebabkan jumlah insulin dalam darah tidak memenuhi sel sel dalam tubuh atau tidak diserap oleh sel tubuh sehingga kadar glukosa dalam darah menumpuk dan menyebabkan penyakit kencing manis atau yang dikenal dengan diabetes melitus.

Penyebab Diabetes Melitus

Beberapa penyebab diabetes melitus pada umumnya adalah :

  1. Sering Mengkomsumsi Pemanis Buatan

Mengkomsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung pemanis buatan merupakan penyebab diabetes melitus yang paling sering terjadi, pemanis buatan sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia dan bisa membuat kadar gula darah menjadi tinggi.

  1. Faktor Genetik

Faktor penyebab diabetes melitus yang lainnya adalah keturunan, bagi orang tua yang mengalami penyakit diabetes bisa menurunkan pada anaknya. Jadi jika orang tua anda menderita penyakit diabetes anda harus selalu waspada karena kemungkinan besar penyakit ini bisa menurun pada anda.

  1. Kurang tidur penyebab diabetes melitus

Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko penyebab diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.

  1. Malasnya melakukan aktivitas fisik

Melakukan aktivitas disamping bekerja di kantor atau melakoni pekerjaan sehari-hari ternyata tidak selalu membuahkan hasil atau membantu mengurangi kadar gula darah. Aktivitas pendukung lainnya juga diperlukan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah misalnya dengan olahraga ringan yang dapat dilakukan setidaknya 1 minggu sekali. Dengan melakukan olahraga kita dapat mengurangi risiko penyebab diabetes melitus.

  1. Sering stres penyebab diabetes melitus

Stres merupakan faktor penyebab diabetes melitus. Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

  1. Kecanduan rokok penyebab diabetes melitus

Penyebab diabetes melitus yaitu rokok. Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup atau lifestyle tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.

  1. Pola Makan Yang Buruk penyebab diabetes melitus

Makanan adalah penyebab diabetes melitus pada umumnya dan makanan adalah sumber dari penyakit tersebut. Bagi anda yang gemar dalam mengkomsumsi makanan yang berlemak tinggi anda harus berhati-hati karena makanan yang mengandung lemak tinggi selain bisa membuat tubuh seseorang menjadi gemuk makanan tersebut juga bisa membuat kadar gula darah didalam tubuh menjadi meningkat dan melebihi batas normalnya sehingga anda bisa terkena penyakit diabetes atau kencing manis.

Penyebab Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Jenis Diabetes Melitus

Jenis Jenis Diabetes Melitus

 

Jenis Jenis Diabetes – Diabetes melitus adalah suatu penyakit, dimana tubuh penderitanya tidak bisa secara otomatis mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Pada tubuh yang sehat, pankreas melepas hormon insulin yang bertugas mengangkut gula melalui darah ke otot-otot dan jaringan lain untuk memasok energi.

Diabetes merupakan gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh. Penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh yang tak mampu menggunakan insuin secaa efektif, sehingga terjadilah kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.

Jenis Jenis Diabetes Melitus

Jenis Jenis Diabetes Terbagi Menjadi Dua Yaitu :

Jenis jenis Diabetes -Tipe I atau insulin dependent diabetes

Sekitar 10% orang yang mengidap diabetes memiliki Jenis jenis diabetes Tipe I atau diabetes yang bergantung pada insulin. Tubuh mereka tidak memproduksi insulin dan karenanya suntikan insulin secara teratur dibutuhkan untuk memelihara gula darah yang normal. Diabetes tipe 1 ditemukan pada 5 — 10% penderita diabetes. Di Indonesia diperkirakan 2—3% penderita diabetes adalah tipe 1. Namun jumlah itu tidak pasti, karena kemungkinan besar banyak penderita yang tidak terdeteksi sampai penderitanya mengalami komplikasi dan keburu tidak tertolong dan meninggal.

Penyakit ini biasanya muncul pada anak-anak dan remaja, pria maupun wanita. Gejalanya bisa muncul mendadak, lalu terjadi koma jika tidak segera mendapat pertolongan dengan suntikan insulin.

Jenis jenis Diabetes -Tipe II atau non-insulin dependent diabetes

Sekitar 85% orang yang mengidap diabetes memiliki Jenis jenis diabetes Tipe II atau diabetes yang tidak bergantung pada insulin. Tubuh mereka memproduksi sejumlah insulin, tetapi itu tidak mencukupi atau cacat. Diabetes tipe 2 paling sering ditemui. Biasanya diderita oleh orang dewasa usia di atas 40 tahun.Tetapi ada juga penderita diabetes tipe 2 yang baru berusia 20-an. Sekitar 90—95% diabetesi adalah dari jenis tipe 2. Diabetes tipe 2 biasanya tidak membutuhkan suntikan insulin tetapi membutuhkan obat untuk mem-perbaiki fungsi insulin (fungsi insulin adalah menurun-kan kadar gula darah dengan cara membawanya masuk ke sel-sel, memperbaiki pengolahan glukosa dalam organ hati, dan lain-lain). Terjadinya diabetes tipe 2 disebabkan jaringan tubuh dan otot penderita tidak peka atau sudah resisten terhadap insulin (disebut resistensi insulin atau insulin resistance) yang menyebabkan glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel-sel dan tertimbun dalam peredaran darah. Ini biasanya terjadi pada pasien yang obesitas, jenis jenis diabetes.

Jenis jenis Diabetes Lainnya :

Jenis jenis Diabetes -Diabetes yang berkaitan dengan kekurangan gizi

Jenis jenis Diabetes di kalangan kaum muda dengan kekurangan gizi yang parah dan kelaparan disebut sebagai diabetes yang terkait dengan malnutrisi. Walaupun kondisi ini mengakibatkan tingginya gula darah, beberapa komplikasi yang berasosiasi dengan jenis-jenis diabetes lainnya tidak ada. Insulin diperlukan untuk mengendalikan diabetes yang berkaitan dengan malnutrisi.

Jenis jenis Diabetes -Diabetes Gestasional

Sebagian wanita memiliki kadar gula darah yang tinggi selama hamil. Diabetes yang terjadi selama hamil disebut diabetes gestasional. Di Amerika 4% wanita hamil menderita gestational diabetes, yaitu sekitar 135.000 orang setiap tahun. Penyebab pastinya, tidak diketahui. Namun para peneliti di Amerika mencoba memperkirakan penyebabnya. Sebagaimana diketahui, janin dihidupi oleh plasenta. la bisa hidup dan berkembang dari kiriman makanan dari tubuh ibunya lewat plasenta. Hormon yang terkirim lewat plasenta membuat janin berkembang semakin besar. Tetapi, menurut para peneliti, hormon tersebut juga menghambat kerja insulin dalam tubuh ibunya. Kondisi ini disebut resistensi insulin. Resistensi insulin menyulitkan tubuh sang ibu untuk menggunakan insulin. Akibatnya kadar gula dalam darah sang ibu meningkat.

Gestational diabetes dimulai ketika tubuh tidak mampu memproduksi dan menggunakan insulin yang dibutuh-kan dalam proses kehamilan. Tanpa cukup insulin, glu­kosa tidak bisa memasuki sel dan tetap berada dalam peredaran darah. Hal ini menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang tinggi yang disebut hiperglikemia.Walau gestational diabetes hanya terjadi pada 2—5% kehamilan, namun para ibu tersebut sebaiknya waspada untuk selalu mengontrol gula darahnya agar tidak terjadi komplikasi-komplikasi.Meskipun bayi yang dilahirkan dari ibu yang meng­idap diabetes tidak mengalami cedera, namun bisa dilihat bahwa bayi tersebut mempunyai berat badan lebih tinggi dari rata-rata bayi yang baru lahir.

Jenis Jenis Diabetes Melitus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

 

Diabetes melitus adalah suatu penyakit, dimana tubuh penderitanya tidak bisa secara otomatis mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Pada tubuh yang sehat, pankreas melepas hormon insulin yang bertugas mengangkut gula melalui darah ke otot-otot dan jaringan lain untuk memasok energi.

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh. Penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh yang tak mampu menggunakan insuin secaa efektif, sehingga terjadilah kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.

Pada tahun 2013, penderita diabetes melitus di Indonesia diperkirakan berjumlah 8,5 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional). Tetapi kurang dari 50% dari mereka yang menyadarinya. Asia Tenggara adalah salah satu wilayah dengan prevalensi tertinggi untuk diabetes tipe 1. Ada sekitar 111.500 anak-anak di bawah 15 tahun yang mengidap diabetes tipe 1 dengan perkiraan 18.000 kasus baru pada tiap tahun.

Ciri ciri orang yang terkena penyakit diabetes melitus, antara lain :

  • Buang air kecil terlalu sering
  • Terserang rasa haus yang berkepanjangan
  • Berat badan turun tanpa penyebab yang jelas
  • Merasa cepat lelah, lemas dan mengantuk
  • Sering mengalami kesemutan di bagian kaki serta tangan.
  • Pandangan menjadi kabur
  • Kulit terasa kering dan gatal
  • Sering menderita infeksi pada kulit, gusi serta saluran kencing.
  • Apabila mengalami luka berdarah sulit atau butuh waktu lama untuk bisa sembuh.

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Melitus

Kegiatan olahraga adalah wajib dan penting yang harus dilakukan bukan hanya oleh penderita diabetes melitus namun juga setiap orang agar tetap sehat. Bagi penderita diabetes melitus, baik yang terkontrol oleh pribadi dan juga medis maupun belum terkontrol karena penderita belum sadar dan tau betul pentingnya perawatan dan pengaturan kadar glukosa dalam darah, manfaat dan keuntungan yang anda didapat dari berolah raga bahkan lebih banyak lagi. Hasil penelitian yang valid menunjukkan bahwa olah raga atau kegiatan fisik dapat bermanfaat untuk:

  • Meningkatkan sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin sehingga membantu Membantu menurunkan kadar glukosa dan kadar lemak darah.
  • Membantu menurunkan tekanan darah / tensi dan kadar kolesterol jahat darah (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL) sehingga Membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
  • Mengontrol berat badan supaya bisa tetap ideal.
  • Membantu menurunkan risiko komplikasi penyakit diabetes melitus.
  • Menguatkan organ dalam jantung, dan juga bagian lain seperti otot dan tulang.
  • Membantu menurunkan tingkat stress.

Jenis-jenis kegiatan olahraga yang baik untuk pasien diabetes melitus antara lain: angkat barbel, aerobik, jalan kaki, naik turun tangga dll. Jadi mari kita tingkatkan olahraga yang baik dan benar untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.

Untuk mengobati dan mencegah diabetes melitus dan kolesterol, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Diabetes Melitus Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

 

Diabetes Melitus adalah kelainan metabolisme karbohidrat, di mana glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik, sehingga menyebabkan keadaan hiperglikemia. DM merupakan kelainan endokrin yang terbanyak dijumpai. Diabetes Melitus dengan kehamilan (Diabetes Melitus Gestational – DMG) adalah kehamilan normal yang disertai dengan peningkatan insulin resistance (ibu hamil gagal mempertahankan euglycemia). Pada golongan ini, kondisi diabetes dialami sementara selama masa kehamilan. Artinya kondisi diabetes atau intoleransi glukosa pertama kali didapati selama masa kehamilan, biasanya pada trimester kedua atau ketiga.

Diabetes Melitus Dalam KehamilanPenyebab Diabetes Melitus Pada Ibu Hamil

Diabetes melitus tipe ini disebabkan karena insulin tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Hormon kehamilan dapat menghalangi insulin untuk menjalankan fungsinya. Akibatnya level gula darah/glukosa dalam tubuh menjadi tinggi. Penyebabnya mirip dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Oleh karena itu, diabetes gestasional merupakan sub-tipe dari tipe 2.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menjadikan seseorang rentan terhadap diabetes melitus gestasional:

  • Memiliki sejarah keluarga yang mengidap diabetes
  • Berusia di atas 25 tahun saat hamil
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Memiliki berat badan tinggi sebelum hamil
  • Pernah melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4000g (makrosomia) sebelumnya

Gejala Diabetes Melitus Pada Ibu Hamil

  • Sering kencing pada malam hari ( polyuria )
  • Selalu merasa haus ( polydipsia)
  • Selalu merasa lapar ( polyfagia )
  • Selau mersa lelah atau kekurangan enrgi
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Hyperglaisimia ( peningkatan abnormal kandungan gula dalam darah )
  • Glaikosuria ( glukosa dalam urine )
  • Mata kabur
  • Pruritus vulva.
  • BB menurun
  • Gula darah 2 jam pp > 200 mg/dl.
  • Gula darah sewaktu > 200 mg/dl
  • Gula darah puasa > 126 mg/dl.

Meskipun diabetes melitus dalam kehamilan bersifat sementara, bila tidak ditangani dengan baik dapat membahayakan kesehatan janin maupun sang ibu. Resiko yang dapat dialami oleh bayi meliputi makrosomia (berat bayi yang tinggi/diatas normal), penyakit jantung bawaan dan kelainan sistem saraf pusat, dan cacat otot rangka. Peningkatan hormon insulin janin dapat menghambat produksi surfaktan janin dan mengakibatkan sindrom gangguan pernapasan. Hyperbilirubinemia dapat terjadi akibat kerusakan sel darah merah. Pada kasus yang parah, kematian sebelum kelahiran dapat terjadi, paling umum terjadi sebagai akibat dari perfusi plasenta yang buruk karena kerusakan vaskular.

Ibu hamil penderita diabetes melitus memang cukup berisiko dalam kehamilannya, sehingga harus benar-benar menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan tersebut harus rutin dilakukan untuk mengontrol stabilnya gula darah dalam tubuh selama kehamilan. Karena, pada ibu hamil yang menderita diabetes, biasanya gula darahnya akan sulit terkontrol. Jika gula darah pada ibu hamil tidak terkontrol, yakni gula darah tinggi maupun rendah, bisa berdampak buruk pada ibu maupun janin yang dikandungnya.

Diabetes gestasional pada ibu hamil biasanya cenderung mengalami infeksi, yakni infeksi vaginal, infeksi saluran kemih, dan infeksi nifas. Dalam buku ini juga disebutkan bahwa kehamilan dengan diabetes cenderung lambat dalam penyembuhan luka, selanjutnya 25% kehamilan dengan diabetes akan mengalami pre-eklampsia. Di masa kehamilan pula, wanita hamil yang memiliki riwayat diabetes, namun memiliki kondisi yang baik dengan gula darah terkendali, bisa menjadi diabetes yang tidak terkendali di masa kehamilan. Begitu pula dengan diabetes gestasional yang dapat menjadi diabet berat dan sulit dikendalikan di masa kehamilan.

Selain itu, diabetes gestasional pada ibu hamil cenderung memiliki cairan amnion yang berlebihan (hidramnion) dan juga risiko kehamilan prematur. Sementara itu, pengaruh diabetes gestasional pada ibu hamil pada janin dengan kondisi yang tidak terkontrol, dapat menimbulkan hiperglikemia pada janin. Hiperglikemia pada janin akan meningkatkan sekresi insulin fetal yang bisa memicu tumbuhnya janin lebih besar atau abnormal. Tentu bayi dengan pertumbuhan abnormal ini akan memperbesar risiko sulit dilahirkan dan bisa pula mengalami cidera saat dilahirkan nanti.

Jaga kesehatan saat hamil sebaiknya seperti yang dijelaskan di atas supaya gula darah anda bisa dikendalikan dan terhindar dari berbagai komplikasi kehamilan. Sekian artikel diabetes melitus gestasional pada ibu hamil. Semoga bermanfaat.

Diabetes Melitus Dalam Kehamilan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diabetes Melitus Gejala Klinis

Diabetes Melitus Gejala Klinis

Diabetes Melitus adalah suatu penyakit, dimana tubuh penderitanya tidak bisa secara otomatis mengendalikan tingkat gula (glukosa) dalam darahnya. Pada tubuh yang sehat, pankreas melepas hormon insulin yang bertugas mengangkut gula melalui darah ke otot-otot dan jaringan lain untuk memasok energi.

Diabetes merupakan gangguan metabolisme dari distribusi gula oleh tubuh. Penderita diabetes melitus tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau tubuh yang tak mampu menggunakan insuin secaa efektif, sehingga terjadilah kelebihan gula di dalam darah. Kelebihan gula yang kronis di dalam darah (hiperglikemia) ini menjadi racun bagi tubuh.

Gejala Diabetes Melitus

Gejala diabetes melitus akan dialami oleh penderita penyakit diabetes ketika kadar gula darah naik, atau pun meningkat. gejala diabetes biasa nya akan naik pada saat penyebab diabetes di lakukan seperti hal nya makan makanan manis, atau hal lain nya yang bisa menjadi penyebab diabetes melitus. Oleh sebab itu berikut beberapa gejala diabetes melitus yang akan dialami :

Sering ngantuk

Gejala diabetes melitus yang akan dialami yaitu salah satu nya sering mengantuk. Penderita diabetes akan mudah lelah sehingga pada gejala diabetes akan menyebabkan mudah sekali mengantuk.

Tekanan darah tinggi

Penderita diabetes juga memiliki tekanan darah tinggi, karena tekanan darah tinggi gejala diabetes akan terjadi.oleh sebab itu cukup berbahaya jika terjadi penyakit diabetes.

 Mudah haus

Jika merasakan haus terus menerus tanpa ada nya penyebab yang jelas, maka kemungkinan sedang mengalami gejala diabetes. Karena pederita diabetes akan mudah haus.

Penurunan berat badan

Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas pun bisa terjadi jika memiliki gula darah tinggi, karena gejala diabetes akan menurunkan berat badan.

Gangguan penglihatan

Penglihatan yang terganggu pun bukan hanya di sebabkan oleh penyakit darah tinggi saja, tetapi juga bisa terjadi jika menderita penyakit diabetes melitus, karena gejala diabetes melitus pun bisa menyebabkan penglihatan terganggu. Pandangan yang tidak jelas atau pun pandangan kabur pada gejala diabetes.

Diabetes Melitus Gejala Klinis

Pentingnya Olahraga Bagi Penderita Diabetes Melitus

Kegiatan olahraga adalah wajib dan penting yang harus dilakukan bukan hanya oleh penderita diabetes melitus namun juga setiap orang agar tetap sehat. Bagi penderita diabetes melitus, baik yang terkontrol oleh pribadi dan juga medis maupun belum terkontrol karena penderita belum sadar dan tau betul pentingnya perawatan dan pengaturan kadar glukosa dalam darah, manfaat dan keuntungan yang anda didapat dari berolah raga bahkan lebih banyak lagi. Hasil penelitian yang valid menunjukkan bahwa olah raga atau kegiatan fisik dapat bermanfaat untuk:

  • Meningkatkan sensitivitas sel-sel tubuh terhadap insulin sehingga membantu Membantu menurunkan kadar glukosa dan kadar lemak darah.
  • Membantu menurunkan tekanan darah / tensi dan kadar kolesterol jahat darah (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL) sehingga Membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
  • Mengontrol berat badan supaya bisa tetap ideal.
  • Membantu menurunkan risiko komplikasi penyakit DM.
  • Menguatkan organ dalam jantung, dan juga bagian lain seperti otot dan tulang.
  • Membantu menurunkan tingkat stress.

Jenis-jenis kegiatan olahraga yang baik untuk pasien DM antara lain: angkat barbel, aerobik, jalan kaki, naik turun tangga dll. Jadi mari kita tingkatkan olahraga yang baik dan benar untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.

Untuk mengobati dan mencegah diabetes melitus dan kolesterol, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

S-Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S-Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb. Diabetes dan Kolesterol.

Diabetes Melitus Gejala Klinis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Diabetes Melitus Apa Saja ?

Ciri Ciri Diabetes Melitus Apa Saja ?

Ciri Ciri Diabetes Melitus ­-Diabetes melitus atau gula darah adalah penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan penderitanya mengalami stroke bahkan bisa berisiko terhadap nyawa penderita diabetes, gejala diabetes melitus pada wanita sebenarnya sama saja dengan pria dan beberapa gejala diabetes pada wanita sering muncul akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman dengan rasa sakit yang di timbulkan.

Ciri Ciri Diabetes Melitus Apa Saja

Ciri Ciri Diabetes Melitus Apa Saja

Berikut Ciri Ciri Diabetes Melitus :

Poliuri atau Kerap buang air kecil.

Ciri ciri diabetes melitus ini dapat jadi kerap bila terlampau banyak glukosa didalam darah. bila insulin tak ada atau sedikit maka ginjal tidak dapat menyaring glukosa untuk kembali ke darah. lantas ginjal dapat menarik tambahan air dari darah untuk menghancurkan glukosa. perihal ini yang menjadikan kandung kemih penuh serta orang lantas kerap sekali pipis.

Polidipsi atau Kerap jadi haus.

Ciri ciri diabetes melitus selanjutnya adalah Dikarenakan kerap buang air kecil, anda dapat jadi seringkali haus, dikarenakan sistem penghancuran glukosa yang sukar sekali maka air didalam darah tersedot untuk menghancurkannya. hingga seseorang butuh minum semakin banyak untuk menukar air yang hilang.

Berat badan turun cepat

Ciri ciri diabetes melitus yaitu penurunan berat badan. Pankreas berhenti memproduksi insulin akibat serangan virus pada beberapa sel pankreas atau respons autoimun. mengakibatkan tubuh sukar melacak sumber daya dikarenakan beberapa sel tidak beroleh glukosa hingga memecah jaringan otot serta lemak untuk daya hingga berat badan terus berkurang. Pada pasien diabetes jenis 2 ( faktor pergantian pola hidup ), penurunan berat badan berlangsung dengan bertahap dengan peningkatan resistensi insulin hingga penurunan berat badan tidak demikian tampak.

Polifagi atau sering Jadi lemah serta gampang kelelahan.

Ciri ciri diabetes melitus ini dikarenakan produksi glukosa terhalang hingga beberapa sel makanan dari glukosa yang perlunya didistribusikan ke seluruh sel tubuh untuk bikin daya lantas tidak jalan. dikarenakan sel daya tidak memperoleh konsumsi hingga orang dapat jadi akan cepat capek.

Kerap kesemutan di kaki serta tangan.

Ciri ciri diabetes melitus ini dimaksud neuropati. berlangsung dengan bertahap dikarenakan glukosa didalam darah tinggi serta mengakibatkan kerusakan sistem saraf. orang-orang kerap tidak mengerti bahwa itu di antara tandanya. situasi gula darah tinggi kemungkinan sudah berlangsung satu tahun lebih sebelum saat diagnosa. rusaknya saraf bisa menyebar tanpa diketahui.

Warna kulit menjadi gelap.

Salah satu ciri ciri diabetes adalah muculnya bintik-bintik gelap pada kulit, biasanya bintik-bintik ini terjadi pada sekitar leher. Penggelapan ini terjadi akibat insulin yang direspon oleh tubuh sehingga banyak menghasilkan pigmen.

Luka pada tubuh yang lama sembuh.

Salah satu cara yang mudah untuk mengenali ciri ciri diabetes melitus seseorang adalah dengan melihat luka pada tubuh. Tentunya gejala sembuhnya luka dalam waktu yang lama disbanding biasanya, ini mengindikasikan bahwa mungkin saja seseorang terkena diabetes.

Penglihatan yang semakin lemah.

Jika penglihatan seseorang semakin kabur, maka penglihatan akan menjadi tidak fokus. Penyebabnya terjadi karena tingkat glukosa dalam darah meningkat. Kemudian glukosa tersebut akan meningkat disekitar lensa yang pada akhirnya pengihatan akan sering tidak focus.

Menurunnya fungsi saraf.

Salah satu ciri ciri diabetes melitus lainnya adalah menurunnya fungsi saraf yang akhirnya menimbulkan rasa sakit pada tungkai kaki, sering merasa kesemutan juga salah satunya. Tentunya kita harus waspada jika fungsi saraf menurun apalagi jika kaki tidak merasa sakit jika tertusuk jarum.

Untuk mengobati diabetes secara alami dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang baik untuk metabolisme tubuh. S-Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S-Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit.

Ciri Ciri Diabetes Melitus Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment